Situasi Sulit, Kinerja Pengembang Hanya Bisa Tumbuh Satu Persenan

Agustus 7, 2020

RumahCom – Situasi bisnis properti yang sulit sejak beberapa tahun terakhir membuat kinerja perusahaan pengembang yang telah go public sulit mencatatkan pertumbuhan. Pengembang Metland misalnya, hanya bisa mencatatkan pertumbuhan kinerja perusahaan sebesar satu persenan.

Saat situasi bisnis properti stagnan, emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) masih bisa mencatatkan pertumbuhan tipis sebesar 1,09 persen untuk kinerja tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Metland mencatatkan laba bersih yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp487 miliar.

Saat acara rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), disetujui sekitar 10 persen dari laba atau sebesar Rp6,30 per lembar saham dibagikan sebagai dividen tunai kepada 7.655.126.330 pemegang saham sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan Metland Olivia Surodjo, setiap tahun perusahaan selalu berupaya untuk memberikan dividen jika  kinerja perusahaan positif. “Kami juga mengalokasikan dana sebagai cadangan sebesar Rp2 miliar dan sisanya sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja perusahaan,” ujarnya.

Tidak sulit mempunyai rumah dan membutuhkan dana tambahan, ada banyak cara salah satunya KPR multiguna. Simak video berikut ini untuk informasi lengkapnya.

Presiden Direktur Metland Thomas J. Angfendy menyebut, perusahaannya masih bisa mebukukan kenaikan laba kendati tipis sebesar 1,09 persen menandakan masih bisa melalui kondisi pasar properti yang berat pada tahun 2019 lalu. Nilai aset perusahaan tahun 2019 juga bertumbuh 17,59 persen yaitu mencapai Rp6,1 triliun.

“Ekuitas perusahaan juga meningkat 11,95 persen menjadi Rp3,85 triliun tahun 2019. Total nilai pendapatan perusahaan selama tahun 2019 sebesar Rp1,4 triliun atau meningkat 1,81 persen dibandingkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp1,38 triliun. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan penjualan properti sebesar Rp881 miliar atau naik 1,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp868 miliar,” katanya.

Pencapaian tersebut didapat dari proyek The Riviera At Puri, Metland Cibitung, dan Metland Cileungsi. Kontribusi dari penjualan properti residensial dan strata title mencapai 63 persen, pendapatan sewa pusat perbelanjaan 26 persen, pengoperasian hotel 8 persen, dan pengoperasian pusat rekreasi dan pendapatan lainnya tiga persen.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Lembaga Penyalur KPR Subsidi Mendapatkan Nilai AA

RumahCom – PPDPP Kementerian PUPR sebagai lembaga penyalur KPR subsidi FLPP terus mengembangkan sistem layanan berbasis teknologi untuk kemudahan masyarakat, pengembang, hingga perbankan dipermudah

Lanjutkan membacaAgustus 6, 2020

Desain, Fasilitas Hingga Cara Bayar Rumah Baru Ini Dirancang Khusus Untuk Milenial

RumahCom – Kalangan pengembang semakin fokus merancang produknya untuk menyasar segmen tertentu khususnya kalangan milenial yang pasarnya sangat besar. Pengembang SML misalnya, menghadirkan produk b

Lanjutkan membacaAgustus 6, 2020

Ini Kelebihannya Beli Rumah Ready Stock

RumahCom – Ada berbagai cara membeli rumah mulai saat masih berupa brosur (indent) atau produk yang sudah jadi (ready stock). Ada beberapa kelebihan membeli rumah ready stock dibandingkan saat inden

Lanjutkan membacaAgustus 6, 2020

Perbankan Klaim Bunga KPR Saat Ini Tergolong Rendah

RumahCom — Bank Indonesia (BI) menurunkan kembali suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen, pada pertengahan Juli 2020.Penurunan tersebut tentu menjadi angin s

Lanjutkan membacaAgustus 6, 2020

Indonesia Property Watch Beberkan Bukti Suku Bunga KPR Masih Tinggi

RumahCom — Kalangan perbankan mengklaim suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) tergolong rendah, seiring dengan turunnya suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basi

Lanjutkan membacaAgustus 6, 2020

Masukan