Dana Tapera Sudah Disalurkan, Tahap Pertama Akan Biayai 51 Ribu Rumah

April 5, 2021

RumahCom – Kementerian PUPR dan instansi terkait terus berproses untuk mempercepat operasional BP Tapera. Berbagai aturan yang disusun akan segera membuat BP Tapera operasional dan untuk tahap awal ini akan membiayai sebanyak 51 ribu unit rumah.

Tabungan Perumahan (Tapera) terus berproses untuk segera aplikatif menyalurkan pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Badan Pengelola (BP) Tapera telah memastikan dana dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Bapertarum) PNS telah dialihkan ke BP Tapera senilai Rp10 triliun.

Menurut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko Djoeli Heripoerwanto, BP Tapera akan memiliki dua sumber pendanaan yaitu dari dana pengelolaan Bapertarum sebesar Rp10 triliun yang dikelola Kementerian Keuangan dan dana kas umum negara yang dialihkan ke BP Tapera sebesar Rp879 miliar.

“Jadi prosesnya terus  berjalan, likuidasi dari Bapertarum ke Tapera sudah berjalan dan dana senilai Rp10 triliun berupa deposito dari Kementerian Keuangan telah dialihkan ke Kementerian PUPR untuk diteruskan ke BP Tapera. Kementerian Keuangan juga telah mengalihkan dana di kas umum negara yang sebesar Rp879 miliar,” ujarnya.

Selain itu masih ada dana-dana lain dari Kementerian PUPR berupa piutang, deposito, giro, hingga hasil konversi dari aset lainnya yang akan dimasukkan ke dalam pendanaan Tapera. Kementerian PUPR juga telah menyerahkan piutang sebesar Rp16 miliar yang disertai nama debitur dan detil atas piutang tersebut. Sementara untuk deposito yang telah dialihkan ke BP Tapera senilai Rp872 miliar.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Dana-dana lainnya yang diserahkan Kementerian PUPR kepada BP Tapera yaitu giro senilai Rp80 miliar dan dana hasil dari konversi aset sebesar Rp1,9 miliar. Semua dana ini akan terus dikumpulkan dan dipupuk dalam kas Tapera untuk segera disalurkan kepada masyarakat untuk pembiayaan perumahannya.

Kementerian PUPR juga terus menyelesaikan proses teknis untuk operasional BP Tapera. Menurut Heri, panggilan akrab Eko Djoeli, setidaknya delapan dari sepuluh peraturan BP Tapera sudah diselesaikan. Misalnya, tata cara penunjukan bank kustodian, tata cara penunjukan manajer investasi, pengelolaan prinsip syariah, penunjukan bank penampung, mitra pembayaran, penunjukan bank penyalur, kepesertaan simpanan tabungan, dan sebagainya.

“Aturan-aturan teknis ini akan terus diselesaikan untuk segera BP Tapera bisa beroperasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk tahap awal ini BP Tapera akan menyalurkan pembiayaan untuk sebanyak 51 ribu unit rumah pada tahun 2021 dan ini sudah diajukan kepada komite untuk bisa direalisasikan,” jelasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pentinganya Konsolidasi Tanah Untuk Menghindari Urban Sprawl

RumahCom – Salah satu dampak buruk dari pesatnya perkembangan kawasan perkotaan adalah pertumbuhan kawasan yang tidak terarah ke berbagai sekitarnya (urban sprawl). Untuk itu dibutuhkan konsolidasi

Lanjutkan membacaApril 3, 2021

Refocusing Anggaran Kementerian PUPR, Ini Dampaknya Untuk Sektor Perumahan

RumahCom – Pemerintah melakukan refocusing untuk anggaran Kementerian PUPR dari Rp149 triliunan menjadi Rp131 triliunan. Hal ini tentunya memberikan dampak pada berbagai proyek strategis nasional ma

Lanjutkan membacaApril 3, 2021

Sumsel Dapat Alokasi 7.200 Unit Bantuan Perumahan

RumahCom – Kementerian PUPR terus melanjutkan program BSPS atau bedah rumah yang merupakan bagian dari program perumahan. Program yang dijalankan dengan skema cash for work  ini berdampak langsung

Lanjutkan membacaApril 5, 2021

Pengembang Hadirkan Aplikasi Teknologi Untuk Kemudahan Konsumen

RumahCom – Penerapan teknologi khususnya melalui aplikasi digital terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dengan produk properti maupun huniannya khususnya saat situasi pandemi. Pengembang SM

Lanjutkan membacaApril 5, 2021

Dapat Suntikan Rp2,25 Triliun, Perusahaan BUMN Ini Perbesar Penyaluran KPR

RumahCom – BUMN PT SMF mencatatkan kinerja positif pada tahun 2020 lalu yang merupakan tahun sulit karena banyaknya kendala akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, SMF akan memfokuskan untuk memperbesar

Lanjutkan membacaApril 5, 2021

Masukan