Gerak Cepat, Tiga Bank Syariah Hasil Merger Bisa Langung Salurkan KPR Subsidi

Boy LeonardFebruari 9, 2021

Bank Syariah Bisa Salurkan Subsidi

RumahCom – Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan hasil merger antara Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah. BSI telah menetapkan tiga kantor cabang utamanya untuk menjadi pilot project penyaluran KPR bersubsidi FLPP.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan beroperasinya Bank Syariah Indonesia (BSI) pada awal bulan Februari ini. BSI merupakan bank syariah hasil merger tiga bank syariah nasional yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah.

Ketiga bank yang menjadi BSI ini juga berdampak pada penyaluran KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk diketahui, kecuali Bank Mandiri Syariah, kedua bank syariah yang lain merupakan penyalur KPR FLPP.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, baik Bank BRI Syariah dan Bank BNI Syariah merupakan bank pelaksana yang menyalurkan KPR FLPP sehingga dengan penggabungan ini bank penyalur KPR FLPP yang tadinya ada 38 bank menjadi berkurang satu bank.

“Untuk itu akan dilaksanakan kesepahaman antara Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR dengan BSI dan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama (PKS) dengan PPDPP dan BSI. Untuk proses ini akan dilakukan pada bulan Februari ini juga sehingga bank penyalur KPR FLPP menjadi 37 bank,” ujarnya.

Terkait hal ini, BSI juga menyatakan kalau KPR FLPP ini akan menjaddi target product champion. Dengan penggabungan tiga bank, BSI memiliki 200 cabang dan tiga kantor cabangnya secara khusus akan dijadikan pilot project untuk penyaluran dana FLPP.

Ketiga kantor cabang terebut yaitu ex Bank BRI Syariah Cabang BSD City, Tangerang, Banten, ex Bank BNI Syariah Cabang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan ex Bank Syariah Mandiri Cabang Hasanudin, Melawai, Jakarta Selatan. Semua bank ini telah menggunakan entitas BSI.

Arief juga mengatakan, hingga saat ini BSI telah melakukan proses KPR FLPP hanya saja untuk penagihan dana FLPP-nya baru bisa dilakukan setelah adanya kesepahaman antara BSI dengan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR dan BSI dengan PPDPP.

“Fokus kami saat ini adalah pada timeline pelaksanaan penyalurann dana FLPP tahun 2020. Kami juga terus melakukan rekonsiliasi atas penyaluran tiga bank pra merger ini dan mempersiapkan sistem teknologi host to host untuk BSI,” terangnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Kubisme, Art Deco, dan Skandinavia: Mengapa Tren Arsitektur Ikonik ini Kembali Popular

Tren memang datang dan pergi, tetapi desain yang abadi akan tetap adaTren biasanya menunjukkan preferensi orang pada periode waktu tertentu, baik dalam seni, budaya pop, teknologi, atau gerakan sosial

Lanjutkan membacaFebruari 5, 2021

Properti Sepekan: Investasi di Sektor Properti Meningkat, Harga Sewa Perkantoran Turun

8 Bank Pembangunan Daerah Menjadi Penyalur Dana FLPPFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2021 akan didukung delapan Bank Pembangunan Daerah tambahan sebagai penyalur dana bantuan. BP

Lanjutkan membacaFebruari 8, 2021

Arsitek dan Desainer Interior Muda Indonesia Berpeluang untuk Mendunia

RumahCom - Ajang bergengsi pencarian talenta-talenta muda Arsitektur dan Desain Interior berbakat antarnegara, Asia Young Designer Awards (AYDA) 2020/21 yang telah memasuki tahun ke-9, kembali digela

Lanjutkan membacaFebruari 7, 2021

Tak Usah Khawatir, Pemerintah Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik

RumahCom – Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN akan menerapkan sertifikat elektronik menggantikan sistem analog. Dengan sistem elektronik ini akan tercipta efisiensi, kemudahan pendaftaran, hingg

Lanjutkan membacaFebruari 9, 2021

Masukan