EO Siap Jalankan New Normal: Pameran Hybrid Virtual Dan Fisik

Juni 10, 2020

RumahCom – Industri meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) menjadi yang paling terdampak saat pandemi. Perusahaan Event Organize (EO) mempersiapkan berbagai hal untuk penyelenggaraan ajang MICE dengan penerapan new normal hingga pameran hybrid.

Ajang pameran (event) dengan penyelenggara dari perusahaan event organizer (EO) merupakan salah satu bisnis yang paling terdampak saat wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dengan mulai diberlakukannya new normal untuk kegiatan bisnis, beberapa perusahaan EO mulai berbenah khususnya untuk penyelenggaraan pameran dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Salah satunya seperti yang dilakukan perusahaan exhibition and event organizer Dyandra Promosindo. Beberapa persiapan terus disempurnakkan untuk menyelenggarakan serangkaian event di tatanan kenormalan baru. Nantinya seluruh peserta pameran, kontraktor, pengunjung, maupun stakeholder lainnya harus memerhatikan protokol baru penerapan expo di tengah pandemi ini.

Menurut Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, kita semua harus menjadi bagian dan terus beradaptasi dengan berbagai perubahan terkait wabah Covid-19. Aspek standar yang harus diterapkan antara lain wajib cek suhu tubuh, menggunakan masker dan face shield, sering mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak (physical distancing).

“Seluruh exhibition dan event yang akan diselenggarakan mulai saat ini akan mengedepankan keselamatan dan kesehatan stakeholder yang terlibat. Akhirnya bisnis ini berkembang menjadi hybrid dan akan terus kami matangkan seiring dengan kebutuhan new normal yang juga masih akan terus berkembang,” ujarnya.

Konsep hybrid dalam pameran ini menerapkan perpaduan antara pertemuan virtual dan fisik. Dyandra sendiri telah menerapkan konsep ini di beberapa event sejak merebaknya pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2020. Konsep hybrid ini menerapkan kesatuan digital yang terus diakselerasikan dengen kebutuhan dan perkembangan kenormalan baru khususnya di sektor ini.

Beberapa hal yang diterapkan dalam penyelenggaraan pameran dengan kenormalan baru yaitu sistem pembayaran non tunai (cashless payment system), tiket masuk menggunakan near field communication (NFC) system, dan lainnya. Dokumen kepesertaan juga disajikan dan dikoordinasikan melalui sistem yang terintegrasi antara peserta dan penyelenggaran.

Jangan tergiur promosi rumah yang menarik hati, pahami properti ketika membaca brosurnya. Selengkapnya simak video berikut ini.

Penggunaan mobile apps juga diperkuat dengan berbagai fiturnya seperti e-directory, e-catalogue, serta menayangkan live streaming pameran dan konser yang sedang berlangsung. Konsep digital ini juga makin dipertajam untuk kenyamanan pengunjung dan diharapkan bisa terus meningkatkan potensi transaksi digital.

Regulasi baru yang diterapkan antara lain menerapkaan gangway dengan ukuran minimal 3 meter, menyiapkan crowd controller, membatasi jumlah individu yang ada di dalam booth, penyemprotan disinfektan berkala, hingga pada food area harus  menggunakan kemasan food grade & disposable (sekali pakai).

“Kita semua tentu berharap situasinya agar bisa berangsur pulih dan kegiatan bisnis dan pameran bisa bangkit kembali. Satu hal yang pasti, kondisi nanti tidak akan sama lagi dengan kondisi sebelum ada pandemi, mozaik industri meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) akan berubah total. Kami sebagai perusahaan dengan eksistensi di industri MICE selama 26 tahun tetap meyakini bisa menjawab tantangan pada era new normal dengan karya dan inovasi pada event-event mendatang,” beber Hendra.

Ada beberapa event Dyandra yang ditunda seperti Indonesia Furniture Expo (IFEX), Travel Fest, Indonesia International Wedding Festival, Indonesia International Motor Show (IIMS), Indonesia International Property Expo (IIPEX), dan sebagainya. Namun begitu beberapa pameran dengan konsep hybrid tetap akan diselenggarakan sepanjang tahun ini seperti Jakarta Wedding Festival, Motobike Show, Synchronize Fest, IIMS Surabaya dan Jakarta, IFEX, Indie Clothing Expo, dan sebagainya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Yuk Pahami Siklus Bisnis Properti Supaya Dapat Timing Yang Tepat

RumahCom – Bisnis properti memiliki siklus maupun pergerakan pasarnya. Dengan memahami siklus bisnis properti bisa memandu kita mendapatkan produk yang tepat dan meraih hasil maksimal dari produk te

Lanjutkan membacaJuni 9, 2020

6 Atap Inovatif yang Bikin Rumah Anda Tampil Beda

RumahCom- Atap merupakan bagian terpenting dari sebuah rumah. Fungsinya adalah melindungi bagian dalam rumah. Namun bukan berarti Anda tidak bisa berkreasi dengan atap rumah.Rumah moderen bisa terliha

Lanjutkan membacaJuni 9, 2020

Ini 9 Selebriti Dunia yang Memiliki Rumah Termahal

RumahCom - Sebagian besar orang tentu kagum dengan rumah mewah bak istana. Seperti halnya dengan berbagai rumah mewah milik selebriti dunia dengan harga yang tak disangka.Jika ditanya seperti apa ruma

Lanjutkan membacaJuni 9, 2020

Penting! Ini Besaran Potongan Gaji untuk Iuran Tapera

RumahCom – Kaum pekerja, khususnya Milenial dan Gen Z kini bisa memiliki rumah lewat tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang digagas pemerintah. Untuk pembiayaannya, pemerintah akan menggunakan seba

Lanjutkan membacaJuni 9, 2020

Tapera Dinilai Mampu Dongkrak Sektor Properti

RumahCom – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) sangat mendukung langkah pemerintah yang akan mengoperasikan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Lanjutkan membacaJuni 9, 2020

Masukan