KPR Bersubsidi Sudah Tersalurkan Untuk 1.840 Unit Rumah

Maret 8, 2021

RumahCom – Hingga pekan pertama bulan Maret 2021 PPDPP telah menyalurkan KPR bersubsidi FLPP sebesar lebih Rp201 miliar untuk 1.840 unit rumah. Tren penyaluran KPR FLPP yang terus meningkat ini juga akan diikuti dengan pengawasan untuk menjamin produk yang diberikan kepada masyarakat merupakan rumah yang layak huni.

Lembaga penyalur KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan penyaluran KPR FLPP. Hingga minggu pertama bulan Maret 2021, PPDPP telah menyalurkan senilai Rp201,09 miliar untuk sebanyak 1.840 unit rumah.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, penyaluran ini merupakan 1,17 persen dari target penyaluran yang telah ditetapkan pada tahun ini sebesar Rp19,1 triliun. Angka Rp19,1 triliun sendiri merupakan dana APBN sebesar Rp16,1 triliun dan sisanya dari pengembalian pokok cicilan KPR FLPP dari masyarakat.

“Dengan penyaluran hingga bulan Maret ini total PPDPP telah menyalurkan KPR FLPP sebesar Rp55,79 triliun untuk sebanyak 766.695 unit rumah sejak tahun 2010 lalu. Untuk tahun ini peresntasenya memang masih kecil, tapi trennya terus meningkat sehingga kami sangat optimistis penyaluran dana FLPP akan bisa berjalan dengan baik,”  ujarnya.

Adapun bank pelaksana yang telah menyalurkan KPR FLPP terbesar yaitu Bank BRI sebanyak 405 unit. Disusul Bank Jambi 178 unit, Bank Artha Graha 119 unit, Bank Sulselbar 99 unit, Bank Jatim Syariah 63 unit, Bank Nagari 38 unit, Bank BNI 33 unit, Bank Jambi Syariah 30 unit, Bank BRI Agro 20 unit, Bank Riau Kepri Syariah 15 unit, Bank DIY 9 unit, Bank Kalsel Syariah 5 unit, Bank Riau Kepri 5 unit, Bank Kalsel 3 unit, dan Bank NTT 2 unit.

Arief juga mengatakan telah memberikan instruksi kepada seluruh bank penyalur untuk segera memproses antrian calon debitur KPR FLPP pada tahun 2021 ini. Bank juga diharuskan memprioritaskan calon debitur yang telah mendaftar sejak tahun 2020 lalu yang terekam pada aplikasi Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep).

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Selain itu, penyaluran yang semakin baik dengan menerapkan pengawasan maupun transparansi yang bisa dilakukan melalui beberapa penerapan aplikasi pada sistem PPDPP harus bisa menjamin kecepatan proses hingga kualitas rumah yang diberikan kepada masyarakat. PPDPP juga selalu menghimbau agar pihak perbankan jangan terlalu memprioritaskan jumlah penyaluran tapi juga harus memastikan kualitas rumah dari kalangan pengembang.

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan segera bekerja sama dengan PT PLN sehingga nanti pengawasan yang dilakukan akan lebih baik lagi. Jadi selain penyaluran yang cepat supaya akses pembiayaan rumah terjangkau bisa terdistribusi, harus dipastikan juga kualitas rumah yang layak huni dan itu menjadi kewajiban kita semua,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sasar Milenial, Pengembang Ini Tawarkan “Apartemen Bertanah”

RumahCom – Pengembang Modernland menawarkan rumah dengan konsep studio landed house sehingga bisa dipasarkan dengan harga lebih terjangkau untuk menyasar segmen milenial yang daya belinya masih terb

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Bank Syariah BUMN Ini Tawarkan Banyak Kemudahan Untuk KPR-KPA

RumahCom – Bank Syariah Indonesia (BSI) menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan perumahan hingga Rp38 triliun pada tahun ini. Beberapa kelebihan yang ditawarkan produknya yaitu marjin ringan, tenor

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Properti Sepekan: Konsumen Tak Perlu Bayar Uang Muka, WFH Bikin Perusahaan Pangkas Sewa Kantor

Penanganan Banjir Kini Tak Kenal Batasan AdministrasiBanjir yang mengguyur kawasan Jabodetabek bulan ini diwarnai perubahan kebijakan dari pemerintah pusat. Selama ini, pelaksanaan program penanganan

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Potensi Wisata Saat Ini Yang Less Crowded Hingga Wellness

RumahCom – Kemenparekraf terus meningkatkan edukasi maupun pemasaran terkait potensi wisata tanah air. Bukan hanya mendorong orang agar berwisata tapi memperlihatkan berbagai penerapan new normal un

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Digitalisasi Jadi Keniscayaan, Begini Keamanan Sertifikat Elektronik

RumahCom – Kementerian ATR/BPN terus menggodok pengaplikasian sertifikat tanah yang akan diterapkan secara bertahap. Berbagai metode maupun sistem keamanan akan diutamakan sehingga program digitalis

Lanjutkan membacaMaret 8, 2021

Masukan