Seperti Ini Transformasi Pengembang Respon Pandemi

Juli 1, 2020

RumahCom – Pengembang terus melakukan berbagai perubahan baik dari sisi pemasaran hingga desain interior dan fasilitas di proyeknya untuk merespon situasi pandemi. Perubahan bukan hanya respon sesaat tapi akan diterapkan seterusnya untuk menyesuaikan dengan situasi new normal.

Kalangan pengembang secara aktif melakukan berbagai adjustment baik metode pemasaran, desain interior-eksterior, hingga penyediaan fasilitas di kawasan pengembangan proyeknya. Hal ini dilakukan untuk merespon berbagai hal  baru (new normal) terkait pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Salah satunya adalah PT Adhi Commuter Properti (ACP) yang mengembangkan berbagai proyek dengan brand LRT City dengan konsep transit oriented development (TOD). ACP merupakan anak usaha perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang membangun proyek transportasi masal lintas raya terpadu (LRT) Jabodetabek. Sejauh ini beberapa penerapan new normal telah dilakukan khususnya di berbagai proyek LRT City yang sudah mulai dibangun dan siap serah terima pada tahun ini.

LRT City Ciracas-Urban Signature di Jalan Pengantin Ali, Ciracas, Jakarta Timur, misalnya ada beberapa hal yang dilakukan untuk merespon situasi wabah dengan mengusung kawasan proyeknya menjadi tanggap dan tangguh bencana. Selain menerapkan protokol kesehatan untuk menangkal  penyebarann Covid-19, beberapa adjustment dilakukan untuk mengusung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diaplikasikan pada produk hunian dan kawasan sekitarnya.

“Kami menekankan aspek hygiene dan healthy, safety, dan convenience dengan melakukan transformasi pada desain arsitektural untuk interior hingga seluruh kawasan proyek. Konsep ini bukan respon sesaat karena ada pandemi tapi akan diberlakukan seterusnya untuk menjamin kesehatan dan keamanan penghuni,” ujar Chaerul Annas, Project Director LRT City Ciracas-Urban Signature.

Beberapa penerapan new normal yang dilakukan di proyek ini antara lain untuk pengelolaan sampah, penyemprotan disinfektan berkala di area publik, memperbanyak area cuci tangan touchless di area publik, lobi yang menerapkan physical distancing, tombol lift touchless, dan lain sebagainya.

Adanya MRT membuat kemudahan dalam mobilitas. Lalu bagaimana dampak MRT pada kenaikan properti? Jawabannya ada di video berikut ini ya.

Untuk fasilitas seperti jogging track, pedestrian, bicycle track, outdoor gym, kolam renang, dan fasilitas lainnya menerapkan protokol kebersihan (hygiene) yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran tubuh (healthy). Proyek ini juga memiliki ruang terbuka hijau (RTH) lebih dari 45 persen total luas area proyek seluas 6,2 Ha yang sangat mendukung untuk mengusung kawasan lingkungan yang sehat.

Selain itu ada danau seluas 2.000 meter persegi yang berfungsi sebagai danau retensi sebagai area tangkap air di kawasan (zero run-off). Ada juga urban farming seluas lebih dari 5.000 m2 yang bisa digunakan penghuni untuk bercocok tanam. Hingga saat ini urban farming di LRT City Ciracas – Urban Signature setiap bulannya bisa dipanen sayuran.

Manurut Chaerul, di era pandemi ini penguatan digital marketing terus dilakukan dan telah berhasil menghasilkan penjualan sebesar 80 persen diraih dari saluran digital. “Secara umum kami masih optimistis karena minat masyarakat khususnya untuk proyek hunian dengan konsep TOD seperti ini masih tinggi, makanya kendati penjualan turun selama pandemi tapi secara harga masih tetap mengalami kenaikan. Mulai dari groundbreaking akhir tahun 2018 lalu hingga kini kenaikan harga sudah lebih dari 40 persen,” katanya.

LRT City Ciracas-Urban Signature akan dibangun sebanyak lima tower dengan total 4.500 unit apartemen. Saat ini tengah dipasarkan tower pertama, Tower Azzure (1.087 unit) dengan penjualan mencapai 70 persen. Targetnya, sisa unit ini akan dihabiskan hingga tower pertama ini siap diserahterimakan pada pertengahan tahun 2021 bersamaan dengan pembukaan mal yang dikonsep sebagai lifestyle mall seluas 9.300 m2 . Progres pembangunan tower pertamanya telah mencapai lantai empat.

“Kami berkomitmen untuk menjamin dan menjaga keberlangsungan kehidupan maupun lifestyle di kawasan ini nantinya dengan rasa aman, nyaman, kebersihan yang terjaga, dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat baik atau New Culture of LRT City. Kami juga masih optimistis kendati banyak kendala terkait pandemi, minat masyarakat masih sangat besar untuk konsep proyek TOD dengan lokasi di kawasan strategis Jakarta terlebih dengan segmen harga untuk kalangan menengah tapi value yang didapatkan jauh lebih banyak,” beber Annas.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

5 Tips Hemat Energi Agar Rumah Lebih Ramah Lingkungan

RumahCom - Kondisi lingkungan saat ini semakin kritis, sehingga perlu diselamatkan. Cara yang paling mudah adalah dengan hemat energi di rumah.Kondisi lingkungan semakin hari mengalami kerusakan yang

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Inilah 4 Manfaat Tak Terduga Jika Menggunakan Desain Dinding Kaca

RumaCom - Dinding kaca memberikan daya tarik tersendiri, karena tampilan ini memiliki konsep modern yang cocok diletakkan di ruang mana saja.Mungkin sebagian hanya mengetahui bahwa dinding biasa mengg

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Dengan Didukung Google, Ciptakan Rumah Pintar Untuk Hunian Anda

RumahCom - Dukungan teknologi tinggi membuat apa saja menjadi mungkin untuk dilakukan. Termasuk membangun rumah pintar yang memudahkan aktivitas penghuni dalam rumah.Gaya hidup modern menjadi hal yang

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Saran Analis: Segera Koleksi Saham Emiten Properti

RumahCom – Pandemi Covid-19 memukul semua emiten properti. Tak heran jika kinerja sektor ini masih cenderung stagnan hingga pekan ketika pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).Menurut d

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Kotaku Untuk Covid-19

RumahCom – Kementerian PUPR terus menggiatkan berbagai program padat karya untuk perbaikan kawasan perkotaan sekaligus mengurangi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. Ada anggaran Rp11,45 triliun u

Lanjutkan membacaJuli 1, 2020

Masukan