Potensi Wisata Saat Ini Yang Less Crowded Hingga Wellness

Maret 8, 2021

RumahCom – Kemenparekraf terus meningkatkan edukasi maupun pemasaran terkait potensi wisata tanah air. Bukan hanya mendorong orang agar berwisata tapi memperlihatkan berbagai penerapan new normal untuk sektor wisata yang aman saat pandemi ini.

Pemerintah terus mendorong berbagai sektor properti supaya kembali bangkit dan bisa menggerakan perekonomian nasional khususnya melalui pergerakan berbagai sektor turunannya. Untuk sektor pariwisata misalnya, ada potensi dari 55 juta kelas menengah yang sangat potensial untuk berwisata ke berbagai kawasan wisata Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya, pemerintah terus bersiap menyambut pemulihan sektor pariwista tanah air dengan bertumpu pada potensi dari wisatawann domestik sambil bersiap untuk kedatangan wisatawann manca negara.

“Dari segi pemasaran misalnya, sangat penting bagi kita untuk membangun kepercayaan pelaku usaha dan juga membangun kepercayaan pasar kalau Indonesia sudah siap dengan penerapan new normal khususnya untuk industri wisata. Berbagai perubahan yang dilakukan antara lain bukan hanya untuk memikat wisatawan untuk datang tapi kesiapan protokol kesehatan di lokasi-lokasi wisata,” ujarnya.

Saat ini lebih banyak orang yang mencari lokasi wisata yang less corwded sehingga berorientasi alam terbuka, kesehatan wellness, hingga adventure. Dari segi penerbangan, orang juga lebih suka direct flight atau untuk yang domestik memilih safe traveling dengan bepergian bersama seluruh angggota keluarga.

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini.

Karena itu pemasaran pariwisata ini juga sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19 dan semua sektor pariwisata harus bisa beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. Kemenparekraf sendiri terus berupaya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun persepsi bahwa Indonesia telah siap dengan new normal.

“Kami meyakini sektor pariwisata ini masih sangat potensial dan dengan kolaborasi dengan instansi lain seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengembangkan kawasan-kawasan wisata dan merevitalisasi rumah masyarakat menjadi homestay, itu menjadi alternatif yang bisa dipilih oleh wisatawan lokal. Dengan pembenahan bersama seperti ini kami yakin sektor pariwisata akan lebih baik pada tahun ini,” beber Nia.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pemerintah Berikan Banyak Insentif Untuk Properti, Pengembang Tambah Dengan Kemudahan Lain

RumahCom – Berbagai insentif yang dikeluarkan pemerintah seperti pembebasan PPN hingga penurunan bunga acuan direspon pengembang dengan memberikan berbagai kemudahan juga. SML misalnya, menawarkan k

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Berbagai Relaksasi Sektor Properti Juga Harus Direspon Pemerintah Daerah

RumahCom – Kalangan perbankan ikut menghimbau pemerintah daerah merespon berbagai relaksasi yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk sektor properti. Pemerintah daerah berperan penting untuk ikut mem

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Sasar Milenial, Pengembang Ini Tawarkan “Apartemen Bertanah”

RumahCom – Pengembang Modernland menawarkan rumah dengan konsep studio landed house sehingga bisa dipasarkan dengan harga lebih terjangkau untuk menyasar segmen milenial yang daya belinya masih terb

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Bank Syariah BUMN Ini Tawarkan Banyak Kemudahan Untuk KPR-KPA

RumahCom – Bank Syariah Indonesia (BSI) menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan perumahan hingga Rp38 triliun pada tahun ini. Beberapa kelebihan yang ditawarkan produknya yaitu marjin ringan, tenor

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Properti Sepekan: Konsumen Tak Perlu Bayar Uang Muka, WFH Bikin Perusahaan Pangkas Sewa Kantor

Penanganan Banjir Kini Tak Kenal Batasan AdministrasiBanjir yang mengguyur kawasan Jabodetabek bulan ini diwarnai perubahan kebijakan dari pemerintah pusat. Selama ini, pelaksanaan program penanganan

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Masukan