Rumah Susun Seperti Ini Akan Jadi Standar Hidup Layak Masyarakat Tidak Mampu

Boy LeonardFebruari 10, 2021

RumahCom – Kementerian PUPR membangun rumah susun untuk masyarakat tidak mampu. Hunian seperti ini juga dijadikan percontohan untuk standar hidup yang lebih layak dengan menggandeng Kemensos untuk berbagai program pemberdayaan hingga kewirausahaan. Tahun ini akan dibangun sebanyuk 9.799 unit rumah susun.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun rumah susun (rusun) sebagai shelter atau tempat tinggal sementara untuk masyarakat tidak mampu kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti pemulung, gelandangan, manusia gerobak, lansia terlantar, dan sebagainya.

Pembangunan hunian vertikal ini juga akan dilengkapi dengan berbagai program untuk tempat pemberdayaan dan pengembangan usaha ekonomi produktif dengan menggandeng Kementerian Sosial (Kemensos). Rusun ini juga akhirnya akan dijadikan standar hidup layak bagi PPKS yang telah dilayani oleh Balai Rehabilitasi Sosial Kemensos dengan terlebih dulu mengikuti rehabilitasi sosial, pelatihan vokasional, hingga pembinaan kewirausahaan.

Penting sebelum beli rumah, pahami 5 hal yang penting perlu dipertimbangkan saat membeli rumah agar tak salah pilih. Selengkapnya lihat di video berikut ini.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, rusun ini bisa menjadi tempat pemberdayaan masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap dan dengan berbagai programnya bisa memberdayakan masyarakat sekaligus mengurangi kekumuhan kota.

Groundbreaking untuk pembangunan Rusun ini telah dilakukan di dua lokasi yaitu Kompleks Panti Asuhan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, seluas 1.932 m2 dan Kompleks Balai Karya Pangudi di Bulak Kapal, Bekasi, seluas 3.880 m2. Masing-masing rusun dibangun lima lantai yang terdiri dari 108 unit tipe 24 m2 untuk menampung 428 orang,” ujarnya.

Seluruh rusun juga akan dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) seperti jaringan air, listrik, sanitasi, area parkir, dan sebagainya. Setiap unitnya juga telah dilengkapi dengan aneka perabotan mulai tempat tidur, lemari, meja, kursi, dan sebagainya.

Untuk pemanfaatan ruangnya, lantai dasar digunakan untuk ruang pengelola, ruang serba guna, dan dua unit untuk hunian difabel berkapasitas empat orang. Di lantai dasar ini juga tersedia 18 unit kamar standar untuk kapasitas 72 orang.

Lantai dua dua hingga lima digunakan untuk ruang hunian yang masing-masing lantai berjumlah 22 unit standar berkapasitas 88 orang. Biaya pembangunan untuk kedua rusun beserta kelengkapaannya ini mencapai Rp86,6 miliar yang ditargetkan bisa digunakan pada bulan November 2021.

“Program pembangunan rusun untuk PPKS ini juga merupakan bagian dari program pembangunan sejuta rumah yang dicanangkan sejak tahun 2015 lalu. Periode 2015-2019 pencapaiannya sudah 4.800.170 unit dan tahun 2020 965.217 unit. Tahun ini, Kementerian PUPR akan membangun sebanyak 404.682 unit rumah dan khusus rumah susun sebanyak 9.799 unit,” beber Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

TOD Bisa Jadi Ciri Sunrise Property

RumahCom – TOD merupakan konsep hunian yang menggabungkan residensial dengan berbagai sarana pendukung yang ditunjang dengan transportasi publik modern. Konsep pengembangan hunian modern seperti ini

Lanjutkan membacaFebruari 10, 2021

Sektor Perkantoran Surabaya Mulai Bangkit

RumahCom – Sektor properti mulai menggeliat dengan didorong dari segmen perkantoran untuk wilayah Surabaya. Berbagai adaptasi dan penyesuaian selain kebutuhan akan ruang perkantoran telah membuat ge

Lanjutkan membacaFebruari 10, 2021

Setelah Direnovasi, Gedung Sarinah Akan Dikembalikan Seperti Aslinya Tahun 1960-an

 RumahCom – Gedung Sarinah yang merupakan salah satu cagar budaya akan dikembalikan seperti bentuk aslinya sebagaimana yang digagas oleh Presiden Soekarno. Targetnya, gedung ini akan kembali dibuka

Lanjutkan membacaFebruari 10, 2021

Pemerintah Tidak Akan Tarik Sertifikat Lama, Ini Tahapan Sertifikat Elektronik

RumahCom – Pemerintah menjamin pemberlakukan sertifikat elektronik tidak akan merugikan masyarakat. Sertifikat yang dipegang masyarakat tidak akan ditarik, tetap berlaku, dan penerapannya untuk tana

Lanjutkan membacaFebruari 10, 2021

Masukan