Jalan Tol Depok-Antasari Akan Tersambung ke Salabenda, Bogor

Boy LeonardJuli 6, 2020

Jalan Tol Depok-Antasari Akan Tersambung ke Salabenda, Bogor

RumahCom – Pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) akan terus dilanjutkan hingga ke Salabenda, Kabupaten Bogor, sepanjang 6,5 kilometer. Hal ini dinyatakan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Kalau jalan tol ini tersambung sampai Bogor, sekitar sepertiga arus lalu lintas di Jagorawi akan pindah ke sini (Tol Desari) terutama bagi pengendara yang melintasi Kebayoran-Pasar Minggu menuju Bogor,” ujar Basuki dalam siaran pers, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin, 6 Juli 2020.

Dengan terhubungnya Tol Desari sampai ke Salabenda, maka jalan layang bebas hambatan ini pun secara otomatis akan terkoneksi dengan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Jika pembangunan jalan ini tuntas, diharapkan bisa mengurangi arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Adapun Kementerian PUPR bersama investor jalan tol sebelumnya sudah menyelesaikan pembangunan Tol Desari Seksi II (Brigif-Sawangan). Tol ini pun sudah dibuka untuk umum sejak Jumat lalu.

Jalan Tol Desari Seksi II sendiri dirancang sepanjang 6,3 kilometer dengan empat gerbang, yakni Gerbang Krukut 1 (keluar tol), Gerbang Krukut 4 (masuk tol), Gerbang Sawangan 1 (keluar tol) dan Gerbang Sawangan 4 (masuk tol).  Tol Desari Seksi II berakhir di jalan nasional yakni, Jalan Raya Sawangan, Jawa Barat.

Pembukaan Tol Desari Seksi II dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Selama dua pekan ke depan, pengguna tol dibebaskan dari tarif dan diimbau untuk menaati rambu lalu lintas yang berlaku, menjaga kecepatan maksimal, serta menjaga kebersihan jalan tol.

Sebagai informasi, Tol Desari Seksi II merupakan lanjutan dari Tol Desari Seksi 1 Antasari-Brigif yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 27 September 2018. Dengan total keseluruhan panjang 21,60 kilometer, jalan bebas hambatan ini dibagi menjadi 3 seksi.

Seksi I Antasari-Brigif panjangnya 5,80 kilometer, Seksi II Brigif-Sawangan 6,30 kilometer, dan Seksi III Sawangan-Bojong Gede 9,50 kilometer, yang targetnya mulai beroperasi pada Januari 2021.

Beroperasinya ruas yang menjadi penghubung Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dengan JORR II ini, diharapkan bisa memecahkan masalah kemacetan lalu lintas yang menghubungkan Kota Jakarta dengan kota-kota sekitarnya, seperti Depok dan Bogor.

Adapun pembangunan Tol Desari dikerjakan oleh PT Citra Waspphutowa yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) dengan saham mayoritas 62,50 persen, PT Waskita Toll Road 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 12,50 persen.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ditandatangani pada 29 Mei 2006 dan diamandemen pada 7 Juni 2011 dengan masa konsesi 40 tahun sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK).

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Koridor Timur Jakarta Bisa Pulihkan Ekonomi Usai Pandemi

RumahCom – Sudah bukan rahasia lagi pandemi Covid-19 membuat perekonomian dunia goyah, tak terkecuali Indonesia. Sejumlah sektor terkena imbas pandemi yang membuat roda perekonomian macet dan kondis

Lanjutkan membacaJuli 3, 2020

Tol Desari Ruas Brigif-Sawangan Sudah Bisa Digunakan

RumahCom – Kementerian PUPR meresmikan penggunaan jalan tol Desari di ruas Brigif-Sawangan sepanjang 6,5 km. Jalan tol baru ini akan memudahkan masyarakat di wilayah selatan Jakarta untuk menuju ke

Lanjutkan membacaJuli 6, 2020

Instrumen Investasi Berbasis Tagihan KPR Masih Sangat Aman

RumahCom – Instrumen investasi berbasis KPR yang diterbitkan menjadi Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) yang diterbitkan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) masih merupakan inve

Lanjutkan membacaJuli 6, 2020

Masukan