Apa Hambatan Terberat Para Pencari Rumah?

Boy LeonardSeptember 28, 2020

Apa Hambatan Terberat Para Pencari Rumah

RumahCom – Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signifikan pada sektor properti. Dari temuan Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020, sebanyak 51 persen pencari rumah mengatakan bahwa ketidakmampuan membayar uang muka adalah hambatan yang paling berat.

Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020 juga menemukan, 90 persen pencari rumah ingin pemerintah menurunkan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) agar cicilan bulanan bisa lebih ringan. Kebutuhan akan papan atau hunian sendiri memang termasuk kebutuhan primer manusia.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menuturkan, Rumah.com sebagai pemimpin pasar properti online di Indonesia selalu mengambil peran aktif dengan melakukan survei untuk mengetahui kondisi terkini dinamika industri properti di Indonesia.

Lewat survei Rumah.com Consumer Sentiment Study, Rumah.com bisa memberikan advokasi yang berkualitas bagi konsumen dalam hal pertimbangan keputusan untuk memiliki rumah atau hunian lainnnya.

Rumah.com Consumer Sentiment Study adalah jajak pendapat berkala yang diselenggarakan dua kali dalam setahun oleh Rumah.com, bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura.

“Hasil survei kali ini diperoleh berdasarkan 1.007 responden dari seluruh Indonesia yang dilakukan pada bulan Januari hingga Juni 2020. Survei ini dilakukan oleh Rumah.com sebagai portal properti terdepan di Indonesia untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di tanah air,” kata Marine dalam siaran tertulis, Jumat, 25 September 2020.

Bukan hanya itu, Rumah.com pun mengumpulkan cerita inspiratif dari para pencari rumah yang sudah berhasil melewati berbagai hambatan yang telah dialami dalam memiliki rumah sendiri.

Cerita yang dikumpulkan oleh Rumah.com sangat relevan dengan tantangan para pencari rumah sehingga dengan cerita rumah ini, bersama-sama ingin mengumpulkan inspirasi dan memelihara semangat optimisme memiliki rumah.

Marine mengilustrasikan cerita rumah milik pasangan keluarga muda Bagus Raharjo Hariputro dan Anggita Jogi Hutabarat. Bagi pasangan tersebut, kegigihan dan tak pantang menyerah adalh modal mereka dalam mendapatkan sebuah rumah asri yang telah lama mereka impikan. Rumah ini berlokasi di Perumahan Serpong Terrace, Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang Selatan.

“Pilihan lokasi jatuh ke kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, karena kami sudah merasa familiar dengan daerah ini. Selain itu karena jarak lokasi dengan kantor saya terbilang jauh maka pertimbangan utama kami untuk kawasan hunian yang ideal adalah memiliki kedekatan akses ke Stasiun Rawa Buntu,” ujar Bagus.

Cerita Bagus juga sejalan dengan hasil Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020 yang menyatakan bahwa 85 persen responden menyebut lokasi adalah faktor utama yang dipertimbangkan ketika akan membeli hunian.

Selain itu, 47 persen responden juga menginginkan hunian yang memiliki kedekatan dengan fasilitas transportasi umum dan 47 persen responden ingin rumah yang memiliki waktu tempuh 5 hingga 10 menit menuju sarana transportasi umum.

Pencarian rumah baru di kawasan BSD memang memiliki konsekuensi tersendiri dalam hal harga beli. Pasalnya, berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index Kuartal 3 2020, hunian di kawasan Tangerang Selatan memang tercatat memiliki harga paling tinggi di kawasan pinggiran Jakarta. Median harga rumah tapak di Tangerang Selatan adalah Rp17,8 juta per meter persegi.

Data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) ini memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia. Sebab, ini adalah hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

Lain lagi dengan Cerita Rumah Wawan. Cerita Wawan tak seindah yang dikira orang. Di baliknya ada cerita tentang perjuangan mencari rumah dan bagaimana BI checking atau kini lebih dikenal sebagai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sempat mengganjal mimpinya untuk punya rumah.

“Tekad saya untuk punya rumah impian tak pernah padam. Segala cara saya coba seperti mencari informasi dari internet, mengenai properti yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan saya. Akhirnya saya menemukan situs Rumah.com yang ternyata sangat lengkap informasinya. Segala listing perumahan dari berbagai kisaran harga ada. Terpenting, ada panduan yang berisi langkah-langkah untuk memiliki rumah sendiri, terutama untuk orang-orang yang memiliki masalah rumah seperti saya,” kata Wawan menjelaskan.

Portal properti memang menjadi salah satu sarana para pencari rumah untuk mendapatkan informasi hunian yang mereka cari.

Hal ini juga sejalan dengan hasil Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020 yang menyatakan 58 persen responden mencari informasi rumah yang akan dibeli melalui portal properti daring, 38 persen responden lainnya melalui blog atau artikel daring serta 23 persen responden lainnya memanfaatkan tur virtual maupun video dari properti yang diincar.

Akhirnya pada 2017, Wawan memberanikan diri untuk membeli rumah di pameran properti dengan tanda jadi sebesar Rp1,5 juta yang dibayarkan di pameran.

Setelah DP lunas dan berlanjut ke proses akad kredit, kemudian rumah impian Wawan pun mulai dibangun pihak pengembang yang selesai pada akhir tahun 2018 lalu. Rumah impian yang dimiliki Wawan ini berada di Perumahan Samasta Ciseeng, Kecamatan Ciseeng, Bogor.

Country Manager Rumah.com Marine Novita melanjutkan, berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index Kuartal 3 2020, Bogor adalah salah satu wilayah yang banyak diincar oleh pembeli dari kalangan menengah dan menengah bawah di wilayah penyangga Jakarta karena harganya relatif rendah, tapi memiliki sarana transportasi yang lebih memadai dan lebih beragam. Median harga rumah tapak di kawasan Bogor mencapai Rp8,7 juta per meter persegi.

“Dua cerita tersebut adalah sebagian dari beberapa cerita yang dikumpulkan oleh Rumah.com sebagai inspirasi yang sangat relevan dengan perjalanan para pencari rumah yang lain. Selain itu masih ada banyak lagi kisah seputar perjuangan mewujudkan mimpi punya rumah sendiri lainnya yang juga tak kalah menginspirasi. Rumah.com terus memelihara optimisme para pencari rumah karena hanya Rumah.com yang percaya anda semua bisa punya rumah. Rumah.com juga membuka kanal media sosialnya bagi mereka yang ingin berbagi perjalanan memiliki rumah idaman,” ucap Marine.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Pixabay.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Hore! Suku Bunga BI Turun Lagi, Saatnya Nyicil Rumah

RumahCom – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juli 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75%.Hasil RDG juga memutuskan penur

Lanjutkan membacaJuli 19, 2019

Ini KPR Milenial Dari Bank BRI, Cek Yuk!

RumahCom – Bank BRI ternyata memiliki produk KPR yang sangat menarik khusus untuk anak muda. Fiturnya memungkinkan nasabah untuk mencicil sesuai kemampuannya selama bisa lunas dalam jangka waktu 25

Lanjutkan membacaApril 24, 2020

Banyak Kemudahan Untuk Anak Muda Yang Mau Beli Rumah

RumahCom – Anak muda milenial lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan lifestyle dibandingkan kebutuhan pokok perumahannya. Ada banyak cara dan berbagai kemudahan yang bisa diambil supaya anak-anak muda

Lanjutkan membacaMei 6, 2020

Masukan