Bunga Acuan BI Turun, Sinyal Bagus Untuk Properti

Juli 3, 2020

RumahCom – Suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) kembali diturunkan. Hal ini merupakan sinyal bagus saat sektor properti tertekan dan untuk jangka panjang bisa membuat sektor properti kembali naik.

Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan BI 7-Days Reserve Repo Rate (BI 7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen. Penurunan suku bunga acuan ini bisa menjadi angin segar untuk bisnis khususnya sektor properti terlebih di tengah dampak buruk pelemahan bisnis akibat wabah Covid-19.

Menurut Direktur Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit, penurunan kembali suku bunga acuan yang diterapkan BI ini bisa membawa angin segar khususnya untuk sektor properti. Panangian menyebut, kebijakan penurunan suku bunga acuan merupakan starategi yang tepat pada situasi saat ini.

“Properti merupakan subsektor ekonomi yang cukup terpukul dengan adanya pandemi ini dan kebijakan pemangkasan suku bunga acuan dari BI ini pastinya akan sangat berpengaruh positif terhadap industri padat modal ini khususnya untuk sektor perumahan dan apartemen untuk segmen end user,” ujarnya.

Penurunan suku bunga acuan ini akan menjadi dasar bagi perbankan untuk menurunkan tingkat suku bunga KPR maupun kredit konstruksi walaupun pada kenyataannya tidak akan langsung efektif turun. Panangian menyebut, penurunan sektor properti pada tahun ini setidaknya akan mencapai 60 persen dibandingkan tahun lalu yang diakibatkan karena dampak pandemi.

Manakah jenis properti yang cocok untuk kamu, Rumah atau Apartemen? Temukan jawabannya di video berikut ini, yuk!

Dengan pemangkasan suku bunga acuan ini memang membutuhkan waktu untuk bunga KPR maupun kredit  kosntruksi menjadi turun. Transisi penurunan ini diperkirakan akan berjalan dalam periode tiga hingga enam bulan ke depan dan karena itu kita masih bisa berharap pada tahun ini masih akan ada sedikit peningkatan sebesar 2,4 persen.

Untuk kalangan pengembang harus bisa merespon penurunan suku bunga acuan ini dan sebaiknya fokus untuk menggarap pasar bagi milenial. Startegi digital marketing juga harus terus ditingkatkan dengan mendorong kampanye pentingnya untuk membeli rumah saat ini karena ada banyak kemudahan.

“Jadi penurunan bunga acuan BI ini bisa menjadi sinyal perbaikan kondisi pemulihan sektor properti secara makro. Pengembang dan perbankan juga harus bisa menciptakan pola-pola cara bayar yang menarik, misalnya dengan tenor panjang 25-30 tahun supaya bisa menjangkau kalangan milenial lebih besar dengan cicilan yang ringan karena tenor sudah ditarik panjang,” ungkapnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Berapa Subsidi Yang Diterima MBR Dari Program FLPP?

RumahCom – Program KPR FLPP memberikan subsidi bunga KPR menjadi hanya 5 persen setiap bulan yang dibayarkan oleh masyarakat. Ditambah pembebasan PPN dan biaya-biaya lain, total hingga puluhan juta

Lanjutkan membacaJuli 2, 2020

Simpang Susun Sentul Selatan Sebentar Lagi Bisa Digunakan

RumahCom – Proyek jalan Simpang Susun Sentul Selatan sudah hampir rampung dan ditargetkan bisa segera beroperasi. Jalan simpang susun ini akan mempercepat arus lalu lintas dari Jakarta-Bogor maupun

Lanjutkan membacaJuli 2, 2020

Kementerian PUPR Dorong Rumah Tidak Layak Jadi Homestay Di NTB

RumahCom – Kementerian PUPR terus mendorong program bedah rumah dengan menjadikannya homestay maupun tempat usaha di lokasi-lokasi wisata. Dengan begitu selain melakukan revitalisasi kawasan perekon

Lanjutkan membacaJuli 2, 2020

Koridor Timur Tetap Potensial Saat Pandemi

RumahCom – Wilayah koridor timur Jakarta memiliki potensi yang besar dengan banyaknya pengembang besar maupun proyek  infrastruktur yang dibangun di wilayah ini. Koridor timur juga disebut kawasan

Lanjutkan membacaJuli 3, 2020

Properti Harus Didorong Untuk Meningkatkan Perekonomian Nasional

RumahCom – Sektor properti memiliki seratusan industri terkait yang akan ikut berkembang bila bisnis properti terus naik. Satu persen pertumbuhan pada sektor properti bisa mendorong peningkatan PDB

Lanjutkan membacaJuli 3, 2020

Masukan