Ini Bank Pertama Yang Menyalurkan KPR Bersubsidi Tahun 2021

Boy LeonardFebruari 9, 2021

Ini Bank Pertama Yang Menyalurkan KPR Bersubsidi Tahun 2021

RumahCom – Lembaga penyalur KPR subsidi FLPP, PPDPP, terus mempercepat penyaluran KPR FLPP dengan 38 bank penyalur yang telah digandeng sejak tahun lalu. Bank BRI menjadi bank pertama yang menyalurkann KPR FLPP untuk tahun ini.

Lembaga penyalur KPR subsidi failitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) langsung bergerak cepat untuk menyalurkan dana FLPP melalui bank pelaksana.

Untuk tahun 2021 ini, bank pertama yang menyalurkan KPR FLPP yaitu Bank BRI dengan nilai Rp4,6 miliar untuk membiayai 42 unit rumah yang dilakukan per tanggal 4 Februari 2021. Dengan penyaluran oleh Bank BRI ini, PPDPP sejak tahun 2010 lalu telah menyalurkan FLPP mencapai Rp55,6 triliun untuk membiayai sebanyak 764.897 unit rumah.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, tahun 2021 ini PPDPP dialokasikan anggaran mencapai Rp19,1 triliun yang terdiri dari Rp16,66 triliun anggaran dari APBN dan Rp2,44 triliun dari pengembalian pokok FLPP. Anggaran tahun 2021 ini sendiri bisa digunakan untuk membiayai sebanyak 157.500 unit rumah.

“Pelaksanaan penyaluran FLPP tahun ini juga akan bersamaan dengan disalurkannya program subsidi bantuan uang muka (SBUM) yang juga dimulai pada tanggal 4 Februari lalu. Hal ini sesuai dengan himbauan dari Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR sehingga pada tahun ini penerima FLPP juga mendapatkan program SBUM,” ujarnya.

Dengan FLPP yang disalurkan bersamaan program SBUM ini, bank pelaksana harus meninjau ulang perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah mengenai pelaksanaan penyaluran FLPP. Nilai yang dialokasikan untuk program SBUM tahun 2021 ini mencapai Rp630 miliar, sesuai dengan target penyaluran FLPP sebanyak 157.500 unit.

Dengarkan cerita 10 tahun perjuangan lalui berbagai cobaan demi punya rumah sendiri di video berikut ini.

PPDPP juga telah meneken PKS dengan 38 bank pelaksana yang terdiri dari sembilan bank nasional dan 29 bank pembangunan daerah (BPD) baik konvensional maupun syariah. Dengan bergabungnya Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) maka bank pelaksana FLPP menjadi 37 bank.

“Tahun ini harga patokan rumah bersubsidi juga masih sama dengan tahun 2020 lalu sehingga kami melihat ini masih bisa ditolerir oleh kalangan pengembang. Yang penting pastikan rumah yang dibangun telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, tidak perlu memperbanyak aksesoris yang hanya akan menambah cost bangunan tentunya harga ini masih cukup oke,” imbuh Arief.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tak Usah Khawatir, Pemerintah Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik

RumahCom – Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN akan menerapkan sertifikat elektronik menggantikan sistem analog. Dengan sistem elektronik ini akan tercipta efisiensi, kemudahan pendaftaran, hingg

Lanjutkan membacaFebruari 9, 2021

Mau Dapat KPR Subsidi BP2BT? Ini Syaratnya

RumahCom – Selain FLPP dan SSB, pemerintah memiliki program pembiayaan perumahan yang lain yaitu BP2BT. Pihak pengembang dan perbankan dihimbau untuk terus menyosialisasikan program ini sehingga leb

Lanjutkan membacaFebruari 9, 2021

Diluncurkan Saat Pandemi, Proyek Apartemen Di Australia Ini Diminati Konsumen Indonesia

RumahCom – Pengembang Australia Crown Group meraih kesuksesan untuk peluncuran proyek barunya yang dilakukan pertama kali di Indonesia yaitu Artis di wilayah sub urban Melbourne. Penjualan unit proy

Lanjutkan membacaFebruari 9, 2021

Masukan