Ratusan Rumah Tidak Layak Huni Kabupaten Demak Diperbaiki

September 10, 2020

RumahCom – Program bedah rumah Kementerian PUPR terus menyentuh banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kali ini program bedah rumah dilakukan di Kabupaten Demak sebanyak 300 unit. Bedah rumah tetap menjadi salah satu program unggulan Kementerian PUPR.

Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di berbagai daerah terus dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau program bedah rumah, program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga bisa mengurangi angka RTLH di Indonesia.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Swadaya Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Jawa Tengah Kementerian PUPR Ahmad Fahmi, pada tahun 2020 ini Kementerian PUPR melaksanakan program bedah rumaah untuk wilayah Kabupaten Demak sebanyak 300 unit rumah.

“Setiap rumah yang dibedah kita pasang peneng sebagai tanda wilayahnya telah dilaksanakan program ini. Pemasangan peneng secara simbolis ini merupakan simbol bahwa masyarakat tersebut sudah menempati rumah yang layak huni melalui program BSPS ini,” ujarnya.

Program BSPS di Kabupaten Demak ini dilaksanakan di 12 desa di Kecamatan Bonang. Lokasinya antara lain di Desa Betahwalang, Desa Gebang, Desa Krajanbogo, Desa Morodemak, Desa Poncoharjo, Desa Purworejo, Desa Serangan, Desa Sukodono, Desa Sumberejo, Desa Tridonorejo, Desa Weding, Desa Wonosari, yang masing-masing alokasinya sebanyak 25 unit rummah.

Beli rumah bekas atau ingin balik nama rumah warisan? Simak prosedur dan biaya balik nama sertifikat rumah di video berikut ini.

Capain ini juga membuat wilayah Demak menjadi progres yang paling tinggi di wilayah Jawa Tengah untuk pelaksanaan program ini dengan persentase 98,1 persen. Dengan persentase yang tinggi ini harapannya Kabupaten Demak bisa membuat kabupaten maupun kota lain lebih semangat lagi untuk mengejar progres 100 persen lebih cepat dan wilayah Pulau Jawa secara umum bisa segera menyelesaikan permasalahan RTLH.

Bupati Kabupaten Demak HM Natsir menyampaikan apresiasi dan dukungannya untuk program yang baik dan menyentuh langsung kepada masyarakat ini. “Di Kabupaten Demak sendiri masih memiliki sejumlah permasalahan terkait RTLH, harapannya kami bisa mendapatkan lagi program ini untuk mengatasi masalah RTLH di wilayah kami,” katanya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR pada tahun 2020 ini mengalokasikan sebanyak 17.450 unit rumah untuk wilayah Jawa Tengah yang bisa ditingkatkan kualitas huniannya. Pelaksanaan program ini dilaksanakan tiga tahap, pada tahap pertama sebanyak 10.450 unit, tahap kedua 5.000 unit, dan tahap ketiga 2.000 unit rumah. Setiap rumah yang menerima bantuan mendapatkan nilai bantuan sebesar Rp17,5 juta yang terbagi Rp15 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tukang.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Risiko Gagal Bayar Menghantui Para Pengembang Properti

RumahCom - Peringkat kredit pengembang properti diperkirakan akan tetap lemah pada 2020-2021. Likuiditas yang buruk dan kebutuhan refinancing atau pembiayaan kembali meningkatkan risiko gagal bayar ba

Lanjutkan membacaSeptember 9, 2020

Sederet Masalah Yang Bikin Pengembang Sulit Kurangi Backlog di 2020

RumahCom – Defisit ketersediaan rumah alias backlog masih tergolong tinggi. Hal ini terjadi karena jumlah pasokan yang ada lebih sedikit dari permintaan rumah. Belum lagi ditambah dengan jumlah ruma

Lanjutkan membacaSeptember 9, 2020

Penyaluran KPR Subsidi FLPP Bisa Tembus 105,72 Persen

RumahCom – Lembaga penyalur KPR FLPP, PPDPP, pencatatkan penyaluran yang pesat saat situasi pandemi. Dengan tren penyaluran seperti ini, hingga akhir tahun PPDPP akan bisa menyalurkan KPR subsidi me

Lanjutkan membacaSeptember 10, 2020

Bisnis Terpukul Karena Pandemi, Ini Harapan Pengembang Di Jabodetabek

RumahCom – Situasi bisnis properti yang sulit khususnya karena pandemi Covid-19 membuat kalangan pengembang DPD REI DKI Jakarta mendorong pemprov untuk mengeluarkan stimulus. Pengembang membutuhkan

Lanjutkan membacaSeptember 10, 2020

Masukan