Pengembang Apartemen Di Melbourne Ini Raup Rp2 Triliun

Boy LeonardAgustus 12, 2020

Pengembang Apartemen Di Melbourne Ini Raup Rp2 Triliun

RumahCom – Crown Group memproyeksikan nilai investasi pembangunan apartemen di Melbourne, Australia, mencapai Rp2 triliunan.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Crown Group Indonesia Tyas Sudaryomo membeberkan, proyek pengembangan apartemen 155 unit kamar di kawasan Southbank di Melbourne mengeluarkan investasi di kisaran Rp2 triliun.

Proyek tersebut rencananya dilakukan Crown Group Sydney dengan pengembang lama yang berbasis Melbourne, yaitu G3 Projects.

Sebagai informasi, proyek Crown Group didesain oleh arsitek Koichi Takada. Takada akan menampilkan dua menara hunian dengan 16 dan 14 lantai berlokasi di perempatan 175 Sturt Street.

Kedua menara itu bakal menampung sekitar 155 unit apartemen mewah dengan satu, dua, dan tiga kamar tidur, serta taman di puncak menara.  Luas kamar studionya 44 meter persegi dan paling besar berukuran 84 meter persegi.

“Harga tanah di Australia dibanderol Aus$11.000 sampai Aus$13.000 per meter persegi. Kami belum memiliki harga resminya, tetapi sebagai gambaran umum kisaran harga lahan di Melbourne adalah Aus$11.000 sampai Aus$13.000 per meter persegi,” kata Tyas dalam konferensi pers secara virtual, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Rabu, 12 Agustus 2020.

Tyas mengklaim, pihaknya optimistis mampu menjual 155 unit kamar apartemen di Melbourne yang akan diluncurkan pada November mendatang.

“Ini karena proyek pengembangan properti di Sidney yang harga lebih tinggi masih mampu mencetak penjualan tinggi di masa pandemi. Proyek yang dikerjakan di Melbourne pasti laris mengingat harga properti di Melbourne lebih rendah sepertinya dari harga properti di Sidney, harganya sepertiga lebih rendah, jadi ini sangat potensial untuk investasi,” kata Tyas menjelaskan.

Crown Group mencatat tingkat sewa hunian di Melbourne cukup tinggi. Ini berdasarkan fakta bahwa dengan hampir tidak ada hunian kosong di Melbourne. Pembeli properti di Melbourne masih didominasi dari penduduk Jepang, Malaysia, Tiongkok, dan Indonesia.

Secara umum, Melbourne memiliki elemen infrastruktur kota yang sangat memadai dengan fasilitas pendidikan, seni, dan hiburan. Pemerintah lokal juga sedang menanamkan investasi mencapai Rp2 triliun untuk pengembangan kotanya.

Penduduk Melbourne saat ini berjumlah sekitar 4,5 juta jiwa. Pada 2030, jumlah penduduk di sana  diprediksi meningkat menjadi 5 juta jiwa. Adapun sebesar 65 persen penduduknya berasal dari luar negeri termasuk dari Indonesia.

“Banyak penduduk Indonesia yang tinggal di di Melbourne, didorong dari mahasiswa Indonesia yang bersekolah di kota tersebut, baik di Melbourne University, Monash University hingga Victoria University,” tutur Tyas.

Tyas menambahkan, pihaknya memilih Southbank karena adanya pembangunan stasiun kereta di daerah tersebut. Selain itu, Southbank sangat ramah dengan pejalan kaki karena tersedia transportasi trem untuk menuju pusat kota hingga fasilitas pasar tradisional maupun shopping center.

“Pembangunan stasiun kereta yang berjarak satu blok dari proyek kami. Ini yang menjadi capital gain dari proyek kami,” tutur Tyas.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Pexels.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Investor Masih Doyan Properti Singapura dan Australia

RumahCom – Berdasarkan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, apartemen di Singapura menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.Survei ini juga mengungkapkan

Lanjutkan membacaApril 13, 2017

Hotel Di Sydney Bisa Tingkatkan Hunian Saat Pandemi

RumahCom – Perhotelan menjadi salah satu sektor properti yang paling terpukul saat pandemi Covid-19. Namun dengan konsep yang baik, branding, hingga regulasi yang dikeluarkan pemerintah bisa menjadi

Lanjutkan membacaJuli 15, 2020

Seperti Ini Big Data Perumahan Yang Dibangun Lembaga Penyalur KPR Subsidi

RumahCom – PPDPP terus memperkuat berbaga aplikasi teknologi untuk menghimpun data-data perumahan baik kebutuhan perumahan masyarakat, suplai dari kalangan pengembang, hingga penyaluran KPR FLPP dar

Lanjutkan membacaAgustus 11, 2020

Masukan