Pengembang Bisa Dapat Dana Talangan Dari Koperasi

April 11, 2021

RumahCom – Asosiasi  perusahaan pengembang Apersi akan  membentuk koperasi dengan sistem kerja dari dan untuk anggota. Dengan koperasi ini pengembang yang kesulitan biaya untuk mengurus perizinan bisa mendapatkan dana talangan.

Tantangan perumahan masih sangat berat bukan saja karena pandemi Covid-19 tapi berbagai hambatan maupun kendala di lapangan masih terus ada sejak lama dan ini membutuhkan penanganan. Karena itu dibutuhkan peran besar dari seluruh stakeholder khususnya pemerintah dengan berbagai regulasinya untuk membuat sektor pada modal ini terus maju dan mendorong industri lainnya yang mencapai 174 industri.

Dampak perekonomian khususnya pada sektor properti akibat pandemi Covid-19 selalu menjadi pembahasan khususnya di lingkungan asosiasi perusahaan developer. Dengan berbagai strategi dan terus beradaptasi dan menyesuaikan dengan kondisi sulit karena pandemi, tantangan untuk sektor perumahan masih sangat berat karena itu masih terus dibutuhkan terobosan-terobosan untuk membuat sektor ini bisa lebih bergerak.

Menurut Ketua Umum DPP Asoasiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah, kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya normal karena dampak pandemi Coovid-19 selalu menjadi agenda utama pembahasan diantara anggota asosiasi.

“Kita harus terus mencoba mencari terobosan-terobosan baru yang tujuannya untuk membuat industri rumah rakyat ini kembali berjalan lancar. Salah satunya dengan membentuk sebuah wadah koperasi yang anggotanya adalah pengembang yang tergabung di dalam asosiasi Apersi,” ujarnya.

Pembentukan koperasi ini, jelas Junaidi, untuk membantu para anggota yaitu perusahaan developer yang membutuhkan dana terkait proyeknya. Bisnis properti membutuhkan banyak dokumen dengan melibatkan lintas instansi, untuk beberapa prusahaan yang baru mulai berkecimpung di bisnis ini kerap kesulitan dengan berbagai legalitas ini dan umumnya semua membutuhkan biaya.

Koperasi bisa menjembatani kendala-kendala tersebut khususnya untuk para anggotanya. Misalnya ada anggota yang membutuhkan dana untuk pengurusan perizinan dan lainnya bisa diberikan dari koperasi seperti ini. Tentunya dana di sini bersifat dana talangan yang harus diganti oleh peminjam dana.

Tujuan dari koperasi untuk kebersamaan dengan dasar dari anggota untuk anggota. Untuk masalah perizinan misalnya, Apersi telah menyiapkan skema bantuan berupa dana talangan tersebut dan untuk aplikasinya telah menggandeng kalangan perbankan yaitu Bank BTN yang fokus pada pembiayaan perumahan.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Selain masalah perizinan, yang juga kerap dibahas yaitu persoalan pertanahan. Perizinan dan pertanahan ini kerap menjadi kendala karena keduanya memiliki kultur, geografis, hingga berbagai aturan yang berbeda di setiap daerah-daerah terlebih pada ere otonomi daerah saat ini.

“Kami dari asosiasi akan terus memberikan pelatihan-pelatihan dan juga advokasi pada anggota khususnya anggota baru yang belum berpengalaman menjalani bisnis properti yang cukup kompleks. Kami juga akan terus mendorong pemerintah baik pusat maupun daerah untuk terus memudahkan regulasi dan menyamakan persepsinya karena perumahan ini kebutuhan dasar yang harus bisa ditangani dengan baik,” bebernya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Hingga April, KPR Bersubsidi FLPP Tersalurkan 21.228 Unit

RumahCom – Penyaluran KPR bersubsidi FLPP terus meningkat dan pada kuartal ketiga tahun ini telah mencapai 21.228 unit senilai Rp2,311 triliun. Di sisi lain, target penyaluran FLPP yang besar tahun

Lanjutkan membacaApril 7, 2021

Gambir Bukan Cuma Stasiun, Gandaria Bukan Hanya Mal, Ini Pohon Lokal Yang Jadi Nama Kawasan Di Jakarta

RumahCom – Jakarta sebagai ibukota negara menggunakan banyak nama pohon untuk menandakan kawasannya. Jakarta juga menjadi kota yang menggunakan nama pohon sebagai penanda kawasannya dan hal ini perl

Lanjutkan membacaApril 8, 2021

Relaksasi Pemerintah Bagus Tapi Banyak Syaratnya

RumahCom – Relaksasi maupun stimulus pemerintah untuk sektor properti dinilai sangat baik untuk mendorong pergerakan sektor yang memiliki industri terkait mencapai 174 sektor turunan. Beberapa masuk

Lanjutkan membacaApril 8, 2021

Tahun Ini KPR Bersubsidi Akan Dihabiskan Hingga Oktober

RumahCom – PPDPP sebagai lembaga penyalur KPR bersubsidi FLPP terus mendorong bank pelaksana untuk lebih cepat merespon calon nasabah dan menyalurkan KPR FLPP untuk MBR. Tahun ini anggaran KPR FLPP

Lanjutkan membacaApril 11, 2021

Sesuai Zonasi, Pembiayaan Tapera Bisa Untuk Yang Bergaji Mulai Satu Jutaan

RumahCom – BP Tapera akan menjadi institusi utama yang akan memberikan pembiayaan untuk kalangan pekerja. Setiap pekerja dengan penghasilan paling minimal sekalipun bisa difasilitasi oleh Tapera den

Lanjutkan membacaApril 11, 2021

Masukan