Banyak Relaksasi, Tahun Ini Harus Jadi Titik Balik Sektor Properti

Maret 8, 2021

RumahCom – Berbagai relaksasi maupun stimulan yang dikeluarkan untuk mendorong kemajuan sektor properti harus dimanfaatkan untuk titik balik kemajuan sektor ini yang telah mengalami kelesuan berkepanjangan. Penghapusan dan diskon PPN menjadi angin segar untuk menggairahkan bisnis properti ditambah berbagai relaksasi lainnya.

Pemerintah mengeluarkan berbagai relaksasi maupun stimulan untuk menggairahkan sektor properti. Setelah sebelumnya Bank Indonesia (BI) mengeluarkan relaksasi pembiayaan properti dengan depe 0 persen dan penurunan suku bunga acuan, Kementerian Keuangan membebaskan PPN untuk rumah maupun apartemen seharga di bawah Rp2 miliar dan diskon PPN 50 persen untuk produk seharga maksimal Rp5 miliar.

Dengan relaksasi ini, pemerintah ingin mendorong daya beli segmen menengah yang selama ini wait and see dan menghabiskan produk ready stock karena belied ini berlaku hanya untuk produk jadi. Dengan produk jadi yang habis diharapkan bisa mendorong stok baru dan membuat sektor properti kembali bangkit beserta industri turunannya.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, berbagai kemudahan yang dikelurkan ini menandakan pemerintah mengerti dan menjadikan sektor properti sebagai pendorong perekonomian di tengah situasi bisnis yang melemah karena pandemi Covid-19.

“Apa yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk sektor properti ini sangat luar biasa dan ini harus bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk menjadi titik balik sektor ini keluar dari kelesuan yang panjang. Dengan banjirnya relaksasi di sektor properti kita bisa optimistis industri ini akan terus terdorong pada tahun ini,” ujarnya.

Ali merinci berbagai relaksasi yang dikeluarkan untuk membuat sektor ini lebih bergairah. BI 7-Days Repo Rate menjadi 3,5 persen, loan to value dan financing to value 100 persen untuk pembiayaan properti, hingga penghapusan dan diskon PPN 50 persen yang belum pernah dikeluarkan untuk sektor properti sebelumnya.

Supaya stimulus ini lebih maksimal, Ali mendorong kalangan perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya. Hal ini bisa dimulai dari bank-bank yang dimiliki negara (Himbara) sehingga nantinya akan diikuti oleh bank-bank swasta lainnya. Dengan suku bunga yang lebih rendah, masyarakat akan berlomba untuk membeli properti dengan pembiayaan KPR-KPA karena bunga yang menarik.

Inilah kebijakan pemerintah yang akan bantu masyarakat agar punya rumah. Selengkapnya nonton yuk di video berikut ini.

Berbagai kebijakan ini juga bisa dilihat kalau sektor properti tidak bisa dianggap enteng untuk mendorong terus meningkatnya perekonomian nasional. Terlebih pemerintah kerap menyatakan kalau properti merupakan lokomotif perekonomian dengan 174 sektor di belakangnya. Bila properti bergerak, maka 174 industri lainnya akan ikut bergerak.

“Relaksasi ini juga sepertinya akan terus berlanjut seiring berbagai PP maupun aturan turunan lain terkait UU Cipta Kerja yang semangatnya untuk memberikan penyederhanaan perizinan dan kemudahan bisnis. Untuk sektor properti, pasar masih menunggu terkait kemudahan untuk investasi asing maupun konsumen asing yang bisa membeli produk properti, bila kemudahan-kemudahan ini terus berlanjut maka properti akan lebih bergairah pada tahun ini,” beber Ali.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Perumahan Ini Menghadirkan Bike Track Seluas 20 Ha

RumahCom – Pengembang Metland menghadirkan fasilitas berupa bike track country yang bisa digunakan oleh pencinta sepeda dengan berbagai obstacle yang sangat menantang. Bike track ini berada di Metla

Lanjutkan membacaMaret 5, 2021

Kolaborasi Kementerian PUPR-Kemenparekraf Dengan Revitalisasi Hunian Hingga Jadi Homestay

RumahCom – Kolaborasi Kementerian PUPR dengan Kemenparekraf terus terjalin baik. Kementerian PUPR memiliki program revitalisasi supaya hunian masyarakat lebih layak hingga dijadikan homestay di kawa

Lanjutkan membacaMaret 5, 2021

Seperti Ini Modus Mafia Tanah

RumahCom – Praktik mafia tanah bisa bekerja mulai memalsukan dokumen, menggarap tanah terlantar, hingga saat berperkara di pengadilan. Status yang menumpuk, klaim para penggarap, hingga keputusan pe

Lanjutkan membacaMaret 5, 2021

Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula, Berfungsi Penyedia Air Baku, Penahan Banjir, Hingga Wisata

RumahCom – Bendungan Sindangheula di Serang, Banten, yang baru diresmikan memiliki beragam fungsi. Bendungan berbiaya Rp458 miliar ini berfungsi untuk pengairan sawah, suplai air baku industri, pena

Lanjutkan membacaMaret 5, 2021

Bukan Hanya Lokasi Bebas Banjir, Penting Juga Pastikan Sistem Pengendalian Banjir Di Perumahan

RumahCom – Hunian yang baik bukan hanya lokasi yang bebas banjir tapi kawasannya juga harus dilengkapi dengan mekanisme yang bisa memastikan tetap tidak banjir. Synthesis Homes misalnya, menerapkan

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Masukan