Saat Pandemi, Produk Ready Stock Jadi Lebih Menarik

Juni 19, 2020

RumahCom – Wabah Covid-19 telah memunculkan berbagai pola maupun kebiasaan baru pada transaksi properti. Konsumen lebih tertariik membeli produk yang sudah jadi saat pandemi ini karena dianggap lebih menguntungkan.

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah memunculkan berbagai hal baru terkait penyesuaian kita untuk menghindari penularan wabah ini. Penjualan pada sektor properti yang menurun tajam sejak pandemi ini merebak di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu bukan berarti menghilangkan sama sekali potensi dari bisnis padat modal ini.

Nyatanya, beberapa bulan sejak pandemi ini merebak telah terjadi banyak penyesuaian pada bisnis properti. Pasar yang besar dan kebutuhan akan produk hunian membuat sektor properti di Indonesia selalu dicari dan menyediakan jaminan konsumen yang besar saat situasi seperti apapun termasuk wabah yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

Akhirnya selain kalangan pengembang menerapkan berbagai strategi hingga menyediakan produk yang paling dibutuhkan oleh pasar saat pandemi ini, kalangan konsumen juga memiliki perubahan perilaku dengan pola analisis yang berbeda saat situasi sebelum adanya pandemi.

Ditengah pandemi, rumah menjadi tempat teraman untuk berlindung. Simak selengkapnya di video berikut ini.

Menurut Direktur AKR Land Alvin Andronicus, ada beberapa pola baru khususnya terkait dengan penerapan kebiasaan baru atau new normal yang membuat kita harus hidup lebih memerhatikan keselamatan dan kesehatan untuk menangkal penularan virus. Untuk sektor properti, perubahan pola itu terjadi pada produk yang sudah jadi atau ready stock.

“Konsumen semakin paham kalau membeli produk ready stock itu tidak perlu lagi melewati fase tes pasar, indent, maupun progres pembangunan produk yang sudah dipesan. Situasi ini membuat pengembang membutuhkan dana untuk operasional perusahaan sehingga produk ready stock ditawarkan dengan harga yang lebih menarik,” ujarnya.

Buyer market atau situasi pasar yang tengah berpihak kepada konsumen menjadi keuntungan bagi konsumen yang membeli saat situasi saat ini karena memiliki posisi tawar yang lebih kuat. Bisa dipastikan pengembang tidak akan menaikan harga produknya bahkan akan memberikan berbagai program promo menarik hingga hadiah langsung supaya produk stoknya bisa terserap pasar.

“Kita memang tidak bisa lagi berharap dari kenaikan nilai properti secara cepat seperti dulu. Tapi konsumen juga paham, dengan membeli produk ready stock bisa mendapatkan harga yang bagus dan itu memberikan potensi kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan membeli produk indent,” ungkapnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Begini Cara Pantau Iuran Tapera yang Diinvestasikan

RumahCom – Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjanjikan program ini akan berjalan dengan transparan, termasuk juga soal iura peserta yang diinvestasikan. Dengan demikian, seti

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Di Tengah Pandemi, Milenial Sebaiknya Beli atau Sewa Huni?

RumahCom – Milenial yang sebelumnya bingung memilih membeli rumah atau menyewanya, kini makin pusing. Pasalnya, pandemi Covid-19 semakin menyulitkan mereka dalam mendapatkan hunian sekarang ini.  L

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Co-Living Menjadi Cara Baru Meningkatkan Karier dan Bisnis

RumahCom - Hunian co-living banyak memberikan manfaat bagi pengembangan diri dan karir seseorang.Co-working menjadi salah satu tren yang berhasil di Indonesia. Sudah ada banyak co-working yang menyedi

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Ini 4 Desain Rumah Tahan Gempa Sesuai Anjuran BNPB

RumahCom - Rumah menjadi salah satu objek yang rawan terhadap gempa bumi. Banyak pihak sudah merancang berbagai desain rumah yang tahan gempa.Beberapa tahun terakhir, Indonesia sudah lima kali terkena

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

5 Tips Menjalani Kehidupan Co-Living yang Baik

RumahCom - Menjalani kehidupan co-living tentu tidak lepas dari berbagai masalah, oleh karena itu perlu menjalin relasi yang baik dengan penghuni lainnya.Menjalani kehidupan dalam konsep co-living mem

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Masukan