Properti Hanya 2,7 Persen Terhadap PDB, Bagaimana Kalau 2-3 Kali Lipatnya?

Agustus 5, 2020

RumahCom – Sumbangan sektor properti terhadap PDB nasional hanya 2,7 persen. Tapi dengan porsi yang sangat kecil itu saja sektor properti bisa seperti saat ini dengan cakupan bisnis hingga menyerap tenaga kerja yang besar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional yang minus 5,08 persen pada kuartal kedua tahun ini sehingga butuh kerja keras untuk membuat pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik pada kuartal ketiga hingga akhir tahun ini supaya kita terhindar dari situasi resesi.

Resesi, atau pertumbuhan ekonomi suatu negara yang minus hingga dua kuartal berturut tidak bisa dihindari khususnya oleh negara maju sebagai dampak pandemi Covid-19. Indonesia sendiri menurut lembaga keuangan internasional IMF masih berpotensi mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 0,5 persen pada tahun ini.

Salah satu sektor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi adalah bisnis properti dengan banyaknya industri turunan di belakang sektor ini mencapai 170-an industri ikutannya. Di Indonesia, besarnya potensi maupun multiplayer effect dari sektor properti ini baru mengambil porsi sebesar 2,7 persen dari total produk domestik bruto (PDB) nasional.

Karena itu menurut Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Properti Hendro Gondokusumo, porsi kecil properti terhadap PDB seperti dianggap tidak penting oleh pemerintah sehingga tidak perlu diurusi secara serius. Properti dianggap urusan perusahaan besar sehingga tidak perlu menjadi perhatian khusus pemerintah.

Temukan alasan mereka membeli rumah menggunakan KPR lewat video berikut ini.

“Kenyataannya 90 persen perusahaan properti itu termasuk usaha kecil menengah (UKM) karena perusahaan yang besar sekalipun dalam aktivitas bisnisnya pasti akan mensub-kan pekerjaan ke perusahaan lain yang kecil. Saat pandemi ini semua negara susah dan sebetulnya sektor ini bisa menggerakkan perekonomian dengan multiplayer effect yang bisa terjadi itu sangat besar,” ujarnya saat bicara dalam diskusi panel yang diselenggarakan PropertyGuru Group (RumahCom) CEO & Leader Forum Webinar 2020 bertemakan Indonesiia in Transition-Transformation of the Property Sector Post-Pandemic and Projections for 2021.

Hendro yang juga CEO PT Intiland Development Tbk ini juga menambahkan, bila dibandingkan dengan Singapura dengan porsi PDB untuk sektor propertinya mencapai 20 persen, bisnis properti di sana mayoritas menggunakan material impor. Sementara di Indonesia bisa dikatakan bisnis properti dijalankan dengan hampir 100 persen menggunakan material, tenaga kontraktor, hingga konsultan lokal.

Karena itu sangat penting untuk terus mendorong dan mewujudkan iklim usaha sektor ini supaya tetap baik terlebih lagi di saat pandemi seperti ini. Dalam setiap kesempatan, Kadin Bidang Properti juga sangat aktif memberikan masukan kepada pemerintah betapa strategisnya sektor properti dan bisa menjadi pendorong untuk perekonomian bisa  bangkit.

“Properti itu juga bisnis yang unik karena bidang ini kita tidak perlu bersaing. Sesama perusahaan developer justru bisa saling mengisi dan berkolaborasi, itu unik dan bedanya properti dibandingkan dengan sektor yang lain. Bayangkan saja, dengan porsi 2,7 persen terhadap PDB saja seperti ini bagaimana kalau itu bisa dilipatgandakan jadi dua atau tiga kali lipatnya, dampaknya akan sangat luar biasa terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja,” tegasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Rusunawa Jadi Solusi Hunian Untuk Mahasiswa Hingga MBR

RumahCom – Salah satu program pemerintah untuk sektor perumahan yaitu pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) untuk berbagai kalangan yang dibangun Kementerian PUPR. Salah satunya yaitu Rusunawa unt

Lanjutkan membacaAgustus 5, 2020

Andalan Pemerintah Untuk Ekonomi Nasional Tumbuh Positif Itu Dari Sektor Properti

RumahCom – Indonesia masih berpeluang untuk mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah pertumbuhan ekonomi global yang negatif akibat pandemi Covid-19. Properti bisa menjadi salah satu pendor

Lanjutkan membacaAgustus 5, 2020

Ini Alasan Mengapa Harus Memiliki Karpet Di Rumah

RumahCom - Karpet merupakan salah satu furnitur yang sering dijumpai di setiap hunian. Penggunaan karpet menjadi salah satu aksesoris interior rumah yang berfungsi menutupi lantai, mempercantik tampil

Lanjutkan membacaAgustus 5, 2020

Ini 4 Hal yang Dilakukan oleh Milenial Saat Membeli Rumah

RumahCom - Generasi milenial adalah salah satu generasi yang gemar menciptakan tren. Termasuk pada bidang properti, mereka mampu membuat pasar menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Hal ini yang membua

Lanjutkan membacaAgustus 5, 2020

9 Inspirasi Desain Rumah untuk Anak dan Keluarga

RumahCom - Memiliki rumah impian tentu menjadi impian siapa saja. Namun, saat membangun rumah tentu ada banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan seperti bahan bangunan, desain, serta kenyamanan bagi a

Lanjutkan membacaAgustus 5, 2020

Masukan