Pengusaha Properti Sangat Harapkan Bank Lakukan Hal Ini

Agustus 28, 2020

RumahCom – Sejumlah pengusaha properti mulai mempertanyakan sikap perbankan yang masih juga enggan menurunkan suku bunga. Padahal, Bank Indonesia (BI) cenderung terus menurunkan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate sejak November 2018.

Pengamat bisnis properti Ali Tranghanda menuturkan, langkah BI itu tak diikuti oleh penurunan suku bunga acuan kredit (SBAK) oleh perbankan.

Ali mengungkapkan, SBAK di sejumlah bank BUMN untuk kredit pemilikan rumah (KPR) masih cukup tinggi. Sebut saja Bank BTN yang masih mematok bunga 10,5 persen, BRI 9,9 persen, Bank Mandiri 10,20, dan BNI 10,20 persen.

CEO Indonesia Property Watch itu beranggapan, penurunan suku bunga akan memberikan harapan bagi pengusaha properti untuk mengurangi beban bunga selama ini. Sama halnya dengan harapan masyarakat untuk dapat menikmati bunga KPR lebih rendah lagi sehingga daya beli terjaga.

Menurut Ali, penurunan BI 7-Day Repo Rate sebagai acuan hampir tidak ada manfaatnya. Pasalnya, bunga KPR perbankan masih bertengger cukup tinggi dean belum juga terlihat adanya penurunan yang signifikan.

“Harusnya perbankan bisa lebih mengedepankan kewajaran dengan juga ikut menurunkan suku bunga mereka. Karena selama ini menurunnya BI 7-Day Reverse Repo Rate tidak selalu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan,” ujar Ali pada sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Kamis, 27 Agustus 2020.

Ihwal banyaknya pihak perbankan yang memberikan alasan bahwa cost of fund yang masih tinggi dan risiko yang juga tinggi sehingga bunga belum turun, Ali beranggapan, tanpa adanya keringanan dalam kondisi saat ini malah risiko kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) justru semakin tinggi.

Masih bingung cara menghitung bunga KPR? temukan jawabannya di video berikut ini, yuk!

“Bila tidak ada penurunan suku bunga oleh perbankan, justru risiko NPL akan semakin tinggi menyusul menurunnya daya cicil dari konsumen dan pelaku bisnis. Artinya pihak perbankan harus dapat membantu kondisi konsumen dan pelaku bisnis dengan mengurangi beban dari bunga,” kata Ali menegaskan.

Sebagai informasi, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta perbankan untuk mewaspadai kinerja NPL per Juni 2020 mencapai 3,11 persen atau naik dibandingkan Mei 2020 yang 3,01 persen, tertinggi ada di kelompok bank skala kecil dan menengah.

Oleh karena itu, Ali berharap perbankan segera menurunkan suku bunganya, jangan sampai momentumnya hilang dan malah pasar terlambat untuk dapat merespons dengan baik.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber foto utama: Pexels.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sejumlah Ahli Berpandangan, Bisnis Properti Perlahan Bangkit

RumahCom – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 terkontraksi hingga minus 5,32 persen. Secara kuartal, ekonomi terkontraksi 4,19 persen

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Pakuwon Jati Andalkan Hal Ini dan Tunda Proyek Baru

RumahCom – Pengembang yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur, PT Pakuwon Jati Tbk., mengandalkan penjualan rumah tapak. Ini dilakukan guna menghasilkan pemasukan di tengah kebijakan menunda proyek ba

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Tol Banda Aceh-Sigli Diresmikan Jokowi, Ini Manfaatnya Untuk Kawasan

RumahCom – Presiden Jokowi meresmikan operasional jalan tol Banda Aceh-Sigli di ruas Indrapuri-Blang Bintang. Ada banyak manfaat dari diresmikannya jalan tol ini selain memangkas waktu ke bandara hi

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Perkembangan Material Bahan Bangunan Membuat Proses Pembangunan Jadi Lebih Efisien

RumahCom – Perkembangan produk material bahan bangunan menghadirkan produk yang lebih tepat untuk penggunaan yang lebih spesifik. Aplikasi yang lebih mudah dengan kualitas terukur membuat proses pem

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Supaya Cepat Mengakses Perumahan, Kalangan Milenial Harus Segera “Ditangkap”

RumahCom – Asosiasi pengembang Himperra mengusulkan program untuk memudahkan kalangan milenial mengakses perumahan. Salah satunya dengan tidak memberikan akses kartu kredit kepada kalangan first jo

Lanjutkan membacaAgustus 27, 2020

Masukan