Sumut Segera Punya Dua Kota Mandiri Kerja Sama Dua BUMN

Boy LeonardJuli 13, 2020

Sumut Segera Punya Dua Kota Mandiri Kerja Sama Dua BUMN

RumahCom – Dua kota mandiri segera hadir di Deli Serdang, Sumatera Utama (Sumut). Kota-kota ini merupakan hasil kerja sama antara dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II.

 Kedua BUMN itu akan mengembangkan rumah tapak dengan konsep integrated new township ‘Kota Mandiri Bekala’.

Terkait kota mandiri tersebut, Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro berujar, kawasan itu akan terintegrasi dengan transportasi kereta api yang akan berada tepat di depan wilayah Kota Mandiri Bekala. Pembangunannya sendiri diharapkan bisa dimulai pada Juli ini.

Kota Mandiri Bekala akan berada di lahan seluas kurang lebih 854 hektare, dengan pembangunan yang akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan berkonsentrasi pada luasan lahan 50 hektare atau setara dengan 2.175 hunian. Sebanyak 50 persen lebih dari unit hunian tersebut akan ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami tidak hanya membangun rumah saja di kawasan Kota Mandiri Bekala tetapi juga terdapat zona komersial dan tak kalah penting adalah terintegrasi dengan transportasi massal. Ke depannya konsep ini yang akan kami usung untuk kawasan rumah tapak, yaitu terintegrasi dengan transportasi sehingga memudahkan penghuni dalam kegiatan sehari-hari,” ucap Budi dalam keterangan resm, sebagaimana dikutip dari Detik.com, Senin, 13 Juli 2020.

Bukan cuma di Kota Mandiri Bekala, Perumnas pun sudah bekerja sama dengan PT KAI (Persero) dalam pengembangan stasiun baru di Parung Panjang Bogor dengan nama Perumnas Parayasa. Konsepnya terintegrasi langsung dengan stasiun baru dan merupakan kawasan rumah tapak yang sedang dikembangkan oleh Perumnas di wilayah Jabodetabek.

“Saat ini IMB untuk Kota Mandiri Bekala sedang berproses di Pemkab Deli Serdang, kami berharap IMB dapat segera terbit”, tutur Direktur PTPN II, Marisi Butar-Butar.

Ihwal faktor kepastian hukum, Marisi menjelaskan, lokasi pengembangan Kota Mandiri Bekala milik PTPN II adalah sesuai surat rekomendasi DPRD Sumut No. 1295/18/Sekr tanggal 25 Mei 2018.

Kementerian ATR/BPN juga telah menerbitkan HGB dengan Nomor 1938/2020 dan 1939/2020 dengan total luas kurang lebih 241 Ha sebagai dasar pengembangan di tahap pertama.

Adapun pengembangan hunian Kota Mandiri Bekala merupakan jawaban atas permasalahan kebutuhan hunian yang semakin mahal di kota besar. Dengan konsep terintegrasi transportasi, kawasan ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat sebagai tempat tinggal.

Dengan kecenderungan harga lahan yang tinggi, khususnya di kota-kota besar di Indonesia, kerja sama antara beragam BUMN dengan mengoptimalkan lahan idle yang ada, setidaknya menjadi solusi untuk dapat menciptakan kawasan hunian di tengah kota, utamanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Imbas Dari Pandemi Terhadap Pembayaran Utang Perumnas

RumahCom - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan bahwa pandemi covid-19 membuat penjualan Perum Perumnas turun tajam. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab dari gagalnya pembay

Lanjutkan membacaApril 30, 2020

Berbagai Strategi Diterapkan Pengembang BUMN Khusus Perumahan Ini

RumahCom – Perumnas selaku pengembang BUMN menerapkan berbagai strategi untuk terus memperbanyak suplai perumahan khususnya saat pandemi Covid-19. Dengan dana talangan dari pemerintah sebesar Rp650

Lanjutkan membacaJuni 2, 2020

Pandemi Membuat Properti Di Sub Urban Kian Diminati

RumahCom – Pengembang mulai mencatatkan peningkatan penjualan produknya saat menurun tajam sejak adanya wabah Covid-19. Ada kriteria khusus produk properti yang semakin digemari market saat pandemi

Lanjutkan membacaJuni 12, 2020

Masukan