Empat Kabupaten Papua Dapat Alokasi 147 Unit Rumah Khusus

15 Feb 2021

RumahCom – Untuk mewujudkan pemerataan di bidang perumahan, Kementerian PUPR membangun program rumah khusus untuk masyarakat di wilayah Papua. Sebanyak 147 unit rumah khusus dibangun di empat kabupaten dengan anggaran Rp50,9 miliar.

Program pembangunan sejuta rumah yang diluncurkan sejak bulan April 2015 lalu terus digenjot pelaksanaannya oleh pemerintah. Salah satu bagian dari program pembangunan sejuta rumah ini yaitu rumah khusus yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Untuk melakukan pemerataan agar tidak terkesan Jawa sentris, program pembangunan rumah khusus ini dilaksanakan di wilayah paling timur Indonesia yaitu Provinsi Papua. Kementerian PUPR membangun sebanyak 147 unit rumah khusus untuk masyarakat Papua dengan anggaran mencapai Rp50,9 miliar.

Menurut Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, selain berbagai program perumahan khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), program rumah khusus ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi komunitas atau kelompok masyarakat tertentu.

“Jadi berbagai kalangan yang tergabung dalam komunitas seperti guru, pedagang, korban bencana atau pengungsi, tenaga medis, TNI-Polri, maupun petugas di daerah perbatasan ataupun wilayah terpencil bisa mendapatkan bantuan rumah khusus. Salah satunya seperti yang kami bangun di Provinsi Papua ini,” ujarnya.

Notaris selalu ada dalam setiap transaksi properti ataupun mengurus hal-hal terkait properti. Simak video berikut untuk mengenal Akta Notaris lebih lanjut.

Pemerintah, dengan program rumah khusus ini akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hunian yang layak huni secara merata di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Kemudian untuk memudahkan proses koordinasi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat setempat, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR juga membentuk Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Papua I untuk mempercepat pelaksanaan dann pengawasan pembangunan rumah khusus ini di lapangan.

Pembangunan 147 unit rumah khusus di Papua ini tersebar di beberapa lokasi khususnya di daerah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Papua I Faisal Soedarno, Papua menjadi wilayah pertama dilaksanakannya program pembangunan rumah khusus untuk tahun 2021 ini.

“Papua menjadi lokasi pertama pelaksanaan program tahun 2021 ini salah satunya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di bidang perumahan. Lokasinya tersebar di empat kabupaten yaitu Kabupaten Jayawijaya sebanyak 68 unit, Kabupaten Tolikara 25 unit, Kabupaten Nabire 30 unit, dan Kabupaten Yapen 24 unit,” jelasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ada Bantuan Rp40 Juta Di Muka, Kenapa KPR BP2BT Kurang Diminati?

RumahCom – Dari program subsidi perumahan seperti FLPP dan SSB, program BP2BT kurang diminati oleh masyarakat. Padahal BP2BT ini memberikan bantuan langsung di muka sehingga cicilan per bulan yang d

Lanjutkan membaca15 Feb 2021

Kasus Tanah Keluarga Dino Patti Djalal Membuat Sistem Elektronik Makin Relevan Untuk Diterapkan

RumahCom – Berbagai kasus di seputar pertanahan masih kerap terjadi karena mudahnya manipulasi maupun pemalsuan dokumen-dokumen pertanahan. Karena itu program sertifikasi elektronik menjadi penting

Lanjutkan membaca15 Feb 2021

Krisis Karena Pandemi, Budaya Sebelum Krisis Menentukan Antisipasi

RumahCom – Saat situasi bisnis sulit seperti saat pandemi Covid-19 sekarang ini membuat semua dunia usaha beradaptasi dan mengeluarkan berbagai strategi untuk bertahan. Pengembang Ciputra Group berb

Lanjutkan membaca15 Feb 2021

Ini Yang Harus Dilakukan Milenial Supaya Bisa Punya Rumah

RumahCom – Membeli rumah bagi kalangan milenial membutuhkan disiplin tinggi dan pengorbanan. Pemerintah juga perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi khususnya bagi milenial first jobber untuk mem

Lanjutkan membaca15 Feb 2021

Masukan