Pengembang Optimistis Pembangunan Rumah Murah Tahun Ini Minimal Bisa Sama Dengan Tahun Lalu

Februari 24, 2021

RumahCom – Kalangan pengembang tetap optimistis bisa memproduksi rumah murah hingga 150 ribu unit pada tahun ini. Di tengah berbagai hambatan bisnis karena pandemi, pengembang yang tergabung di asosiasi perusahaan Apersi juga mengusulkan untuk perpanjangan tenor kredit hingga porsi pembiayaan antara pemerintah, SMF, dan bank pelaksana.

Segmen rumah murah telah menjadi penopang bagi kalangan pengembang di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Hal itu juga membuat pengembang-pengembang besar yang biasanya menyasar segmen produk seharga di atas Rp1 miliar mulai menurunkan segmennya untuk menggarap pasar di segmen Rp500 juta ke bawah.

Untuk segmen rumah bersubsidi bahkan tidak memengaruhi minat masyarakat kendati secara penjualan segmen ini juga ikut tergangu. Menurut  Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah, dari target 150 ribu unit rumah murah, tahun 2020 lalu hanya terealisasi sebanyak 80 ribu unit.

“Untuk tahun ini kami masih optimistis target tahun lalu 150 ribu unit bisa tercapai. Pandemi Covid-19 dampaknya memang sangat terasa di semua segmen karena proses pembangunan kita juga terganggu dengan banyaknya penyedia material bahan bangunan yang tutup belum lagi pembiayaan bank yang lebih selektif,” ujarnya.

Karena itu Apersi berharap dengan adanya vaksinasi akan bisa menggairahkan bisnis properti selain didukung dengan relaksasi seperti bunga perbankan yang rendah dan kebijakan pemerintah terkait sektor perumahan. Anggaran KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) tahun ini juga lebih besar sehingga produksi yang lebih banyak pada tahun ini juga lebih optimistis.

Setiap orang pasti punya rumah idaman yang diinginkan. Lalu bagaimana cara cerdas agar bisa temukan rumah idaman? Nonton video berikut ini untuk tau caranya, yuk!

Apersi juga telah mengusulkan selain anggaran perumahan yang ditambah, tenor kredit bisa diperpanjang sehingga cicilan yang dibayarkan masyarakat bisa lebih ringan. Porsi pembiayaan KPR bersubsidi FLPP selama ini dari pemerintah 75 persen, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) 25 persen diubah menjadi pemerintah 50 persen, SMF 25 persen, dan bank pelaksana 25 persen.

“Selain itu kelompok sasaran penerima subsidi juga perlu dievaluasi dari sisi penghasilan keluarga. Misalnya, penghasilan keluarga kurang dari Rp4 juta atau di kisaran Rp4 juta-Rp6 juta sehingga bisa diberikan suku bunga yang sesuai dengan kemampuan penghasilan keluarganya, tidak pukul rata seperti sekarang,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Kolaborasi Pengembang-Perbankan Hasilkan Kemudahan Ini Untuk Konsumen

RumahCom – Kalangan pengembang dan perbankan kembali berkolaborasi dengan melakukan bundling program sehingga promo yang dihasilkan menjadi lebih menarik. Kalangan pengembang terus berupaya menyajik

Lanjutkan membacaFebruari 23, 2021

Proyek Properti Di Bekasi Diuntungkan Perkembangan Infrastuktur Kawasan

RumahCom – Perkembangan sebuah kawasan dengan banyaknya pembangunan proyek infrastruktur seperti di wilayah koridor timur Jakarta pada akhirnya mendorong produk properti di kawasan. LRT City Bekasi

Lanjutkan membacaFebruari 23, 2021

Selama Ini Ada Yang Salah Dengan Penanganan Bencana Banjir Kita

RumahCom – Penanganan banjir yang terjadi di banyak wilayah membutuhkan kolaborasi dan visi bersama antar multisektoral. Selama ini penanganan banjir juga kurang tepat sehingga memicu dampak yang le

Lanjutkan membacaFebruari 23, 2021

Jadi Kawasan Industri dan Residensial Terbesar Asia Tenggara, Ini Berbagai Potensi Koridor Timur

RumahCom – Potensi koridor timur Jakarta yang mencakup Bekasi, Cikarang, hingga Karawang kembali dikemukakan. Berbagai pengembangan proyek infrastruktur akan menjadi motor penggerak kawasan ini masi

Lanjutkan membacaFebruari 23, 2021

Kementerian PUPR Terus Perbanyak Pembangunan Rusun

RumahCom – Kementerian PUPR terus membangun rumah susun untuk berbagai kalangan. Kali ini yang dibangun yaitu rusun untuk ASN di Bengkulu sehingga memudahkan kalangan ini bekerja dan berhunian. Kons

Lanjutkan membacaFebruari 24, 2021

Masukan