Begini Cara Pantau Iuran Tapera yang Diinvestasikan

Boy LeonardJuni 18, 2020

Begini Cara Pantau Iuran Tapera yang Diinvestasikan

RumahComBadan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjanjikan program ini akan berjalan dengan transparan, termasuk juga soal iura peserta yang diinvestasikan. Dengan demikian, setiap peserta bisa memantau iurannya sendiri setiap saat di situs resmi Tapera ataupun situs Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

“Kami sebagai investor atau yang memiliki dana itu bisa melihat di website-nya Tapera atau di KSEI,” ujar Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Ariev Baginda Siregar dalam live Instagram Merdeka.com bertajuk Membedah Tapera, Rabu, 17 Juni 2020.

Ariev melanjutkan, karena terdaftar di pasar modal, jadi peserta bisa melihat nama mereka di KSEI. Dana tersebut, kata dia, bisa dipantau setiap harinya dan bisa diambil pada waktu peserta pensiunan.

Iuran peserta program Tapera akan dikelola ke dalam tiga hal, yakni dana pemupukan, dana pemanfaatan, dan dana cadangan. Dari tiga alokasi dana simpanan tersebut, hanya dana pemupukan yang akan diinvestasikan lewat mekanisme kontrak investasi kolektif (KIK). Cara kerja KIK ini, menurut Ariev, sama mirip investasi reksa dana.

“Perumahan Tapera ini diinvestasikan dikontrak investasi seperti reksa dana, namanya kontrak investasi dana Tapera,” ucapnya.

Ia menjelaskan, masing-masing peserta setelah menyetor akan dapat investor account dan dapat NAB (nilai aktiva bersih). Dengan begitu, unit penyertaannya makin lama makin bertambah karena setoran.

Agar tujuan itu tercapai, pengelolaan iuran peserta Tapera otomatis diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, dana yang dihimpun juga masuk ke bank kustodian yang dipercayakan sehingga BP Tapera tak punya kesempatan untuk menyentuh iuran peserta. Dan lagi, pengelolaan dananya nanti diserahkan kepada manajer investasi.

“Ini membuat dia transparan kenapa? Karena Tapera akan diawasi oleh OJK. Jadi Tapera tidak bisa mengelola duit masyarakat itu sendiri, dia dibantu oleh manajer investasi. Nah uangnya pun dicatat, disimpannya di bank kustodian, jadi bukan di Tapera di bank kustodian, itu, ‘kan, di bank,” tutur Ariev.

Ariev pun kemudian memaparkan cara kerja manajer investasi.Manajer investasi akan bekerja sesuai kebijakan yang diatur dalam PP Tapera. Penempatan dana harus melalui persetujuan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Adapun lembaga tersebut, antara lain Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, dan juga Kementerian Ketenagakerjaan. Jika selama penempatan dana terjadi suatu gejala yang tidak wajar, manajer investasi akan ditegur OJK.

“Pertama-tama berdasarkan UU dulu, baru berdasarkan komposisi portfolionya, baru diusulkan pada komite. Komitenya siapa? Komite yang dipimpin oleh kementerian atau menteri yang membidangi perumahan dalam hal ini Kementerian PUPR, setelah itu Kementerian Keuangan, lalu Menaker,” kata Ariev.

Ia menambahkan, portofolio yang diajukan akan dibagi persentasenya. Setelah disetujui, barulah diserahkan ke manajer investasi.”Kami ajukan sekian persen akan dibagi-bagi sekian persen di sini, sekian persen di surat berharga dan lain-lain. Kalau disetujui baru kita serahkan ke manajer investasi. Dan OJK melihat, setiap investasi itu benar nggak, kalau nggak benar ditegur.”

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Aspek Kesehatan Jadi Nilai Jual Baru untuk Properti

RumahCom – Sejumlah pengamat properti menyarankan pengembang untuk menonjolkan faktor kesehatan dan keamanan dalam setiap produknya. Menurut mereka, aspek kesehatan bisa menjadi strategi utama dalam

Lanjutkan membacaJuni 17, 2020

Mengenal Hunian Co-Living yang Digemari Oleh Milenial

RumahCom - Milenial lebih menyukai sesuatu yang praktis dan serba cepat, oleh karena itu mereka cenderung memilih hunian co-living.Cara hidup milenial tampak berbeda dari generasi-generasi sebelumnya.

Lanjutkan membacaJuni 17, 2020

Bank Ubah Strategi Hingga Segmen Konsumen Saat Pandemi

RumahCom – Selain merevisi target, perbankan juga mengubah strategi hingga sasaran konsumen untuk penyaluran kredit perumahan terkait pandemi Covid-19. Bank CCB Indonesia melakukan strategi tersebut

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Masukan