Begini Nasib 6 Gedung Pencakar Langit Dunia di Tengah Korona

Boy LeonardJuni 22, 2020

Begini Nasib 6 Gedung Pencakar Langit Dunia di Tengah Korona

RumahCom – Sejumlah negara di dunia tengah berlomba membangun gedung pencakar langit (skyscrapers). Bangunan-bangunan yang menjulang tinggi itu biasanya dipakai untuk perkantoran, residensial, ataupun gabungan keduanya.

Namun, bagaimana nasib pembangunan gedung-gedung tersebut di tengah pandemi Covid-19? Dikutip dari Kompas.com, ada enam pencakar langit yang konstruksinya terus berlanjut.

1. Central Park Tower

Gedung ini telah mencapai tahap l penutupan atap (topping off) pada 2019. Namun semenjak pandemi merebak di Amerika Serikat, pembangunan konstruksi pencakar langit ini sempat dihentikan sementara pada Maret lalu.

Central Park Tower dirancang dengan ketinggian 1.550 kaki atau sekitar 472 meter. Bangunan jangkung ini terletak di salah satu kompleks paling bergengsi di dunia, yakni Billionaire’s Row, New York, Amerika Serikat.

 

Adapun Pembangunan Central Park Tower dilakukan sejak 2014 dan ditargetkan selesai tahun 2021. Gedung ini akan digunakan sebagai apartemen yang menyajikan pemandangan kota.

2. Yachthouse Residences Club

Brasil sedang membangun gedung pencakar langit setinggi 919 kaki atau sekitar 280 meter.  Gedung tersebut dinamai Yachthouse Residences Club dan dirancang 91 lantai. Letak Yachthouse Residences Club ada di resor pantai Balneário Camboriú, Brasil, Amerika Selatan.

Bangunan ini telah dimulai konstruksinya pada 2014 dan ditargetkan rampung pada akhir 2020.  Sayangnya pembangunannya harus disetop sementara karena adanya virus korona yang menjangkiti di negara tersebut.

Dengan adanya pandemi, penyelesaian pembangunan Yachthouse Residences Club pun mundur menjadi tahun 2021.

3. One Tower

Ground breaking One Tower telah dilakukan tahun 2008, tapi baru terealisasi tahun 2019 akibat Rusia mengalami krisis ekonomi cukup hebat.  Rencananya, penyelesaian pembangunan gedung ini akan rampung pada 2024.

One Tower dirancang setinggi 405 meter dan dinobatkan sebagai pencakar langit paling tinggi di daratan Eropa. Pencakar langit ini berada di Moskow, Rusia, dan dirancang oleh arsitek lokal bernama Sergey Skuratov.

Pencakar langit ini meliputi apartemen 104 lantai. Rinciannya, 3 lantai di bawah tanah dan 101 lantai di atas permukaan tanah.  Bangunan raksasa ini akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti pusat kebugaran, kolam renang, kafe, dan restoran.

4. Iconic Tower

Mesir membangun gedung menjulang yang dirancang setinggi 385 meter, yang terletak di bagian Timur Kairo, dan akan menjadi perkantoran. Apabila pembangunannya kelar, Iconic Tower akan menjadi gedung pencakar langit tertinggi se-Afrika.

Saat virus korona menerjang, pembangunan Iconic Tower tetap dilanjutkan dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat. Pembangunan pencakar langit ini bermula pada 2019 dan ditargetkan rampung tahun 2023.

5. Merdeka PNB118

Malaysia juga sedang membangun gedung jangkuk setinggi 644 meter yang terdiri dari 144 lantai. Merdeka PNB118 akan dijadikan sebagai mixed-use, yang meliputi apartemen, perkantoran, dan hotel.

Pembangunan gedung tersebut dikerjakan sejak 2014. Namun pada Mei lalu, Malaysia harus menghentikan sementara pekerjaan bangunan ini karena adanya aturan karantina wilayah (lockdown).

Jika selesai, gedung ini akan menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dan menempati posisi ketiga setelah Shanghai Tower di Tiongkok yang setinggi 556 meter.

6. Australia 108

Tak mau kalah dengan negara lain, Australia pun juga membangun gedung tinggi yang diberi nama Australia 108. Bangunan menjulang ini terletak di Kota Melbourne.

Bahkan, Menara Eiffel pun diketahui kalah tinggi dengan Australia 108 sejauh 19 meter dan mengalahkan tinggi gedung di sebelahnya, Eureka Tower, sejauh 22 meter.

Australia 108 sendiri terdiri dari 100 lantai dan akan memunculkan cahaya terang secara otomatis melalui lampu LED ketika malam hari.

Pekerjaan konstruksi bangunan ini telah dimulai tahun 2015 dan ditargetkan selesai akhir tahun 2020.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

5 Tips Menjalani Kehidupan Co-Living yang Baik

RumahCom - Menjalani kehidupan co-living tentu tidak lepas dari berbagai masalah, oleh karena itu perlu menjalin relasi yang baik dengan penghuni lainnya.Menjalani kehidupan dalam konsep co-living mem

Lanjutkan membacaJuni 18, 2020

Apartemen Ini Mulai Terapkan New Normal

RumahCom – Apartemen mulai menerapkan pola new normal pada desain dan berbagai fasilitas di proyeknya untuk mencegah penyebaran pandemi. Salah satunya yaitu proyek LRT City di MT Haryono, Jakarta Se

Lanjutkan membacaJuni 19, 2020

Mal Di Semarang Siap Terapkan New Normal

RumahCom – Kalangan pengembang mulai mengumumkan pembukaan malnya dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Penerapan new normal dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.Penge

Lanjutkan membacaJuni 22, 2020

Masukan