Sektor Properti Tahun Ini Pasti Lebih Baik Dari 2019-2020

Februari 19, 2021

RumahCom – Sektor properti pada tahun ini disebut akan lebih baik dengan berbagai indikator maupun proyeksi dari lembaga-lembaga internasional. CIMB Niaga sebagai salah satu stakeholder properti menyebut tahun ini situasi untuk sektor properti yaitu reborn dan akan lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Optimisme terkait bisnis properti kembali dikemukakan dan kali ini datang dari kalangan perbankan. Menurut Mortgage & Indirect Auto Business Head CIMB Niaga Heintje Mogi, transaksi bisnis properti pada tahun 2021 ini akan lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya yaitu 2019 dan 2020.

“Tentunya saya bicara ini berdasarkan data karena pada kenyataannya pandemi memang sangat berpengaruh pada transaksai sektor properti. Tapi di tengah tekanan bisnis itu properti masih menjadi sektor yang mencatatkan kinerja positif, turun tapi masih positif sama seperti sektor kesehatan, informasi, maupun logistik yang positif pada saat pandemi ini,” ujarnya.

Proyeksi tahun 2021 situasinya akan lebih baik juga dengan melihat berbagai indikator perekonomian lokal maupun global. Bisnis properti pastinya tidak akan luput dari perkembangan perekonomian lokal dan global tersebut. Dengan sektor properti di negara-negara mitra dagang Indonesia bisa menjadi indikator itu.

Di Amerika misalnya, ada shifting pembelian properti dari produk apartemen ke landed house yang membuat catatan sektor properti di Amerika juga telah positif mencapai 5,51 persen pada periode kuartal ketiga 2020. Begitu juga di negara-negara regional seperti Singapura, Malaysia, maupun Vietnam yang sektor propertinya terus menunjukan tren yang positif.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Hal lainnya dari proyeksi lembaga-lembaga internasional terkait perekonomian global yang juga sangat positif. IMF memproyeksikan pertumbuhan mencapai 6,1 persen pada tahun ini, World Bank 4,4 persen, Asian Development Bank (ADB) 5,3 persen, hingga OECD 4 persen. Pemerintah Indonesia juga optimistis ekonomi tahun ini bisa tumbuh 4,5-5,5 persen.

“Kalau ditanya apakah properti tahun ini akan booming seperti periode 2010-2013 yang kenaikannya mencapai 20-30 persen per tahun, menurut saya tidak. Tapi kalau tahun ini reborn itu hampir pasti karena semua indikatornya menyatakan seperti itu makanya saya yakin  tahun ini situasinya akan lebih baik dibandingkan tahun 2019 dan 2020,” tandas Heintje.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

BI Relaksasi LTV, DP Rumah Nol Persen

RumahCom – BI kembali merelaksasi aturan LTV sehingga kredit untuk KPR maupun KPA bisa diberikan 100 persen sehingga debitur tidak perlu menyediakan uang muka. Aturan ini untuk mendorong pemulihan b

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2021

Pengembang Ini Ajak Konsumen dan Masyarakat Dapat Penghasilan Tambahan

RumahCom – Kalangan pengembang bukan hanya menebar promo maupun berbagai kemudahan pembelian untuk menarik minat konsumen di saat situasi sulit ini. Apartemen Anwa Residence mengajak konsumen dan ma

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2021

Pesan Gubernur Anies Untuk Pengembang Jakarta

RumahCom – Pemprov DKI Jakarta mengajak semua pihak untuk memberikan kontribusi aktif untuk pengembangan kota. Kalangan pengembang menjadi faktor penting untuk pengembangan kota karena itu terus dih

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2021

Sektor Industri Telah Jadi Penopang Saat Situasi Pandemi

RumahCom – Kawasan industri di koridor timur Jakarta masih mencatatkan kinerja positif untuk penjualan lahan industri. Hal ini akhirnya juga mendorong sektor residensial dan produk komersial ikut be

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2021

Pengembang DKI Jakarta Rekomendasikan Enam Hal Ini Untuk Pemprov

RumahCom – Pengembang yang tergabung dalam asosiasi perusahaan REI DKI Jakarta kembali merekomendasikan enam isu penting terkait bisnis properti. Beberapa hal yang diusulkan mulai peninjauan regulas

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2021

Masukan