Relaksasi Pemerintah Bagus Tapi Banyak Syaratnya

April 8, 2021

RumahCom – Relaksasi maupun stimulus pemerintah untuk sektor properti dinilai sangat baik untuk mendorong pergerakan sektor yang memiliki industri terkait mencapai 174 sektor turunan. Beberapa masukan tetap disuarakan supaya belied ini bisa berdampak lebih luas untuk sektor properti.

Pemerintah terus mendorong sektor properti dengan memberikan berbagai relaksasi maupun stimulus untuk mendorong sektor ini terus maju. Hal ini dilakukan karena properti merupakan lokomotif perekonomian dengan 174 industri terkait sehingga bila properti maju akan ada banyak industri lain yang ikut bergerak.

Bahkan jauh sebelum ada pandemi Covid-19, pemerintah telah banyak memberikan relaksasi untuk sektor properti. Relaksasi saat pandemi yang diberikan antara lain kebijakan dp nol persen hingga pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen untuk produk properti senilai maksimal Rp2 miliar dan diskon PPN 50 persen untuk maksimal harga Rp5 miliar.

Menurut Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia (CII), relaksasi yang diberikan oleh pemerintah sangat bagus dan memang dibutuhkan oleh sektor properti. Relaksasi yang dikeluarkan juga memang bisa mendorong sektor properti untuk terus bangkit.

“Relakasasi ini bisa memberikan dampak yang besar untuk sektor properti karena memang menyentuh langsung yang paling dibutuhkan di lapangan. Dulu pemerintah mengeluarkan pembebasan pajak barang mewah (PPnBM) untuk properti yang harganya di atas Rp5 miliar, ini malah kurang terasa karena harga segitu untuk segmen yang sangat kecil, beda dengan relaksasi saat ini yang memang sangat dibutuhkan oleh pasar,” ujarnya.

Hanya saja ada beberapa kritik untuk pemberlakuan relaksasi tersebut. Pembebasan dp nol persen misalnya, hanya bisa diberikan oleh bank yang memiliki catatan kredit macet atau non performing loan (NPL) di bawah lima persen. Di sisi lain, pemberlakuan belied ini berdampak pada risiko bank yang lebih tinggi karena bila di tengah jalan ada konsumen yang macet maka bank akan terbebani dengan aset rumah yang dibiayainya.

Inilah kebijakan pemerintah yang akan bantu masyarakat agar punya rumah. Selengkapnya nonton yuk di video berikut ini.

Dp rendah juga membuat beban hutang debitur menjadi lebih tinggi yang berdampak pada pemberlakuan bunga yang lebih tinggi dan berpengaruh pada besaran cicilannya. Saat ini pemberlakuan suku bunga ringan yang diberikan oleh hampir semua bank hanya bersifat promo yang berbatas waktu 1-2 tahun sementara bunga pasar (floating) masih berkisar 9-10 persen.

Rentang yang masih cukup jauh antara suku bunga patokan BI Repo Rate dengan bunga pasar harusnya bisa dibuat lebih dekat. Suku bunga yang lebih ringan akan menggairahkan masyarakat untuk membeli produk properti dengan cara mencicil ke bank (KPR-KPA).

“Termasuk insentif PPN itu, harusnya dibuat untuk menyasar segmen yang lebih luas karena saat ini terkesan hanya untuk menghabiskan produk ready stock sehingga hanya developer tertentu yang bisa merasakan relaksasi ini. Pembebasan PPN ini sangat oke, kalau  bisa dibuat untuk menggerakkan sektor properti secara luas kenapa dibuat syarat produk dan berjangka waktu, setidaknya dibuat sepanjang tahun ini sehingga dampaknya juga bisa lebih besar,” beber Ferry.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Beberapa Negara Yang Berlakukan Layanan Pertanahan Elektronik Seperti Indonesia

RumahCom – Layanan pertanahan terus didorong dengan menerapkan aplikasi teknologi untuk menjamin kecepatan, keamanan, serta transparansi. Beberapa negara telah menerapkan layanan elektronik untuk bi

Lanjutkan membacaApril 7, 2021

Ada Bantuan Puluhan Juta Untuk Rumah yang Rusak Karena Bencana, Bantuan Sewa Juga Ada

RumahCom – Pemerintah akan memberikan bantuan untuk rumah-rumah yang rusak karena bencana alam. Bantuan yang diberikan mencapai puluhan juta untuk setiap unit rumah ditambah bantuan dana tunggu hari

Lanjutkan membacaApril 7, 2021

Tol Cisumdawu Dikebut, Pangkas Waktu Tempuh Bandung-Ketrajati Hanya Sejam

RumahCom – Kementerian PUPR terus mengebut pekerjaan jalan tol Cisumdawu untuk mengejar target operasional akhir tahun ini. Jalan tol ini akan menjadi kesatuan sehingga memudahkan akses kawasan sepe

Lanjutkan membacaApril 7, 2021

Hingga April, KPR Bersubsidi FLPP Tersalurkan 21.228 Unit

RumahCom – Penyaluran KPR bersubsidi FLPP terus meningkat dan pada kuartal ketiga tahun ini telah mencapai 21.228 unit senilai Rp2,311 triliun. Di sisi lain, target penyaluran FLPP yang besar tahun

Lanjutkan membacaApril 7, 2021

Gambir Bukan Cuma Stasiun, Gandaria Bukan Hanya Mal, Ini Pohon Lokal Yang Jadi Nama Kawasan Di Jakarta

RumahCom – Jakarta sebagai ibukota negara menggunakan banyak nama pohon untuk menandakan kawasannya. Jakarta juga menjadi kota yang menggunakan nama pohon sebagai penanda kawasannya dan hal ini perl

Lanjutkan membacaApril 8, 2021

Masukan