Ini 5 Inspirasi Desain Kebun Sayur di Rumah

Wahyu ArdiyantoJuni 16, 2020

Inspirasi Desain Kebun Sayur di Rumah

RumahCom – Kebutuhan akan sayur cukup tinggi bagi masyarakat perkotaan. Namun mereka juga tetap bisa memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri melalui perkebunan di rumah.

Kebutuhan makanan sehat yang berasal dari produk pertanian memang tinggi. Tak heran banyak memiliki permintaan tinggi terhadap sayuran. Untuk memenuhi kebutuhan sayuran sebenarnya Anda dapat melakukannya secara mandiri. Salah satunya dengan membangun kebun di rumah.

Kebun yang ada di rumah tentu memberi banyak manfaat. Selain menjadi sumber pangan mandiri, kebun juga bisa membuat halaman rumah menjadi lebih asri, udara segar, serta dapat membangun suasana yang lebih tenang.

Lalu bagaimana desain kebun sayur yang bisa menjadi inspirasi Anda, berikut daftarnya.

1. Kebun sayur di lahan sempit

Kebun sayur di lahan sempit

Teknik ini biasa diterapkan pada lahan sempit dengan memanfaatkan sebuah bidang vertikal.

Lahan sempit menjadi permasalahan yang umum bagi masyarakat kota. Lalu bagaimana caranya menciptakan kebun sayur yang baik di sini? Salah satu solusi untuk perkebunan lahan sempit adalah dengan teknik vertikultur. Teknik ini biasa diterapkan pada lahan sempit dengan memanfaatkan sebuah bidang vertikal.

Ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan. Seperti sebuah bidang vertikal, bisa memanfaatkan dinding atau membuat bidang lain yang memadai. Kemudian pot tanaman yang bisa memanfaatkan berbagai barang seperti pipa atau botol bekas. Untuk media tanam (media tumbuh contoh tanah) bisa menyesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

 2. Kebun sayur indoor

Kebun sayur indoor

Udara yang segar serta nuansa hijau yang memenuhi ruangan tentu menjadi manfaat baik dari keberadaan kebun ini.

Jika biasanya kebun sayur banyak memanfaatkan halaman di luar rumah, kali ini Anda bisa memanfaatkan bagian dalam rumah. Salah satu kebun indoor yang bisa jadi inspirasi bisa menggunakan planter box. Udara yang segar serta nuansa hijau yang memenuhi ruangan tentu menjadi manfaat baik dari keberadaan kebun ini.

Selain itu Anda bisa mendapatkan kebutuhan makanan sehari-hari dari kebun indoor ini. Namun perhatikan juga bagaimana sistem perawatan seperti irigasi dan pemupukkan agar tidak terlalu mengotori ruangan.

3. Kebun rooftop

Kebun rooftop

Kebun rooftop yang Anda buat tentu bisa dimanfaatkan juga sebagai lokasi untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga.

Memanfaatkan bagian atap rumah sebagai kebun menjadi salah satu pilihan tetap. Anda bisa menanam berbagai macam tanaman sayuran. Mulai dari sawi, cabai, tomat, dan lainnya.

Kebun rooftop yang Anda buat tentu bisa dimanfaatkan juga sebagai lokasi untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga. Anda bisa menaruh beberapa peralatan seperti kursi panjang, tikar, gorden, dan lainnya.

4. Self Sufficient House

Self Sufficient House

Kunci dari desain kebun seperti ini adalah sistem perawatan kebun yang tertata dengan baik serta sistem pengairan yang tepat.

Menjadikan rumah sebagai sumber pemenuhan pangan mandiri bagi masyarakat perkotaan bukan hal yang sulit lagi. Desain rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda untuk berkebun. Bahkan memanfaatkan seluruh penjuru rumah menjadi sebuah kebun tidak masalah.

Anda bisa menggabungkan beberapa konsep pertanian urban seperti vertikultur dan hidroponik di sepanjang rumah. Kunci dari desain kebun seperti ini adalah sistem perawatan kebun yang tertata dengan baik serta sistem pengairan yang tepat. Tujuannya agar setiap tanaman yang Anda budidayakan bisa terawat dengan baik.

5. Kebun sayur dekat kolam renang

Kebun sayur dekat kolam renang

Perhatikan jarak tanaman dengan kebun sayuran, agar kolam renang tidak cepat kotor serta sayuran tidak terlalu banyak mendapatkan air.

Kolam renang memang dikenal sebagai tempat untuk bersantai dan bersenang-senang. Namun desain kolam renang yang dikombinasikan dengan kebun sayur tentu bisa menjadi pilihan menarik bagi Anda.

Kehadiran tanaman di sekitar kolam renang tentu menambah kesegaran dan kesejukan. Tapi, Anda juga harus memperhatikan jarak tanaman dengan kebun sayuran, agar kolam renang tidak cepat kotor serta sayuran tidak terlalu banyak mendapatkan air.

Sumber: archify.com

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sebanyak 66.633 Masyarakat Berpenghasilan Rendah Terima Dana FLPP

RumahCom – Selama 2020, sebanyak 66.633 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah menerima dana dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal ini berdasarkan laporan Pusat Pengelolaa

Lanjutkan membacaJuni 15, 2020

Jabodetabek-Punjur, Calon Metropolitan Terbesar Kedua di Dunia

RumahCom - Daerah Jabodetabek-Punjur merupakan salah satu global hub dari jejaring kota metropolitan terbesar dunia kedua setelah Tokyo, Jepang. Hal ini diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepa

Lanjutkan membacaJuni 15, 2020

7 Material Bahan Bangunan yang Ramah Lingkungan

RumahCom - Membangun rumah yang ramah lingkungan tidaklah sulit jika Anda mengetahui material yang tepat. Beberapa material bangunan bahkan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu.Isu kerusakan lingku

Lanjutkan membacaJuni 16, 2020

Masukan