Rumah Tanpa Dapur Ala Kehidupan Co-Living

Wahyu ArdiyantoJuli 15, 2020

Rumah Tanpa Dapur Ala Kehidupan Co-Living

RumahCom – Co-living sudah banyak diterapkan sejak lama, dan salah satu konsep rumah yang menarik adalah rumah tanpa dapur.

Seiring waktu, desain interior secara masif terus berkembang. Salah satu desain interior baru adalah munculnya ide tentang rumah tanpa dapur yang cukup unik dan berani. Desain ini pertama kali diterapkan oleh arsitek asal Spanyol bernama Anna Puigjaner. Idenya dalam mengembangkan inovasi dalam desain interior ini dibuat dengan konsep modern.

Di tahun 2016, Anna Puigjaner membayangkan soal masa depan saat ia akan membangun perumahan yang cocok dengan kebutuhan penghuninya. Salah satu proyeknya adalah rumah tanpa dapur yang berhasil menerima penghargaan Wheelwright dari Universitas Harvard.

Anna Puigjaner mengusulkan untuk menciptakan rumah tanpa dapur dan menggantinya dengan dapur bersama. Dapur bersama ini diciptakan untuk mengatasi masalah interaksi sosial dalam masyarakat. Karena saat ini banyak orang cenderung lebih individualis dan kurang peduli dengan kondisi sosial di sekitarnya.

Tujuan dari dibangunnya konsep interior rumah tanpa dapur ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang sehat guna menjunjung tinggi kesadaran terhadap lingkungan. Bahkan di Amerika Serikat saja orang-orang membuang 30% makanan yang bisa dikonsumsi setiap tahunnya.

konsep hidup bersama rumah tanpa dapur

Konsep hidup bersama ini terdiri dari berbagai aspek seperti kebersamaan, keberlanjutan, dan pembangunan ekonomi yang kolaboratif.

Dan konsep ini dibangun untuk mengembangkan model baru perumahan yang kolektif. Masyarakat bisa memasak dalam bangunan sekaligus dapat bersosialisasi bersama dengan masyarakat lainnya. Hal ini tentu akan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus mengurangi jumlah makanan yang terbuang.

Seperti yang ditulis oleh Eduardo Souza pada tahun lalu, tingginya harga rumah dan meningkatnya sikap individualis membuat setiap orang mencoba mencari cara hidup baru. Nah, cara hidup baru ini dikembangkan oleh Anna Puigjaner, ia menciptakan konsep hidup bersama yang terdiri dari berbagai aspek seperti kebersamaan, keberlanjutan, dan pembangunan ekonomi yang kolaboratif.

berbagi ruang memasak rumah tanpa dapur

Saat ini, konsep co-living menawarkan banyak kemungkinan yang membuat kita dapat meningkatkan sosialisasi kita dengan orang sekitar.

Konsep co-living kemudian muncul di Denmark pada tahun 1970-an. Konsep ini awalnya disebut dengan Cohousing. Eduardo Souza juga menjelaskan bahwa inisiatif konsep hidup bersama ini terdiri dari 35 keluarga. Mereka tinggal di rumah masing-masing namun berbagi ruang memasak.

Namun ruangan ini tidak hanya digunakan untuk memasak saja melainkan untuk bersosialisasi dan melakukan kegiatan bersama lainnya. Kegiatan bersama yang bisa dilakukan antara lain pertemuan kelompok, perayaan, dan berbagai acara lainnya.

Saat ini, konsep co-living menawarkan banyak kemungkinan yang membuat kita dapat meningkatkan sosialisasi kita dengan orang sekitar.

Staten Island Urby, Treehouse rumah tanpa dapur

Desain interior rumah tanpa dapur ini juga dibangun berdasarkan model kehidupan modern. Konsep ini akan terus mencerminkan bagaimana kita dapat hidup bersama hingga saat ini.

Kemudian kemunculan konsep hidup bersama ini seperti rumah tanpa dapur sudah mulai mempengaruhi perkembangan dan sudah memiliki proyek yang lebih besar di luar perumahan keluarga tunggal.

Sudah banyak proyek-proyek yang menerapkan rumah tanpa dapur seperti Staten Island Urby, Treehouse, dan banyak proyek lainnya oleh Anna Puigjaner. Desain interior rumah tanpa dapur ini juga dibangun berdasarkan model kehidupan modern. Konsep ini akan terus mencerminkan bagaimana kita dapat hidup bersama hingga saat ini.

Rumah tanpa dapur tentu akan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat. Selain pembangunan ekonomi yang kolaboratif, kemunculan komunitas co-living yang semakin banyak tentu baik bagi masyarakat. Kepekaan sosial tentu ikut meningkat sehingga baik bagi harapan hidup. Konsep ini juga baik bagi anak muda bahkan orang tua yang menyukai kehidupan sosial serta gotong royong.

Mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Tak perlu ke mana-mana, cukup dari rumah Anda bisa mengetahui potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber: archdaily.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Penyaluran Dana Subsidi Perumahan Sudah Capai Rp7,78 Triliun

RumahCom — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran perumahan bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Peru

Lanjutkan membacaJuli 14, 2020

Pengembang Ini Layak Dapat Gelar Raja Properti Di Indonesia, Ini Alasannya

RumahCom - Jika bertanya, apa pengembang properti nomor wahid di Indonesia, mungkin nama pengembang satu inilah jawabannya: Pakuwon. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) merupakan pengembang nasional papan atas

Lanjutkan membacaJuli 14, 2020

Rumah Ecobrick – Solusi Desain Hunian Murah dan Ramah Lingkungan

RumahCom - Hunian yang ramah lingkungan menjadi salah satu cara dalam menyelamatkan bumi. Di antaranya bisa dengan menerapkan desain hunian yang memanfaatkan material plastik.  Anda tentu tahu bahwa

Lanjutkan membacaJuli 15, 2020

Masukan