Ada Jalan Dan Jembatan Penghubung Baru, Ini Manfaatnya Untuk Masyarakat Konawe

Wahyu Ardiyanto30 Des 2021

RumahCom – Kementerian PUPR melanjutkan pembangunan jalan poros dan jembatan yang mengubungkan ruas Morosi-Lasolo di Konawe, Sulawesi Tenggara. Keberadaan infrastruktur ini bisa mendukung kawasan industri nikel, kelancaran aksesibilitas, hingga membuka banyak potensi ekonomi baru.                       

Pemerintah terus mendorong berbagai proyek infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia untuk mendorong pemerataan infrastruktur dan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Salah satunya seperti proyek pembangunan ruas jalan Morosi-Lasolo di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penanganan Jalan Morosi sepanjang 17 km itu untuk peningkatan konektivitas dari Konawe ke Konawe Utara sehingga bisa mendukung pengembangan kawasan industri nikel di Konawe.

Basuki berpesan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR sebagai penanggung jawab untuk mempercepat penyelesaian proyek Jalan Morosi-Lasolo ini. Bila jalan ini telah diselesaikan maka akan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat.

“Ini merupakan jalan poros yang akan memberikan manfaat besar bagi kawasan makanya saya minta proyek ini segera diselesaikan. Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan memiliki tujuan untuk memangkas biaya logistik sehingga daya saing kita juga meningkat, makanya proyek ini harus dipercepat,” ujarnya.

Penanganan segmen Jalan Morosi ini sepanjang 17 km yang dikerjakan pada tahun 2020 lalu sepanjang 4,5 km. Pada tahun anggaran (TA) 2021-2022 dilanjutkan dengan penanganan jalan sepanjang 16,9 km yang meliputi rekonstruksi jalan sepanjang 3,2 km, pelebaran jalan 13,7 km, pelebaran jembatan 20,6 meter, pemeliharaan rutin jalan 4,5 km, dan pemeliharaan jembatan 134,8 meter. Saat ini progres fisik untuk TA 2021-2022 mencapai 18,6 persen.

Dengan akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar. Penyelesaian Jalan Morosi ini juga diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat melalui pemerataan pembangunan dengan membuka berbagai peluang usaha maupun ekonomi baru.

Keberadaan jalan poros ini juga akan membuat jalan dalam kota bisa lebih awet karena kendaraan besar memiliki jalur alternatif. Pada akhirnya keberadaan jalan poros ini juga bisa meningkatkan kelancaran dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Pembangunan Jalan Morosi ini menggunakan anggaran APBN senilai hampir Rp140 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Yasa Patria Perkasa-PT Gangking Raya (KSO). Sesuai kontrak, ditargetkan serah terima pekerjaan ini atau provisional hand over (PHO) konstruksi jalan bisa dilakukan pada akhir tahun 2022.

“Sekali lagi saya minta proyek jalan dan jembatan ini dipercepat. Gunakan langgam rock and roll jangan keroncong, tapi jangan juga mengorbankan kualitas beton karena nantinya di sini akan banyak kendaraan over dimensi dan over loading (ODOL) yang akan melintas,” pungkas Basuki.

Bangun rumah tidak harus selalu mahal. Siasati trik bangun rumah dengan anggaran minim lewat video berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Perbankan Syariah Juga Bersemangat Salurkan KPR Subsidi FLPP

RumahCom – Berbagai kalangan kembali menunjukan optimismenya untuk program perumahan bagi segmen MBR. Bank syariah BUMN, Bank BSI, juga menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan KPR subsidi FLPP sehi

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Tujuh Proyek Infrastruktur Dasar Di Sulawesi Tanggara Diselesaikan

RumahCom – Kementerian PUPR kembali menandatangani prasasti untuk tujuh proyek infrastruktur di wilayah Sulawesi Tenggara. Penandatanganan prasasti ini untuk memperlihatkan kontraktor maupun konsult

Lanjutkan membaca29 Des 2021

2020-2021 Periode Berat Untuk Sektor Properti, Bagaimana 2022?

RumahCom – Tahun 2020-2021 merupakan tahun yang kita jalani dengan adanya pandemi Covid-19 yang membuat sektor bisnis dijalankan serba berat. Sektor properti menjadi salah satu bisnis yang terdampak

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Tahun 2022, Rumah Tapak Masih Jadi Andalan Pengembang

RumahCom – Pengembang manatap optimistis bisnis properti tahun 2022 yang masih ditopang oleh produk landed house. Swancity merupakan township di Tangerang yang masih akan fokus menyediakan produk la

Lanjutkan membaca29 Des 2021

Pengembang Bakal Agresif Dorong Kinerja Bisnis Tahun 2022

RumahCom – Pelemahan bisnis akibat dampak  pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir akan didorong pada tahun 2022. Pengembang kian optimistis seiring tren peningkatan bisnis seperti PT Mas Murni

Lanjutkan membaca30 Des 2021

Masukan