Ini Yang Harus Dilakukan Milenial Supaya Bisa Punya Rumah

Februari 15, 2021

RumahCom – Membeli rumah bagi kalangan milenial membutuhkan disiplin tinggi dan pengorbanan. Pemerintah juga perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi khususnya bagi milenial first jobber untuk memprioritaskan memiliki rumah.

Kalangan milenial disebut pasar yang sangat besar namun minatnya terhadap hunian maupun produk properti masih perlu terus diedukasi. Milenial lebih mementingkan gaya hidup seperti traveling, hangout bersama kalangannya, membeli produk-produk gaya hidup, dan lainnya yang sifatnya konsumtif sehingga kurang perhatian terhadap produk huniannya.

Di sisi lain, membeli produk properti memang membutuhkan strategi keuangan hingga pengorbanan yang cukup besar karena harganya yang tinggi bagi kebanyakan kalangan. Kendati telah banyak dipaparkan berbagai strategi maupun tip untuk kalangan ini bisa segera mengakses produk properti pertamanya, masih ada beberapa tip lain yang bisa dilakukan supaya memiliki hunian bisa segera terwujud.

Menurut Endang Kawidjaja, Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), karena membeli rumah khususnya bagi kalangan first time home buyer memerlukan pengorbanan besar dari sisi alokasi dana, karena itu dibutuhkan edukasi dan sosialisasi dari pemerintah supaya kalangan milenial ini tergerak dan memprioritaskan membeli rumah.

“Anak muda yang baru bekerja dan dapat gaji pertama, itu biasanya yang dibeli yang bisa langsung digunakan. Misalnya beli motor dengan CC besar, selama fungsinya untuk alat transportasi mestinya beli motor biasa dengan CC yang lebih kecil sehingga biaya perawatan maupun pajaknya juga lebih kecil,” ujarnya.

Beli rumah dengan cicilan KPR Ringan, bisa dan mudah kok. Simak video berikut ini untuk tau triknya!

Membeli rumah bagi kebanyakan orang memang membutuhkan pengorbanan yang besar karena itu membutuhkan niat yang kuat, disiplin tinggi, hingga strategi supaya pengeluaran sehari-hari tidak terganggu. Pengorbanan misalnya, bisa jadi mengorbankan kenyamanan gaya hidup hingga menunda membeli sesuatu yang tidak prioritas.

Kembali ke soal motor dengan CC besar misalnya, menurut Endang, kalau sudah terlanjur dibeli motor besar ini sebaiknya dijual saja dan diganti dengan motor biasa. Sisa uangnya ditabung atau digunakan untuk menambah uang muka membeli rumah. Pengorbanan seperti ini untuk membeli rumah, secara jangka panjang juga tidak akan merugikan karena apresiasi nilai rumah akan jauh lebih besar sementara kendaraan malah akan menurun nilainya.

“Kedisiplinan lainnya yaitu jangan membuat kartu kredit terlebih bila masa kerja masih di bawah lima tahun. Periode 1-3 tahun awal bekerja itu justru kita harus sangat berhemat dan sebaiknya ini ditunjang dengan edukasi dan sosialisasi dari pemerintah untuk kalangan first jobber seperti ini. Punya kartu kredit boleh kalau masa kerja sudah lebih dari lima tahun dan gaji sudah di atas Rp10 juta,” pungkasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Regulasi Baru Jakarta, Proses Perizinan Dari 360 Hari Jadi 57 Hari, IMB Jadi 14 Hari

RumahCom – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan regulasi untuk memangkas waktu perizinan sehingga diharapkan bisa menggeliatkan perekonomian. Hal ini diapresiasi oleh kalangan pengembang terlebih sektor

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Vaksin Membuat Bisnis Properti Berada Pada Posisi “Hope”

RumahCom – Tahun 2021 kalangan pengembang lebih optimistis menghadapi bisnis terlebih dengan telah dimulainya program vaksin untuk pandemi Covid-19. Pandemi juga telah memunculkan berbagai kebutuhan

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Ada Bantuan Rp40 Juta Di Muka, Kenapa KPR BP2BT Kurang Diminati?

RumahCom – Dari program subsidi perumahan seperti FLPP dan SSB, program BP2BT kurang diminati oleh masyarakat. Padahal BP2BT ini memberikan bantuan langsung di muka sehingga cicilan per bulan yang d

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Kasus Tanah Keluarga Dino Patti Djalal Membuat Sistem Elektronik Makin Relevan Untuk Diterapkan

RumahCom – Berbagai kasus di seputar pertanahan masih kerap terjadi karena mudahnya manipulasi maupun pemalsuan dokumen-dokumen pertanahan. Karena itu program sertifikasi elektronik menjadi penting

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Krisis Karena Pandemi, Budaya Sebelum Krisis Menentukan Antisipasi

RumahCom – Saat situasi bisnis sulit seperti saat pandemi Covid-19 sekarang ini membuat semua dunia usaha beradaptasi dan mengeluarkan berbagai strategi untuk bertahan. Pengembang Ciputra Group berb

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Masukan