Pemerintah Siapkan 4.300 Hektare Kawasan Industri Terpadu Batang

April 26, 2021

RumahCom – Pemerintah terus mematangkan pengerjaan proyek Kawasan Industri Terpadu Batang yang akan mengakuisisi lahan seluas 4.300 ha. Tahap pertama tahun ini juga akan dibangun pabrik kaca yang terbesar di Asia Tenggara sehingga kawasan ini bisa mendorong berbagai sektor bisnis lainnya khususnya menggerakan perekonomian nasional.

Pemerintah tengah mempersiapkan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri memantau proyek ini karena skala proyek yang besar dan akan mendatangkan investasi serta menyerap tenaga kerja besar.

Menurut Jokowi, Kawasan Industri Terpadu Batang ini akan digarap hingga luas mencapai 4.300 ha dan saat ini yang tahap persiapannya hampir selesai mencapai luasan 450 ha. Tahap pertama ini akan digunakan untuk berbagai investasi yang berkaitan dengan penerapan teknologi maupun industri turunannya.

“Saya secara rutin akan terus menanyakan progres kawasan industri ini selain berkunjung juga secara berkala untuk melihat langsung site proyeknya. Untuk tahap pertama, Kawasan Industri Terpadu Batang ini akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk industri kaca,” ujarnya.

Bukan sekadar industri berupa pabrik kaca, industri kaca yang akan dibangun di tempat ini akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan penerapan sistem pabrik yang canggih. Selain itu ada juga industri precursor, katoda, yang semuanya akan dibangun secara pararel bulan Juni dan Juli 2021.

Jokowi juga menyampaikan, kawasan industri ini akan dijadikan sebagai percontohan untuk pengembangaan kawasan-kawasan industri di wilayah-wilayah lain Indonesia. Pengembangan kawasan yang besar ini juga diharapkan akan terus meningkatkan kawasan-kawasan industri yang lain yang berada di provinsi-provinsi di Jawa maupun luar Jawa.

Jokowi juga telah menginstruksikan kepada jajaran manajemen direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) serta manajemen Grand Batang City untuk segera menyelesaikan pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang khususnya dengan penekanan untuk segera menyerap tenaga kerja dan menggerakkan perekonomian kawasan.

“Tentu kita berharap proyek ini bisa menyerap tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya untuk terus memberikan peluang pekerjaan yang luas khususnya untuk masyarakat setempat. Kita juga berharap akan ada capital inflow ke negara kita dan ini yang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Proyek Properti Dituntut Adaptif di Masa Pandemi

RumahCom - Pandemi COVID-19 memang belum usai. Bahkan berdasarkan Rumah.com Indonesia Properti Market Index Q1 2021, kondisi ini juga membuat dampak low season di sektor properti semakin terasa. Dat

Lanjutkan membacaApril 25, 2021

Gorontalo Dapat Jatah 1.260 Unit Program Bedah Rumah

RumahCom – Kementerian PUPR terus melaksanakan program bedah rumah untuk menangani rumah yang tidak layak huni menjadi lebih sehat dan layak huni. Di Provinsi Gorontalo dilaksanakan program bedah ru

Lanjutkan membacaApril 26, 2021

Rumah Miliaran Diskonnya Bisa Miliaran Juga

RumahCom – Pengembang terus meluncurkan berbagai gimmick marketing untuk menggairahkan pasar saat situasi pandemi Covid-19. Segmen rumah yang berharga miliaran bisa diberikan diskon dan berbagai sti

Lanjutkan membacaApril 26, 2021

Infrastruktur Terus Dorong Gairah Sektor Properti

RumahCom – Perkembangan infrastruktur langsung mendorong gairah proyek properti. Infrastruktur jalan tol Cinere-Serpong yang baru meresmikan exit Pamulang semakin memudahkan aksesibilitas kawasan in

Lanjutkan membacaApril 26, 2021

Masukan