Okupansi Hotel Mulai Meningkat Saat Pandemi, Hotel Ini Terapkan Proses Touchless

September 8, 2020

RumahCom – Berbagai adaptasi terus dilakukan terkait aktivitas new normal termasuk di sektor perhotelan. Oyo Hotels menerapkan aplikasi tanpa sentuhan (touchless) untuk proses check in-check out untuk menjamin keamanan dan kesehatan terkait pandemi Covid-19.

Adaptasi dan berbagai penyesuaian terus dilakukan berbagai kalangan untuk menyesuaikan dengan aktivitas bisnis pada masa pandemi ini. Berbagai upaya pembatasan, menjaga jarak, dan lainnya dijadikan patokan sebagai kelaziman atau normal baru untuk memutus penularan wabah Covid-19.

Oyo Hotels and Homes misalnya, meluncurkan fitur check-in tanpa sentuhan (touchless) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat protokol kesehatan dan keselamatan para tamu dan staf hotelnya. Sekarang, tamu bisa melakukan check-in dan aktivitas lainnya melalui perangkat pintar mereka tanpa harus berinteraksi langsung dengan staf hotel.

Menurut Country Head Oyo Hotels & Homes Indonesia Eko Bramantyo, minat masyarakat dengan sarana hotel mulai meningkat saat situasi pandemi ini dan untuk itu pihaknya terus berupaya untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kesehatan setiap pelanggan yang akan beraktivitas di jaringan hotelnya.

“Kami terus berupaya memastikan bahwa kami bersama mitra hotel telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat di setiap properti. Sebagai jaringan akomodasi yang menggunakan pendekatan teknologi sebagai DNA perusahaan, kami juga secara proaktif terus berinovasi untuk mengubah pengalaman para tamu di hotel Oyo menjadi lebih seamless dan contactless melalui fitur check in terbaru ini, semoga bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi tamu yang menginap di tengah pandemi ini,” ujarnya.

Sistem check-in tanpa sentuhan ini merupakan inisiatif lanjutan dari Sanitized Stay yaitu komitmen jangka panjang Oyo untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotelnya. Semuanya dilakukan secara komprehensif mulai proses check-in hingga check-out.

Protokol yang diterapkan secara komprehensif pada program Sanitized Stay ada tujuh langkah yang meliputi flow operasional, proses check-in dan check-out, penanganan barang bawaan, panduan kebersihan, penanganan Covid-19 di properti, SOP untuk tamu diduga Covid-19, dan regulasi untuk tamu dan staf. Program ini diluncurkan bulan Juni lalu dan lebih dari 550 properti mitra Oyo di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol dengan label dan logo Sanitized Stay di aplikasi Oyo.

Jangan tergiur promosi rumah yang menarik hati, pahami properti ketika membaca brosurnya. Selengkapnya simak video berikut ini.

Penerapan fitur check-in tanpa sentuhan ini juga sangat mudah. Pada hari check-in tamu akan menerima link melalui SMS, WA, atau banner contactless check-in di dalam aplikasi Oyo untuk memasukan dan melakukan proses verifikasi. Beberapa hal yang diverifikasi antara lain tanggal, data diri tamu, dan copy KTP.

Sesampainya di properti, tamu yang memesan lewat aplikaasi Oyo tidak perlu menyerahkan ID tapi cukup menunjukan ID fisik mereka untuk diverifikasi secara digital melalui aplikasi oleh petugas resepsionis. Sementara bagi tamu yang memesan melalui OTA atau kanal pemesanan lain dapat melakukan check-in di tempat dengan memindai QR Code yang terdapat di meja resepsionis dan selanjutnya mengikuti petunjuk melalui perangkat pintar masing-masing.

“Dalam proses pemulihan industri ini, menjaga kepercayaan dan keamanan para tamu menjadi kunci sehingga kami terus melakukan pendekatan inovatif yang mengutamakan faktor kesehatan dan keamanan. Secara aktif kami juga terus mengajak para mitra hotel kami untuk menjaga dan menerapkann protokol kesehatan dan keselamatan dalam opersionalnya sehingga akan lebih banyak mitra yang tergabung dalam program Sanitized Stay. Dengan inovasi dan penerapan new normal kami yakin bisa membangkitkan kembali gairah industri hospitality,” beber Eko.

Untuk diketahui, berdasarkan data internal Oyo, tingkat okupansi saat ini mulai menunjukan tren positif dan meningkat hingga 70 persen dari titik okupansi terendah pada bulan Mei lalu. Sejak saat itu, tingkat okupansi berangsur naik rata-rata 20 persen dengan 92 persen pemesanan selama pandemi dilakukan melalui kanal penjualan yang dikelola Oyo seperti aplikasi web dan micro selling Oyo.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengembang Properti Andalkan Hal Ini Di Tengah Pandemi

RumahCom - Di masa pandemi Covid-19, pengambang properti masih tetap mengandalkan penjualan dari proyek-proyek eksistingnya. Hal ini lantaran belum adanya peningkatan signifikan terhadap properti.Dire

Lanjutkan membacaSeptember 7, 2020

Cara Membuat Ruang Baca Jadi Lebih Nyaman di Rumah

RumahCom - Setelah beraktivitas di luar seharian, tentu setiap orang ingin menyisihkan waktu untuk dirinya sendiri seperti untuk menjalankan hobi misalnya. Banyak hobi yang bisa dilakukan, salah satun

Lanjutkan membacaSeptember 8, 2020

Ini 5 Pilihan Rumput untuk Halaman Rumah

RumahCom - Rumput menjadi hal yang sangat umum berada di halaman rumah. Tanaman ini juga memiliki berbagai jenis mulai dari rumput asli hingga yang imitasi. Namun, bagi rumput asli, mereka harus melak

Lanjutkan membacaSeptember 8, 2020

Rumah Kompak Makin Digemari Milenial

RumahCom – Pengembang terus memperkuat jajaran produknya saat situasi pandemi Covid-19. Peningkatan kebutuhan akan produk compact landed house semakin marak dan segmen ini telah membuat kalangan pen

Lanjutkan membacaSeptember 8, 2020

Masukan