Pasar Properti Digital Semarak di Masa Pandemi

Boy LeonardJuli 9, 2020

Pasar Properti Digital Semarak di Masa Pandemi

RumahCom – Digitalisasi pasar bukan cuma milik sektor ritel saja, tapi juga bisa diterapkan untuk bisnis properti. Ke depannya, penjualan properti di dunia maya akan jauh lebih semarak.

“Dari sisi developer akan mengganti strategi penjualan. Dari yang awalnya lebih banyak fokus secara offline, diganti dengan lebih banyak secara online,” ujar Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto, di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antaranews, Kamis, 9 Juli 2020.

Konsultan properti ini memprediksi, para pengembang juga akan lebih banyak menggunakan iklan dalam pencegahan Covid-19, seperti pemberitahuan kepada pengunjung dan karyawan agar harus mematuhi protokol kesehatan selama berkunjung ke lokasi proyek atau galeri pemasaran atau unit pamer (show unit).

Ferry menyebut, terdapat sejumlah strategi penjualan yang bisa digunakan dalam memasarkan produk properti dalam teknologi digital, misalnya menggunakan teknologi VR (Virtual Reality).

Ihwal dampak pandemi terhadap kinerja penjualan hunian, Ferry mengatakan, akan ada sedikit penyesuaian harga jual setelah tertahan pada kuartal sebelumnya. Lalu juga membuat cara bayar yang lebih meringankan, seperti memperpanjang tenor cicilan atau menghilangkan uang muka.

Sementara dari sisi konsumen, Ferry melanjutkan, mayoritas orang yang membeli properti residensial saat ini dinilai adalah investor, yang diperkirakan akan menahan pembelian karena harus mengalokasikan dana untuk keperluan lain yang lebih penting saat ini.

“Kemungkinan besar pasar apartemen baru akan pulih tahun depan sesuai dengan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan membaik di tahun depan apabila pandemi berakhir,” kata dia memaparkan.

Sejumlah pengembang memang menunjukkan stagnasi atau terhambatnya pertumbuhan harga atau kesukaran dalam memasarkan produk yang mereka miliki. Namun, ada beberapa proyek yang menyiratkan optimisme pada masa pandemi.

Salah satu pengembang yang optimistis adalah Lavon, dengan proyeknya Lavon by SwanCity di Tangerang New Industri City. Pengembang ini mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan dengan berhasil menjual sekitar 150 unit pada April lalu.

“Meskipun pandemi telah menyebabkan pelemahan ekonomi, tapi kami mengalami sisi lain dari dampak tersebut berupa peningkatan permintaan hunian di Lavon. Selama bulan April, ketika efek pandemi Covid-19 terasa sangat sulit, 150 unit rumah di Lavon terjual kepada pelanggan. Itu membuktikan bahwa masa pandemi sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi rumah,” tutur Direktur Pemasaran Lavon, Arnold Montana, dalam rilisnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya Rumah!

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sedang Populer, Jawa Tengah Calon Primadona Baru Kawasan Industri

RumahCom - Provinsi Jawa Tengah kembali populer dan menjadi trending serta mengalihkan perhatian para investor properti. Hal ini terjadi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembangunan Kawas

Lanjutkan membacaJuli 7, 2020

Penjualan Properti Kelas Atas Mulai Bergerak Positif di Kuartal Ini

RumahCom — Properti di segmen level atau atau high-end diprediksi mengalami kenaikan penjualan pada Kuartal III tahun ini. Berbagai strategi dilakukan pengembang untuk menggaet investor properti di

Lanjutkan membacaJuli 7, 2020

Pemerintah Terus Perbanyak Rusun TOD

RumahCom – Pemerintah terus  memperbanyak pembangunan hunian vertikal Rusun yang dikonsep TOD untuk memudahkan masyarakat perkotaan. Pembangunan Rusun seperti ini bisa menjadi solusi hunian, transp

Lanjutkan membacaJuli 9, 2020

Masukan