Pemerintah Bebaskan PPN Untuk Rumah Seharga Di Bawah Rp2 Miliar

Maret 3, 2021

RumahCom – Kementerian Keuangan menerbitkan aturan pembebasan PPN untuk produk rumah atau apartemen seharga di bawah Rp2 miliar dan diskon PPN 50 persen untuk produk seharga maksimal Rp5 miliar. Belied ini dikeluarkan untuk merangsang konsumsi pasar segmen menengah yang selama ini wait and see.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kembali memberikan relaksasi untuk pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN) yang umumnya dikenakan sebesar 10 persen untuk hampir seluruh produk yang dijual. Dalam hal ini, Kemenkeu memberikan kelonggaran PPN untuk produk properti rumah maupun apartemen hingga 100 persen alias bebas PPN.

Aturan yang tertera pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21 Tahun 2021 diantaranya mengatur mengenai diskon PPN untuk produk perumahan. Fasilitas ini diberikan untuk men-stimulate supaya orang segera melakukan pembelian rumah baik rumah tapak maupun rumah susun.

“Tujuan dari belied ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat segmen menengah karena selama pandemi Coviid-19 kalangan ini cenderung menahan belanjanya. Melalui aturan baru ini diharapkan muncul confident dari pasar dan mendorong konsumsi masyarakat dengan pemberlakuan PPN nol persen ini,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Belied PPN nol persen ini diberlakukan untuk pembelian rumah maupun apartemen seharga maksimal Rp2 miliar. Untuk produk dengan harga di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, diberlakukan diskon PPN sebesar 50 persen. Pembebasan dan diskon PPN ini berlaku mulai bulan Maret ini hingga akhir Agustus 2021.

Setiap orang pasti punya rumah idaman yang diinginkan. Lalu bagaimana cara cerdas agar bisa temukan rumah idaman? Nonton video berikut ini untuk tau caranya, yuk!

Syarat lainnya, produk rumah atau apartemen yang bisa mendapatkan fasilitas ini haruslah produk jadi (ready stock) dan siap huni. Adapun produk indent dibolehkan selama proses serah terimanya tidak melewati batas waktu yang ditetapkan yaitu akhir Agustus 2021.

Fasilitas ini juga hanya bisa dikenakan untuk satu orang dan satu produk. Kemudian produk yang telah mendapatkan fasilitas pembebasan maupun diskon PPN ini tidak boleh langsung dijual untuk jangka waktu minimal satu tahun.

“Aturan ini diterapkan untuk menyerap produk rumah maupun apartemen yang sudah siap huni dan dijual. Harapannya produk stok ini bisa terserap habis dan akhirnya merangsang permintaan kembali sehingga bisa memacu produk perumahan dan properti baru lagi,” beber Sri.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Rumah Dengan Kolam Renang Semi Private Ini Harganya Rp1,3 Miliar

RumahCom – Pengembang kembali meluncurkan produk residensial terbarunya dengan fitur maupun fasilitas khusus untuk menunjang kesehatan dan aktivitas penghuni saat pandemi Covid-19. SML meluncurkan r

Lanjutkan membacaMaret 1, 2021

Ada Tawaran Bunga KPR 4,71 Persen Dan Gratis Biaya-Biaya Dari Bank Ini

RumahCom – Bank BTN kembali memberikan berbagai kemudahan mulai bunga ringan hingga gratis biaya-biaya untuk pembelan rumah. Bank BTN juga menggandeng puluhan pengembang dan agen properti untuk memu

Lanjutkan membacaMaret 1, 2021

Tahapan Penataan Kawasan Wisata NTT, Infrastruktur Hingga Gazebo Dibenahi

RumahCom – Penataan kawasan pariwisata merupakan salah satu program Kementerian PUPR. Salah satunya yaitu penataan di kawasan pariwisata Kota Kupang yang mencakup penataan kawasan pantai hingga fasi

Lanjutkan membacaMaret 1, 2021

LRT City Ciracas Berpotensi Jangkau Market Lebih Luas

RumahCom - Sinyal positif bagi sektor properti di tahun 2021 menjadi momentum kebangkitan bisnis properti yang sempat terpuruk di tahun 2020 akibat dampak pandemi COVID-19. Tambah lagi sejumlah kebija

Lanjutkan membacaMaret 2, 2021

Pengembang Ini Berikan Diskon Hingga 35 Persen Di Seluruh Proyeknya

RumahCom – Pengembang terus memberikan berbagai gimmick marketing untuk menggairahkan pasar saat situasi bisnis lesu karena pandemi Covid-19. Damai Putra Group misalnya, memberikan diskon hingga 35

Lanjutkan membacaMaret 3, 2021

Masukan