Perkembangan Material Bahan Bangunan Membuat Proses Pembangunan Jadi Lebih Efisien

Agustus 27, 2020

RumahCom – Perkembangan produk material bahan bangunan menghadirkan produk yang lebih tepat untuk penggunaan yang lebih spesifik. Aplikasi yang lebih mudah dengan kualitas terukur membuat proses pembangunan menjadi lebih presisi dan efisien.

Industri bahan bangunan telah cukup berkembang dan membuat banyak kemudahan untuk proses pembangunan banyak proyek konstruksi. Beberapa perkembangan itu terjadi untuk jenis semen mortar yang dulu hanya digunakan sebagai bahan bangunan alternatif untuk fungsi maupun kebutuhan khusus yang spesifik.

Seiring perkembangannya, produk ini telah menjadi bahan bangunan primer di banyak aplikasi bangunan maupun infratruktur. Penggunaannya pun menjadi lebih praktis, efisien, mudah diaplikasikan, dengan kualitas yang terukur. Salah satunya yaitu produk semen mortar Mortindo hasil produksi PT Triputra Group.

Menurut Deputi Direktur Marketing Mortindo Hery Chrisnantyo, produk dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 100 persen ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan produk lainnya. Dikembangkan di pabrik dengan teknologi Jerman, campuran berbagai bahan di produk Mortindo telah disesuaikann dengan kondisi alam maupun iklim tropis Indonesia.

“Pencampuran material pada produk ini dibuat sangat homogen yang membuat produk ini sangat baik digunakan untuk membuat produk bangunan perumahan maupun infrastruktur. Kapasitas produksi pabrik kami juga bisa mencapai 400 ribu ton per tahun untuk bisa memenuhi kebutuhan permintaan pasar Indonesia yang sangat besar,” ujarnya.

Beberapa produk semen Mortindo yang saat ini tersedia di pasar yaitu Tile Adhesive Mortindo M250. Produk ini merupakan semen instan dengan basis perekat yang bisa digunakan untuk pemasangan keramik, homogeneous tile, marmer, granit, atau batu alam pada lantai maupun dinding baik penggunaan interior dan eksterior.

Bangun rumah tidak harus selalu mahal. Siasati trik bangun rumah dengan anggaran minim lewat video berikut ini.

Budi Santoso, Deputi Director Sales Mortindo menambahkan, selama ini masyarakat hanya mengenal produk khusus seperti ini hanya untuk penggunaan tertentu misalnya khusus untuk keramik. Sementara produk Mortindo Tile Adesive ini bisa digunakan juga untuk granit, marmer, atau batu alam.

“Artinya produk ini menawarkan efisiensi yang sangat baik dibandingkan kita harus menggunakan produk khusus sesuai materialnya. Apapun yang akan kita pasang baik granit, keramik, atau batu alam bisa menggunakan satu produk ini sehingga lebih efisien dengan kualitas yang lebih terukur,” katanya.

Mortindo juga memiliki range produk lain yaitu Mortindo Water Proofing M510. Produk pelapis anti bocor ini sangat penting diaplikasikan di setiap bangunan dengan iklim tropis seperti di Indonesia yang membuat bangunan rentan bocor maupun rembes sehingga perlu diaplikasikan produk ini

Mortindo M510 merupakan pelapis kedap air dua komponen berbahan dasar semen dan akrilik emulsion yang bisa digunakan pada permukaan beton, bata, dak semen, dan bisa digunakan untuk lantai, dinding, kamar mandi, dapur, fasad, dan sebagainya. Selama ini banyak masyarakat hanya mengetahui produk water proofing dengan cara dipoles, padahal ada cara aplikasi yang benar untuk menjamin kualitas bahan bangunan tetap baik khususnya saat musim hujan.

“Pemakaian produk water proofing yang benar bisa membuat efisiensi biaya dalam pembangunan. Untuk produk water proofing Mortindo kami memberikan edukasi maupun tenaga pendukung untuk aplikasinya sehingga bisa diaplikasikan produk yang tepat dan berkualitas,” imbuh Budi.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Kerap Dijadikan Modus Pencucian Uang, Ini Strategi Pemerintah Kurangi Dampak Kejahatan Yang Melibatkan Properti

RumahCom – Kementerian ATR/BPN dan PPATK menjalin koordinasi dan kerja sama untuk pencegahan kejahatan yang melibatkan sektor pertanahan maupun properti. Kejahatan pencucian uang maupun terorisme ke

Lanjutkan membacaAgustus 26, 2020

Tahun Depan, Ada Anggaran Lebih Rp8 Triliun Untuk Bangun 9.000-an Unit Rusun

RumahCom – Kementerian PUPR telah menganggarkan anggaran belanja tahun depan yang akan mencapai lebih Rp149 triliun dan menjadi anggaran belanja terbesar dibandingkan semua kementerian. Puluhan tril

Lanjutkan membacaAgustus 26, 2020

Sejumlah Ahli Berpandangan, Bisnis Properti Perlahan Bangkit

RumahCom – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 terkontraksi hingga minus 5,32 persen. Secara kuartal, ekonomi terkontraksi 4,19 persen

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Pakuwon Jati Andalkan Hal Ini dan Tunda Proyek Baru

RumahCom – Pengembang yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur, PT Pakuwon Jati Tbk., mengandalkan penjualan rumah tapak. Ini dilakukan guna menghasilkan pemasukan di tengah kebijakan menunda proyek ba

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Tol Banda Aceh-Sigli Diresmikan Jokowi, Ini Manfaatnya Untuk Kawasan

RumahCom – Presiden Jokowi meresmikan operasional jalan tol Banda Aceh-Sigli di ruas Indrapuri-Blang Bintang. Ada banyak manfaat dari diresmikannya jalan tol ini selain memangkas waktu ke bandara hi

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Masukan