Ada Bunga KPR Khusus Bagi Anggota Program Jaminan Hari Tua

Wahyu Ardiyanto2 Des 2021

RumahCom – Peserta BP Jamsostek bisa mendapatkan suku bunga khusus yang ringan untuk pembiayaan perumahannya dari Bank BTN. Dua BUMN ini bekerja sama untuk program pembiayaan perumahan dengan melakukann akad kredit masal untuk 150 orang anggota BP Jamsostek yang diharapkan bisa terus berkembang.

Bank BTN menjalin kerja sama dengan BP Jamsostek untuk memberikan program manfaat tambahan pembiayaan perumahan bagi anggota BP Jamsostek. Bank BTN memberikan suku bunga khusus 7 persen untuk tahun pertama bagi anggota yang menerima manfaat layanan tambahan (MLT) program jaminan hari tua (JHT) BP Jamsostek.

Menurut Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo, pemerintah Indonesia memiliki agenda besar untuk terus meningkatkan penghidupan yang layak bagi masyarakat melalui penyediaan perumahan dan Bank BTN sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan memiliki peran kunci untuk mewujudkan visi tersebut.

“Makanya kami melakukan akad masal untuk 150 peserta BP Jamsostek di wilayah Tangerang, Banten. Akad masal ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi program MLT dan apresiasi kami terhadap antusiasme para peserta BP Jamsostek sehingga akad masal ini sebagai langkah awal yang akan terus dilanjutkan supaya makin banyak masyarakat yang bisa mengakses pembiayaan perumahan,” ujarnya.

Dengan makin banyaknya masyarakkat yang mendapatkan akses pada pembiayaan perumahan, visi pemerintah terkait penyediaan perumahan juga bisa terus didorong dan mempercepat capaian program sejuta rumah. Terlebih perumahan maupun sektor properti memiliki multiplayer effect mencapai 174 industri di bawahnya yang akan mendorong perekonomian nasional dengan makin besarnya sektor perumahan bergerak.

Kembali ke program pembiayaan perumahan untuk peserta BP Jamsostek, Bank BTN memberikan kredit hingga Rp150 juta untuk uang muka. Kemudian peserta BP Jamsostek bisa mengakses pinjaman hingga Rp200 juta yang bisa digunakan untuk merenovasi rumah dengan tenor pinjaman mencapai Rp15 tahun.

Pembiayaan perumahan untuk anggota BP Jamsostek ini juga berlaku untuk kredit baru, take over, rumah inden, maupun rumah seken. Bank BTN menyediakan plafon pinjaman hingga Rp500 juta dengan tenor 30 tahun untuk rumah tapak dan 20 tahun untuk rumah susun (apartemen).

Skema pembiayaan yang ditawarkan dalam program layanan tambagan ini bisa juga dikenakan suku bunga khusus dengan memerhitungkan suku bunga acuan Bank Indonesia ditambah maksimal 5 persen. Untuk tahap pertama ini bunga yang dikenakan sebesar 7 persen fixed satu tahun dan akan ditinjau kembali sesuai kesepakatan antara Bank BTN dengan BP Jamsostek.

“Pengembang yang bisa mengakses fasilitas ini juga harus memenuhi sejumlah syarat seperti wajib berbentuk BUMN, BUMD, atau perseroan terbatas (PT) yang telah mendapatkan rekomendasi dari BP Jamsostek serta memenuhi ketentuan dari Bank BTN. Dengan potensi peserta BP Jamsostek yang sangat besar, kami menargetkan penyaluran kredit khusus untuk peserta BP Jamsostek ini bisa mencapai Rp100 miliar hingga akhir tahun 2021,” imbuh Haru.

Beli rumah terbatas? tak ada salahnya membeli rumah lelang. Simak video berikut untuk tau informasi selengkapnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pemerintah Dorong Pembiayaan Perumahan Syariah

RumahCom – Skema pembiayaan syariah untuk perumahan maupun produk properti lainnya di Indonesia masih sangat kecil dengan porsi baru 16 persen dibandingkan konvensional. Di sisi lain potensi untuk p

Lanjutkan membaca1 Des 2021

Pengembang Kebut Pembangunan Kejar Insentif PPN Yang Segera Berakhir

RumahCom – Insentif pembebasan PPN telah sangat nyata meningkatkan penjualan unit properti perusahaan developer. Pengembang APL terus  mendorong pembangunan berbagai proyeknya untuk memaksimalkan i

Lanjutkan membaca1 Des 2021

Enam Perumahan Subsidi Di Sumatera Selatan Dapat Bantuan PSU

RumahCom – Program bantuan prasarana sarana dan utilitas (PSU) bisa menjadi stimulus untuk mendorong pengembang terus membangun perumahan subsidi. Masyarakat juga bisa mendapatkan kualitas jalan lin

Lanjutkan membaca2 Des 2021

Pandemi Hadirkan Kebutuhan Properti Premium, Pengembang Kian Confident

RumahCom – Pengembang terus memenuhi kebutuhan pasar untuk segmen tertentu yang meningkat saat situasi pandemi Covid-19. Untuk itu pengembang PT Indonesian Paradise Property menghadirkan Antasari Pl

Lanjutkan membaca2 Des 2021

Township Hasil Kolaborasi Dua BUMN Ini Diserahterimakan

RumahCom – Dua perusahaan BUMN Perum Perumnas dan PTPN II berkolaborasi mengembangkan proyek kota baru Kota Mandiri Bekala di Deli Serdang, Sumatera Utara. Tahap pertama kota mandiri ini telah berha

Lanjutkan membaca2 Des 2021

Masukan