Enam Kelompok Yang Mendapatkan Bantuan Pemerintah Terkait Pandemi, Termasuk Sektor Properti

Juli 30, 2020

RumahCom – Pemerintah mengeluarkan enam kelompok yang diberikan stimulus untuk antisipasi dampak pandemi Covid-19. Stimulus ini diharapkan bisa mengurangi penularan pandemi sekaligus meningkatkan perekonomian yang terpuruk.

Pandemi Covid-19 telah memukul  perekonomian global dengan sangat dalam bahkan di beberapa negara yang pertumbuhan ekonominya telah negatif selama dua kuartal pada tahun ini telah menuju ke jurang resesi. Di Indonesia, pemerintah terus bekerja keras untuk mengantisipasi penularan wabah dan di sisi lain menjaga perekonomian tetap bergerak supaya tidak menuju ke jurang resesi.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, saat demand pasar rendah terkait pandemi ini, pemerintah masuk dengan menggelontorkan anggaran supaya menciptakan pergerakan ekonomi. Untuk program ini pemerintah mengintervensi dengan anggaran mencapai Rp690 triliun untuk menggenjot partisipasi masyarakat dan dunia usaha.

“Harapannya, dengan stimulus ini bisa mendorong berbagai jenis usaha sehingga perekonomian bisa tetap bergerak dan bisa tetap bertumbuh positif. Untuk anggaran Rp690 triliun ini penggunaannya dibagi ke dalam enam kelompok yang harapannya bisa memberikan dampak besar bagi antisipasi penularan Covid-19 sekaligus menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Suahasil merinci keenam kelompok tersebut. Pertama untuk sektor kesehatan dengan meng-upgrade rumah sakit, tenaga medis, santunan untuk tenaga medis yang menjadi korban Covid-19, penyediaan alat dan sarana kesehatan, dan sebagainya. Total stimulus untuk sektor kesehatan ini anggarannya mencapai Rp87,5 triliun.

Kelompok kedua untuk keluarga dan rumah tangga yang paling rentan dengan stimulus senilai hampir Rp20 triliun. Anggaran ini untuk memberikan support kepada individu maupun rumah tangga yang terdampak pandemi dan paling rentan ekonomi keluarganya terganggu karena tidak bisa beraktivitas secara normal.

Kelompok ketiga untuk sektor-sektor yang masih bisa ditingkatkan termasuk untuk program pinjaman daerah. Berbagai pemerintah daerah maupun kota yang mengalami penurunan pendapatan asli daerah (PAD) karena pandemi ini bisa mengajukann pinjaman ke pemerintah pusat dengan bunga yang sangat ringan bertenor 10 tahun.

Masih bingung perbedaan antara SHM dan HGB dalam properti? Simak informasi selengkapnya di videonya berikut ini.

Kelompok keempat untuk kalangan usaha menengah, kecil, mikro (UMKM) melalui berbagai stimulus termasuk program subsidi bunga untuk membantu kalangan ini tetap melakukan aktivitas bisnis. Sektor perumahan juga masuk ke dalam kelompok ini salah satunya dengan program subsidi biaya hingga relaksasi cicilan debitur. Stimulus untuk program ini mencapai Rp130 triliun.

Kelompok kelima untuk korporasi dari kalangan perusahaan BUMN dengan anggaran mencapai Rp53 triliun. Pemerintah menggelontorkan bantuan untuk kredit modal kerja sebagai tambahan untuk memberikan dorongan sehingga bisa menciptakan demand yang lebih besar. Untuk kelompok ini termasuk Bank BTN yang diberikan suntikan modal kerja untuk terus memperbesar sektor perumahan. Suahasil juga menyebut, dana untuk bantuan modal kerja ini bisa diberi tambahan hingga Rp100 triliun.

“Untuk kelompok terakhir stimulus yang diberikan berupa insentif untuk dunia usaha seperti relaksasi pajak maupun kemudahan lainnya dengan anggaran mencapai Rp120 triliun. Saat ekonomi lesu, demand lesu, pemerintah memberikan insentif dengan harapan bisa bergairah dan perekonomian meningkat kembali,” ungkapnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengelola Gedung Kantor Diimbau Tetap Taati Protokol Kesehatan

RumahCom — Sejumlah gedung perkantoran mulai beroperasi normal di tengah pandemi Covid-19 sejak pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilakukan pemerintah.Meski geliat aktivitas kembal

Lanjutkan membacaJuli 28, 2020

Perkampungan Jakarta Penuhi Unsur Hunian ‘Transit Oriented Development’

RumahCom – Sebanyak 24 titik pengembangan Transit Oriented Development (TOD) telah disiapkan pemerintah dari sistem jaringan perkeretaapian. Hal ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah kemacetan d

Lanjutkan membacaJuli 28, 2020

Di Tengah Pandemi, Pengembang Tetap Komitmen Menyelesaikan Proyeknya

RumahCom – Pengembang tetap berkomitmen untuk menyelesiakan proyeknya di saat banyaknya kendala terkait pandemi Covid-19. Yukata Suites, sebuah apartemen premium berkonsep Jepang merupakan salah sat

Lanjutkan membacaJuli 29, 2020

Compact House Jadi Andalan Pengembang Saat New Normal

RumahCom – Situasi new normal terkait pandemi Covid-19 direspon oleh pengembang dengan mengeluarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan new normal itu. Jababeka Residence misalnya, melansir rumah ko

Lanjutkan membacaJuli 29, 2020

BUMN Ini Salurkan Rp4,2 Triliun Untuk KPR

RumahCom – SMF mencatatkan kinerja yang cukup baik untuk periode semester pertama tahun 2020 dengan peningkatan penyaluran pinjaman kepada penyalur KPR. Sebagai special mission vehicle (SMV), SMF te

Lanjutkan membacaJuli 29, 2020

Masukan