Bunga Ringan Hingga Unit Jadi, Ini Beberapa Kelebihan Cicil Produk Properti Di Australia

Maret 16, 2021

RumahCom – Ada banyak kemudahan membeli unit apartemen menggunakan pembiayaan bank di Australia. Selain bunga ringan, pemerintah Australia juga mengatur jumlah pasok dan permintaan selain harga yang ditentukan oleh perbankan sehingga tidak ada unit yang over priced.

Di Australia konsumen asing bisa juga membeli produk apartemen kedua dengan pembiayaan dari perbankan. Syaratnya, pembiayaannya menggunakan refinancing kredit kepemilikan apartemen pertamanya yang bisa dikenakan kendati cicilan atas KPA unit pertamanya belum selesai.

Menurut Reiza Arief, Manajer Penjualan Crown Group Indonesia, pengembang Australia yang memasarkan produknya secara global, pembiayaan untuk properti kedua dimungkinkan setelah KPA pertama telah berjalan lima tahun dan asumsi sudah terjadi kenaikan nilai pada unit pertama mencapai 50 persen.

“Dari perbankan di Australia bisa memberikan pinjaman KPA kedua hingga 80 persen dari harga unit yang ditawarkan. Jadi pembiayaan untuk pembelian unit kedua itu dimungkinkan dan konsumen bisa membayarnya dengan pendapatan sewa dari unit yang telah dimilikinya,” ujarnya.

Hal ini dimungkinkan, karena tingkat kekosongan unit apartemen di Australia adalah 1,9 persen yang artinya sangat sedikit apartemen yang kosong atau tidak terisi. Kondisi ini berbeda dengan di Indonesia yang tingkat kekosongan unit apartemen bisa mencapai 40-50 persen dan bunga KPA di kisaran 5 persen (fixed rate) hingga 10 persen (float rate).

Di Australia, tingkat kekosongan bisa rendah karena pemerintahnya mengatur sangat ketat antara pasokan dan permintaan. Hal itu dijaga dengan mekanisme regulasi seperti izin membangun  yang ketat, pembatasan zona pembangunan, hingga regulasi perbankan.

Kalangan pengembang yang membangun juga harus memiliki pondasi keuangan internal yang sehat karena bank baru bisa membiayai setelah pembangunan proyeknya telah mencapai 50 persen. Dana bank ini juga tidak bisa langsung diberikan karena pengembang harus mengantongi penjualan secara off the plan sebanyak 50 persen dari total unit yang dipasarkannya.

Mau investasi di Indonesia walaupun tinggal di luar negeri? simak dulu video berikut ini.

Hal ini juga membuat 90 persen konsumen properti di Australia membeli dengan menggunakan kredit perbankan. Belum lagi valuasi nilai apartemen di Australia ditentukann oleh perbankan sehingga sangat jarang ada apartemen yang dijual secara over priced. Ini juga akhirnya mendorong banyak konsumen dari luar negeri menjadikan Australia sebagai tujuan utama untuk investasi propertinya.

“Status kepemilikan juga bersifat free hold atau SHM atas unit apartemen yang diberikan oleh pemerintah Australia kepada setiap pemilik unit meskipun mereka orang asing. Cara bayarnya juga ringan, cukup 10 persen yang dibayarkan kepada trust account dan nanti dicicil setelah unitnya jadi, kami sebagai pengembang tidak bisa menerima uang sebelum unit selesai dibangun,” beber Reiza.

Saat ini empat bank besar di Australia telah memangkas suku bunga pinjamannya bahkan bank pertama dan tertua di Australia Westpac, telah mengeluarkan suku bunga terbaru untuk owner occupiers sebesar 1,79 persen dan 1,8  persen fixed 2-3 tahun. Bank-bank besar juga terus  bersaing untuk mendapatkan komitmen dari pembeli karena pasar properti yang tengah hot di Australia.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengembang Terus Hadirkan Rumah Sehat

RumahCom – Konsep rumah sehat lebih dibutuhkan untuk menjamin seluruh penghuni tetap sehat saat situasi pandemi Covid-19. Pengembang SGG menghadirkan rumah kompak dengan desain gaya Jepang untuk mew

Lanjutkan membacaMaret 16, 2021

Pengembang Percaya Diri Dengan Potensi Koridor Timur

RumahCom – Pengembangan kawasan koridor timur membuat kalangan pengembang lebih percaya diri mengembangkan produknya. Salah satunya pengembang SML dengan produk Grand Wisata Bekasi yang terdampak be

Lanjutkan membacaMaret 16, 2021

Ditopang Manajemen Baru Yang Solid, Bank Pembiayaan Perumahan Optimistis Tahun 2021 Lebih Baik

RumahCom – Situasi pandemi bukan menjadi alasan untuk mengendurkan kinerja. Bank BTN tetap menargetkan pertumbuhan pada tahun ini dengan kenaikan laba di atas Rp2,5 triliun dan kenaikan pertumbuhan

Lanjutkan membacaMaret 16, 2021

Penyaluran KPR Bersubsidi FLPP Terus Meningkat

RumahCom – Lembaga penyalur KPR FLPP PPDPP Kementerian PUPR terus mencatatkan peningkatan penyaluran KPR FLPP. Hingga bulan Maret 2021 ini yang telah disalurkan sebanyak 7.266 unit senilai lebih dar

Lanjutkan membacaMaret 16, 2021

Homestay Program Sarhunta Di Manado-Likupang Ini Sewanya Rp200 Ribu Sehari

RumahCom – Kementerian PUPR terus mendorong program pembangunan hunian tidak layak sekaligus untuk menjadi homestay. Dengan dijadikan homestay, masyarakat bisa menjadi pelaku industri pariwisata dan

Lanjutkan membacaMaret 16, 2021

Masukan