KEK Lido Dan Gresik Ditetapkan, Ini Dampaknya Untuk Pariwisata Hingga Devisa

Februari 16, 2021

RumahCom – Pemerintah kembali menetapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk wilayah Lido, Jawa Barat, dan Gresik, Jawa Timur. Pengembangan KEK ini bisa mendatangkan pendapatan hingga triliunan dan menyerap ratusan ribu tenaga kerja.

Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru di Lido, Provinsi Jawa Barat dan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIVE) di Gresik, Jawa Timur. Kedua KEK ini juga telah disetujui dan menjadi rekomendasi yang diajukan kepada presiden untuk bisa menghadirkan investasi dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Usulan KEK Lido sebagai KEK pariwisata dengan rencana bisnis dan pengembangan atraksi mulai dari theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining. Selain itu akan dikembangkan juga akomodasi resor bintang lima, hotel berbintang, hingga pengembangan kawasan transit oriented development (TOD) termasuk pengembangan eknomi kreatif.

Kehadiran theme park ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 63,4 juta orang hingga tahun 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahunnya. Inflow devisa dari wisatawan ini bisa mencapai 4,1 dollar Amerika selama 20 tahun. Untuk diketahui, KEK Lido merupakan bagian dari megaproyek Lido City yang dikembangkan oleh PT MNC Studio International Tbk yang dimiliki pengusaha dan politisi Hary Tanoesudibjo.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, yang juga Ketua Dewan Nasional KEK, dua kawasan ini diharapkan bisa  mendorong pariwisata Indonesia dan hasilnya harus jelas turis internasional akan berbondong-bondong ke Jawa Barat sehingga meningkatkan devisa.

Rumah bisa memberikan kenyamanan yang tak bisa diungkapkan. Terus apa sih enaknya punya rumah sendiri? Simak selengkapnya di video berikut ini.

“Sementara untuk KEK JIIPE diproyeksikan bisa menghadirkan investasii senilai 16,9 miliar dollar Amerika dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 199.818 orang saat nanti beroperasi penuh. Usulann KEK Lido sendiri akan menarik investai hingga 2,4 miliar dollar dan menyerap tenaga kerja hingga 29.545 orang,” ujarnya.

KEK JIIPE direncanakan untuk pengembangan bisnis industri metal, elektronik, kimia, energi, dan logistik. Hasil produksi pelaku usaha di dalamnya diproyeksikan bisa memberikan kontribusi ekspor hingga 10,1 miliar dollar per tahun saat beroperasi penuh. Saat ini telah ada komitmen dari anchor investor untuk mengembangkan smelter tembaga di dalam lokasi KEK.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk aksesibilitas dalam kaitan tol Krian Legundi Bunder Manyar yang turut diinisiasi bersama pemerintah provinsi. Selain dua wilayah KEK ini, Sidang Dewan Nasional KEK juga telah membahas untuk pengembangan 15 KEK yang terdiri dari sembilan KEK industri dan enam KEK pariwisata.

“Pengembangan KEK ini telah menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp70,4 triliun dan telah terealisasi sebesar Rp23,1 triliun hingga akhir 2020. Realisasi investasi terbesar berasal dari KEK Galang Batang yang beroperasi akhir 2018, KEK Sei Mangkei, dan KEK Kendal yang baru ditetapkan akhir 2019. Selain itu dari pengembangan KEK ini telah tercipta lapangan pekerjaan sebanyak 19.951 orang hingga akhir 2020,” jelas Airlangga.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tarif Tol Naik, Pelayanan Hingga Fasiltas Rest Area Akan Ditingkatkan

RumahCom – Pemerintah akan memastikan kenyamanan, fasilitas, hingga pelayanan seluruh ruas jalan tol termasuk kawasan rest area akan ditingkatkan dengan kenaikan tarif jalan tol. Fungsi rest area ju

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Lahan Perkebunan Kopi Gayo Dan Pisang Cavendish Di Aceh Ini Legalitasnya Masih Kawasan Hutan

 RumahCom – Daerah penghasil komuditas perkebunan seperti di Bener Meriah dengan kopi gayo dan pisang Cavendish memiliki kendala dari legalitas lahan perkebunannya.  Selama ini lahan yang telah di

Lanjutkan membacaFebruari 15, 2021

Konflik Hingga Mafia Tanah Bisa Dicegah Dengan Sertifikat Elektronik

RumahCom – Kementerian ATR/BPN terus mengembangkan dan membangun infrastruktur untuk pelaksanaan reforma agraria dengan berbasis elektronik. Seluruh layanan pertanahan maupun perizinan akan berbasis

Lanjutkan membacaFebruari 16, 2021

Infrastruktur Jadi Katalisator Percepatan Penjualan Produk Properti

RumahCom – Perkembangan infrastruktur di suatu lokasi bisa mengangkat produk properti yang dipasarkan di wilayah tersebut. Pengembang SML misalnya, diuntungkan dengan perkembangan infrastruktur untu

Lanjutkan membacaFebruari 16, 2021

Sekali Lagi, Sertifikat Elektronik Tidak Akan Menarik Sertifikat Yang Dipegang Masyarakat

 RumahCom – Kementerian ATR/BPN akan terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi terkait program digitalisasi sertifikat elektronik. Penerapan digitalisasi ini justru untuk menjamin keamanan serta k

Lanjutkan membacaFebruari 16, 2021

Masukan