Vaksin Membuat Bisnis Properti Berada Pada Posisi “Hope”

Februari 15, 2021

RumahCom – Tahun 2021 kalangan pengembang lebih optimistis menghadapi bisnis terlebih dengan telah dimulainya program vaksin untuk pandemi Covid-19. Pandemi juga telah memunculkan berbagai kebutuhan maupun tren baru yang membuat potensi pasar properti tetap besar.

Bisnis properti yang terpukul akibat pandemi Covid-19 sesungguhnya telah menciptakan keseimbangan atau ekuilibrium baru untuk sektor ini. Properti telah mengalami masa kejayaan atau booming pada periode 2010-2014 lalu dan sejak saat itu situasinya terus menurun hingga diperarah oleh pandemi Covid-19.

Di sisi lain, kelesuan bisnis ini juga telah membuat banyak pihak terus melakukan penyesuaian termasuk situasi  ekuilibrium yang juga menciptakan emosi pasar (market emotion) dan memunculkan situasi pasar yang unik. Hal tersebut dikemukakan oleh Alim Gunadi, Director Strategic Business & Services Sinar Mas Land (SML).

“Pandemi ini memunculkan tren yang unik khususnya untuk wilayah-wilayah seperti Jabodetabek maupun kota-kota besar lainnya. Memang terjadi penurunan pada periode awal tahun khususnya setelah pandemi bulan Maret-April, tapi setelah itu trennya terus naik hingga kuartal terakhir 2020,” ujarnya.

Bila dirata-rata, penurunan bisnis akibat pandemi Covid-19 mencapai 50 persen tapi setelah itu tren kenaikannya juga signifikan yang bila ditotal mencapai 88 persen. Hal ini menandakan sektor properti masih menjadi kebutuhan yang terus dicari oleh masyarakat dan kenyataan kalau pasarnya juga sangat besar.

Pandemi juga semakin menguatkan kalau produk properti merupakan basic need khususnya bagi kalangan home seeker yang mencari hunian pertamanya. Ini juga sejurus dengan meningkatnya tren pencarian rumah secara online baik untuk produk primary maupun secondary.

Konsep TOD merupakan program pengembangan kawasan properti yang memaksimalkan fungsi transportasi massal. Selengkapnya simak di video berikut ini.

Terkait basic need, pandemi juga memunculkan beberapa hal lainnya terkait jenis maupun desain khusus yang dibutuhkan pasar. Pandemi yang membuat orang lebih banyak berkegiatan di dalam rumah memunculkan konsep dan kebutuhan khusus misalnya terkait desain, kenyamanan, privacy, hingga kebutuhan lainnya karena banyak orang yang harus bekerja dari rumah.

“Banyak rumah yang telah dijadikan kantor kedua hingga tempat belajar anak-anaknya dan itu memunculkan basic need akan sebuah hunian. Selain itu program vaksin yang telah dimulai juga memunculkan hope atau harapan yang baik untuk pasar menjadi lebih optimistis. Vaksin dan berbagai faktor lain terkait berubahnya lansekap hingga selera pasar ini membuat kita lebih optimistis dengan aktivitas bisnis sektor properti,” beber Alim.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Vaksin Covid-19 Bikin Pengembang Lebih Optimistis Jalani Bisnis

RumahCom – Kalangan pengembang menjadi lebih optimistis dengan telah dimulainya program vaksinasi untuk memutus pandemi Covid-19. Situasi pasar yang tertekan cukup lama akan lebih bergairah dengan p

Lanjutkan membacaFebruari 11, 2021

Perkantoran Hingga Ritel Masih Berat, Tapi Mulai Bergerak

RumahCom – Beberapa sektor properti memiliki kinerja yang berat pada periode tahun 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. Riset JLL menyebutkan, kendati situasinya masih cukup berat, sektor perkantoran

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Setelah Direvitalisasi, Pasar Seni Sukawati Bali Jadi Seperti Ini

RumahCom – Kementerian PUPR memiliki program untuk merevitalisasi kawasan maupun bangunan cagar budaya maupun ikonik. Pasar Seni Sukawati di Bali merupakan salah satu bangunan yang direnovasi dan si

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Regulasi Baru Jakarta, Proses Perizinan Dari 360 Hari Jadi 57 Hari, IMB Jadi 14 Hari

RumahCom – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan regulasi untuk memangkas waktu perizinan sehingga diharapkan bisa menggeliatkan perekonomian. Hal ini diapresiasi oleh kalangan pengembang terlebih sektor

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Masukan