Pengembang Bakal Agresif Dorong Kinerja Bisnis Tahun 2022

Wahyu Ardiyanto30 Des 2021

RumahCom – Pelemahan bisnis akibat dampak  pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir akan didorong pada tahun 2022. Pengembang kian optimistis seiring tren peningkatan bisnis seperti PT Mas Murni Indonesia Tbk yang akan agresif menggarap proyek-proyek yang tertunda akibat pandemi.

Seiring terus meningkatnya transaksi bisnis properti, kalangan pengembang berancang untuk lebih ekspansif menjalankan bisnisnya pada tahun 2022. PT Mas Murni Indonesia Tbk misalnya, akan langsung mengebut dengan melanjutkan sejumlah ekspansi bisnis yang sempat tertunda akibat berbagai kendala karena pandemi Covid-19 yang telah kita jalani selama dua tahun terakhir.

Salah satu agenda bisnis yang dilakukan PT Mas Murni Indonesia yaitu mengembangkan proyek mixed use development di Surabaya. Menurut Direktur PT Mas Murni Indonesia Peterjanto Suharjono, setelah terhambat karena pandemi, perusahaannya akan melanjutkan pembangunan proyek mixed use yang berlokasi di Jalan Embong Malang, Surabaya.

“Kami sangat optimistis kalau proyek ini akan bisa diselesaikan dalam waktu dua tahun saat nanti kita mulai di awal tahun 2022. Selain melanjutkan pengembangan proyek mixed use kami juga akan melanjutkan pengembangan proyek perumahan Garden Estate di Gresik seluas 6 hektar dan beberapa pengembangan lainnya,” ujarnya.

Untuk proyek Garden Estate ini telah dilakukan launching dengan proses pemasaran dan pembangunan unit rumahnya. Hanya saja karena adanya pandemi membuat progres proyek perumahan ini sempat terhenti dan seiring terus membaiknya perkeonomian, pengembangan proyek ini kembali dilanjutkan.

Bukan hanya itu, beberapa agenda bisnis yang lain juga akan digenjot seperti fasilitas rekreasi yang dikonsep glamping area dan outbond bernama Forest Garden di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Ini merupakan salah satu destinasi wisata yang dikelola oleh Mas Murni Indonesia yang makin diminati wisatawan lokal dan mancanegara. Hingga kuartal keempat 2020 lalu sebanyak 20 glamping area sudah beroperasi penuh.

Sejak bulan Oktober 2021 aktivitas di Forest Garden ini juga terus berangsur pulih sehingga diharapkan bisa memberikan kontribusi yang baik kepada perusahaan untuk periode tahun depan. Mas Murni juga telah menambah jumlah glamping dari sebelumnya 20 unit menjadi 30 unit untuk tahun 2022.

Untuk segmen bisnis yang lain, melalui PT Indo Udang Mas Lestari dikembangkan juga lini usaha di bidang budidaya perikanan khususnya budidaya udang Vaname untuk memenuhi pasar nasional dan multinasional. Lini bisnis ini juga akan terus ditingkatkan pada tahun 2022 secara bertahap.

Berbagai aktivitas bisnis akan terud didorong secara agresif pada tahun 2022. Perusahaan akan mengoperasikan 12-20 petak tambak udang dari selama pandemi yang hanya lima petak tambak. Untuk segmen perhotelan dan perkantoran juga akan didorong melalui Garden Palace Hotel dan perkantoran IBT Center.

“Pandemi dan berbagai kebijakan PPKM telah berdampak pada penurunan kinerja hotel hingga 40 persen bahkan sempat tutup selama tiga bulan. Seiring berbagai pemulihan yang terus terjadi, kami sangat optimistis untuk terus menjalankan bisnis dengan berbagai konsep maupun strategi yang telah kami siapkan,” beber Peterjanto.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ada SuperApp Yang Memudahkan Pengajuan KPR Subsidi

RumahCom – PPDPP telah mengembangkan berbagai aplikasi untuk memudahkan masyarakat dan seluruh stakeholder mengakses KPR subsidi FLPP. Berbagai aplikasi yang digabung menjadi SuperApp SiKasep ini di

Lanjutkan membaca28 Des 2021

Perbankan Syariah Juga Bersemangat Salurkan KPR Subsidi FLPP

RumahCom – Berbagai kalangan kembali menunjukan optimismenya untuk program perumahan bagi segmen MBR. Bank syariah BUMN, Bank BSI, juga menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan KPR subsidi FLPP sehi

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Tujuh Proyek Infrastruktur Dasar Di Sulawesi Tanggara Diselesaikan

RumahCom – Kementerian PUPR kembali menandatangani prasasti untuk tujuh proyek infrastruktur di wilayah Sulawesi Tenggara. Penandatanganan prasasti ini untuk memperlihatkan kontraktor maupun konsult

Lanjutkan membaca29 Des 2021

2020-2021 Periode Berat Untuk Sektor Properti, Bagaimana 2022?

RumahCom – Tahun 2020-2021 merupakan tahun yang kita jalani dengan adanya pandemi Covid-19 yang membuat sektor bisnis dijalankan serba berat. Sektor properti menjadi salah satu bisnis yang terdampak

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Tahun 2022, Rumah Tapak Masih Jadi Andalan Pengembang

RumahCom – Pengembang manatap optimistis bisnis properti tahun 2022 yang masih ditopang oleh produk landed house. Swancity merupakan township di Tangerang yang masih akan fokus menyediakan produk la

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Masukan