Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Vertikultur di Rumah

Wahyu ArdiyantoSeptember 6, 2020

Hal yang perlu diketahui tentang vertikultur di rumah

RumahCom – Menanam tanaman pangan, sayur, buah, dan herbal di rumah memang sangatlah menyenangkan. Anda bisa mendapat manfaat luar biasa dari tanaman-tanaman tersebut. Misalnya mendapat bahan makanan yang sehat, kemudahan akses pangan, hingga menghemat biaya pengeluaran setiap bulannya.

Sebagian orang bahkan menganggap kegiatan bertanam di kebun atau halaman rumah sebagai bentuk hiburan. Karena merawat tanaman dari kecil hingga bisa dipanen bisa menghilangkan stres dan memberi kesenangan tersendiri.

Salah satu metode pertanian yang bisa dilakukan di rumah adalah vertikultur. Metode ini memungkinkan Anda untuk menanam tanaman di lahan sempit dan terbatas. Anda hanya perlu menanam secara vertikal sehingga ruang yang dibutuhkan tidak begitu luas dari metode tanam lainnya.

Keuntungan Menanam Secara Vertikultur

Tentu beberapa orang menilai vertikultur sebagai metode tanam yang baik. Selain memudahkan perawatan tanaman, metode ini ternyata memberi manfaat dan keuntungan lainnya. Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari menanam tanaman dengan model vertikultur.

1. Cocok di lingkungan yang sempit dan terbatas

Munculnya ide vertikultur mungkin didasari oleh keterbatasan ruang, terutama bagi mereka yang melakukan urban farming. Jadi, apabila Anda sedang tinggal di kota dan ingin membangun pertanian sendiri, maka metode vertikultur tentu bisa menjadi pilihan yang terbaik.

Anda bisa mulai menanam dari tanaman yang mudah terlebih dahulu. Misalnya menanam tanaman herbal, karena perawatan yang diperlukan tidak cukup sulit. Untuk media tanam, Anda bisa menggunakan barang-barang bekas yang bisa digunakan kembali sehingga lebih ramah lingkungan.

2. Lebih hemat air

Selain menghemat ruang, ternyata model vertikultur ini bisa menghemat penggunaan air. Jika dibandingkan dengan metode pertanian biasa, vertikultur bisa menghemat hingga 95% penggunaan air.

Hal ini karena air yang digunakan oleh media tanam paling atas bisa mencapai tanamanan dibawahnya. Air yang jatuh tersebut bisa dimanfaatkan kembali, sehingga air yang digunakan jauh lebih irit.

3. Tahan terhadap perubahan lingkungan

Salah satu kekhawatiran pada saat bertani tentu saja perubahan lingkungan yang cukup ekstrim. Kekurangan atau kelebihan air tentu tidak baik bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Begitu juga dengan paparan sinar matahari yang terlalu berlebih atau kurang, tanaman tidak dapat tumbuh optimal.

Masalah tersebut bisa diatasi dengan model pertanian vertikultur, walau dalam skala yang lebih kecil dari pertanian biasa. Anda bisa memberikan kebutuhan yang paling diperlukan bagi tanaman.

Penyesuaian kondisi lingkungan ini bisa dilakukan karena skala luas tanam yang lebih kecil, sehingga Anda tidak perlu khawatir terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang kurang optimal.

4. Memberi hasil yang baik

Metode tanam dengan model vertikultur ini tentu memberi hasil yang baik bagi Anda. Biaya yang dibutuhkan sebagai modal untuk budidaya dan perawatan tentu lebih kecil. Namun hasil panen yang didapat tentu dapat mengganti modal tersebut, bahkan Anda bisa mendapat keuntungan.

Hasil panen bisa Anda gunakan sebagai kebutuhan pokok harian. Mulai dari sayur hingga buah-buahan bisa Anda nikmati. Hal ini bisa menjadi sumber makanan yang sehat, murah, dan mudah untuk didapatkan.

5. Ramah lingkungan

Anda bisa mendukung pelestarian lingkungan melalui vertikultur. Caranya adalah dengan memanfaatkan barang-barang bekas untuk mendukung pertanian Anda. Misalnya botol plastik bekas bisa digunakan sebagai media tanam atau alat penyiram air.

Semakin banyak botol plastik dan barang bekas lainnya yang Anda gunakan, tentu semakin sedikit pula sampah yang sulit diurai. Hal ini tentu menjadi salah satu kontribusi Anda dalam melestarikan lingkungan.

Sumber: Indoorhomegarden.com

Mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Merencanakan Rumah yang Hemat Energi

RumahCom - Rumah hemat energi bisa diwujudkan mulai saat perencanaan dan desain rumah. Dari sana Anda bisa memastikan efisiensi penggunaan energi pada rumah dan pemanfaatan energi yang lebih ramah lin

Lanjutkan membacaSeptember 3, 2020

Tips Membangun Rumah Hemat Energi

RumahCom - Efisiensi energi di rumah bertujuan untuk mengurangi penggunaan energi yang tidak dapat diperbaharui serta sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan.Efisiensi energi bukan lagi sebuah kam

Lanjutkan membacaSeptember 3, 2020

Kiat untuk Menjaga Rumah Tetap Sehat

RumahCom - Membersihkan rumah secara rutin dan teratur tentu akan menjaga rumah tetap sehat dan penghuni bebas dari serangan penyakit.Setiap bagian dan sudut rumah harus dibersihkan secara rutin. Kare

Lanjutkan membacaSeptember 3, 2020

Masukan