Cara Mengajarkan Anak-anak Menjaga Kebersihan Rumah

Boy LeonardSeptember 22, 2020

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

RumahCom – Mengajari anak menjaga kebersihan sejak kecil akan membantu mereka memiliki sikap tanggung jawab dan peduli pada kebersihan di sekitarnya.

Mendengar kata anak-anak tentu hal yang terpikirkan adalah bermain dan bermain. Namun, saat bermain hingga membuat kekacauan atau berantakan, mereka seringkali abai dan melupakan mainannya. Dalam hal ini biasanya ibu atau ayah yang akan tanggung jawab pada kekacauan anak-anak mereka setelah bermain.

Membiarkan anak-anak bermain dan meninggalkannya begitu saja hanya akan membuat mereka terbiasa mengandalkan orang lain yang akan melakukannya untuk mereka. Untuk itu, Anda bisa mencoba membiasakan anak-anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah sejak dini.

Menurut Dr. Tamar Chansky, seorang psikolog dan penulis dari beberapa buku termasuk buku yang berjudul Freeing Your Child From Anxiety menunjuk pada sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Minnesota, yang mengatakan bahwa memberi anak-anak pekerjaan rumah tangga di usia dini membantu mereka dalam membangun rasa tanggung jawab dan kemandirian.

Untuk itu, penting bagi Anda sebagai orang tua untuk mengajarkan anak bersih-bersih sejak dini. Mengajarkan anak untuk melakukan bersih-bersih memang tidak semudah yang dibayangkan. Berikut ini adalah cara mengajarkan anak-anak melakukan bersih-bersih dengan mudah.

Libatkan sejak balita

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang mulai melakukan bersih-bersih dari hal kecil sejak usia tiga tahun memiliki posisi terbaik di kemudian hari. Mungkin bagi sebagian orang anak balita terdengar masih muda, namun mereka lebih memerlukan perhatian dan kemampuan kognitif untuk melakukan bersih-bersih seperti mengambil mainan, menekan tombol, dan lain sebagainya.

Bersih-bersih bukan hukuman

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Sebagian orang tua ada yang memanfaatkan kegiatan bersih-bersih sebagai hukuman. Namun, metode ini sebenarnya tidak baik untuk anak-anak. Untuk itu, sebaiknya katakan kepada anak-anak bahwa membereskan sesuatu bukanlah sebuah hukuman melainkan sebagai tugas dan tanggung jawab.

Beritahu betapa pentingnya kebersihan

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Britta Gidican seorang profesional komunikasi perusahaan di Seattle mengatakan bahwa memberitahu anak betapa pentingnya kebersihan seperti membereskan mainan akan membuat anak-anak mengerti akan tanggung jawabnya setelah bermain.

Beri mereka pilihan

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - Beri mereka pilihan

(Foto: Freepik.com)

Selanjutnya, beri mereka pilihan apa jenis pekerjaan rumah yang menurut mereka terasa seperti hukuman. Dan beri juga mereka pilihan jenis pekerjaan rumah apa yang bisa mereka kerjakan dengan mudah. Anda juga bisa membiarkan anak-anak memilih tugas yang mereka sukai seperti menyiram tanaman, mengatur meja makan, melipatkan pakaian , membereskan mainan, dan banyak lagi lainnya.

Jangan emosi

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Ada banyak orang tua yang menyuruh anak bersih-bersih dengan emosi seperti berteriak, membentak, nada tinggi, dan lain sebagainya. Namun tahukah Anda justru hal ini akan membuat anak merasa takut dalam hal membersihkan rumah. Jangan biasakan hal tersebut dan cobalah melakukan pendekatan yang lebih mudah diterima oleh anak.

Waktu bersih-bersih adalah waktu bermain

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Waktu bersih-bersih bisa diimbangi dengan waktu bermain. Misalnya pada akhir pekan diana mereka dikhususkan merapikan mainan dan kekacauan yang telah mereka buat saat bermain. Ini mungkin terdengar seperti hukuman, namun sebenarnya hal ini hanya untuk mengajari anak Anda untuk bertanggung jawab atas kekacauan yang sudah mereka buat. Dengan begitu pekerjaan bisa selesai lebih cepat dan terasa lebih menyenangkan bagi mereka.

Berikan penghargaan

Ajar Anak Jaga Kebersihan Rumah - FIMG

(Foto: Freepik.com)

Anda bisa mencoba memberikan ‘penghargaan’ kepada anak tergantung dengan pekerjaan rumah yang mereka kerjakan.

Misalnya, jika anak membantu menyapu rumah, ia mendapat jatah bermain video game setengah jam lebih lama di akhir pekan. Anda juga bisa memberikan satu penghargaan untuk sesuatu yang dikerjakan jangka panjang. Seperti membelikan mainan yang ia idamkan jika dalam sebulan penuh ia selalu mencuci sendiri piringnya setelah makan.

Dengan cara ini anak-anak bisa lebih bersemangat dalam melakukan bersih-bersih. Namun, tetap tanamkan kepada anak-anak bahwa menerapkan kebersihan adalah suatu hal yang penting.

Sumber: Nbcnews.com

Foto utama: Freepik.com

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Sederhana Agar Anak Menyukai Rumahnya

RumahCom – Setiap pasangan muda pasti akan merasa bahagia jika sudah dikaruniai momongan dan juga punya rumah sendiri. Masalahnya balita sangat aktif dan acapkali seakan tidak betah di rumah sendiri

Lanjutkan membacaOktober 8, 2017

Feng Shui Kamar Anak Agar Tumbuh Sehat dan Cerdas

RumahCom – Menata kamar sebenarnya tidak bisa sembarangan dan perlu perhatian khusus. Penting untuk merancangnya senyaman mungkin agar mereka senang dan tidur dengan nyenyak. Kamar juga berperan pen

Lanjutkan membacaOktober 9, 2017

Berikut Ini Kegiatan Menyenangkan yang Bisa Dilakukan Bersama Keluarga Di Rumah

RumahCom - Walau berada di rumah, ada banyak kegiatan menyenangkan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga.Berkumpul bersama keluarga memang menjadi momen yang paling ditunggu. Setelah menjalani aktiv

Lanjutkan membacaSeptember 4, 2020

Masukan