Kementerian ATR/BPN-Kemenag Akan Integrasikan Data Tanah Wakaf

April 30, 2021

RumahCom – Kementarian ATR/BPN dan Kemenag akan mengintegrasikan data tanah-tanah wakaf. Integrasi ini juga diharapkan bisa mempercepat pendaftaran dan pensertifikatan tanah-tanah wakaf yang selama ini belum terdaftar.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengintegrasikan data tanah wakaf yang dimiliki Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) dengan Sistem Informasi Wakaf (Siwak) milik Kementerian Agama (Kemenag).

Dengan integrasi ini tanah wakaf yang telah terdaftar dan bersertifikat di Pusdatin Kementerian ATR/BPN bisa diidentifikasi langsung oleh Siwak Kemenag. Menurut Menteri ATR/BPN Sofyan Abdul Djalil, sinergi Pusdatin dan Siwak ini menjadi semacam mirror sehingga tanah-tanah wakaf yang terlah terdaftar dan bersertifikat ini datanya bisa disinergikan.

“Sebelum terintegrasi nanti Pusdatin Kementerian ATR/BPN dan Siwak Kemenag ini harus menyelaraskan data tanah wakaf yang sudah bersertifikat dan yang hanya memiliki ikrar wakaf. Berdasarkan data Pusdatin ada 164 ribu bidang tanah wakaf yang telah terdaftar dan bersertifikat makanya harus terus dilakukan akselerasi lintas sektor dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),” ujarnya.

Selama ini tanah-tanah wakaf yang masuk dalam program PTSL pendekatannya dari desa ke desa. Untuk itu perlu dibuat peta lokasi, penetapan lokasi (penlok) sebuah desa, dengan begitu semua tanah yang di desa itu kita sertifikatkan. Saat ini ada banyak tanah-tanah wakaf yang dikelola oleh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, organisasi-organisasi Islam lainnya yang semuanya meminta untuk disertifikatkan.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, selain saling bersinergi terkait data tanah wakaf, Kemenag berharap adanya portal bersama dengan Kementerian ATR/BPN dan untuk itu perlu integrasi sistem antara Kemenag dengan Kementerian ATR/BPN.

“Nanti secara teknis akan dibahas bisa dibahas bersama antara dua kementerian untuk kepentingan integrasi data ini termasuk dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Bila sudah terintegrasi akan memudahkan semua pihak untuk dan semoga ini terus meningkatkan pensertifikatan tanah-tanah wakaf yang banyak belum terdaftar,” imbuhnya.

Sebelum membeli tanah, sebaiknya Anda cek dulu legalitas atau keabsahan tanah tersebut. Caranya? simak penjelasan di video berikut ini.

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tahun Ini Ada 19 Ruas Tol Baru Sepanjang 427 Km Akan Beroperasi

RumahCom – Kementerian PUPR menargetkan akan terus mengoperasionalkan ruas jalan tol baru sepanjang tahun 2021 ini dari beberapa ruas yang telah diresmikan sejak awal tahun lalu. Ada 64 proyek jalan

Lanjutkan membacaApril 28, 2021

Pengembang Sukses Terapkan Digital Marketing Saat Pandemi

RumahCom – Pengembang terus memperkuat konsep pemasaran digital untuk menyiasati kesulitan tatap muka karena pandemi Covid-19. Hal ini diikuti dengan menghadirkan produk yang tepat, fasilitas new no

Lanjutkan membacaApril 28, 2021

Hunian TOD Bisa Jadi Primadona Milenial

RumahCom – Pemerintah akan terus mendorong konsep hunian yang terintegrasi sarana transprotasi atau konsep TOD untuk memudahkan kalangan milenial terkait akses terhadap produk huniannya. TOD bisa me

Lanjutkan membacaApril 29, 2021

Pandemi Jadi Ujian Pengembang Buktikan Komitmennya

RumahCom – Pandemi Covid-19 menjadi saat yang penting bagi pengembang untuk menunjukan komitmen pengembangan di proyeknya terlebih yang berskala kota. SML misalnya, kembali menegaskan komitmen penge

Lanjutkan membacaApril 30, 2021

Masukan