Ada 126 Juta Bidang Tanah, Ini Tahapan Percepatan Pensertifikatannya

Mei 6, 2021

RumahCom – Kementerian ATR/BPN memiliki target untuk mensertifikatkan 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia. Untuk mempercepat proses pendataan ini telah dimulai program PTSL baik dari pemerintah maupun menggalang potensi masyarakat untuk mempercepat proses pendaftaran dan pensertifikatan jutaan bidang tanah.

Untuk mempercepat proses pendataan dan pendaftaran pertanahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerapkan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Dengan PTSL proses pendataan maupun pendaftaran tanah bisa dilakukan secara cepat dan transparan.

Menurut Sekretaris Ditjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Kementerian ATR/BPN Dony Erwan, PTSL merupakan inisiatif pemerintah dalam mendaftarkan tanah secara sistematis desa per desa di setiap wilayah Indonesia yang betujuan untuk memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat, melengkapi data pertanahan nasional serta meminimalisir sengketa dan konflik tanah.

“Luas tanah di wilayah Indonesia yang bisa didaftarkan ada kurang lebih 126 juta bidang tanah. Presiden Joko Widodo meminta kepada Kementerian ATR/BPN untuk dilakukan percepatan pendaftaran tanah sehingga kami menjalankan program PTSL ini untuk mencapai target pensertifikatan seluruh bidang tanah,” ujarnya.

Untuk mencapai target besar tersebut, Kementerian ATR/BPN menerapkan beberapa langkah dan strategi. Langkah pertama, menyiapkan infrastrutur seperti alat ukur serta alat pendukung kegiatan lainnya. Kedua, melakukan survei dan pemetaan tiap-tiap bidang tanah di seluruh Indonesia untuk semua bidang tanah tanpa kecuali termasuk tanah adat.

Tanah adat di Provinsi Bali misalnya, ada empat distrik di Desa Pakraman, Bali, yang saat ini semuanya telah selesai didaftarkan.  Langkah berikutnya mempersiapkan sumber daya manusia untuk menjadi surveyor. Saat ini Kementerian ATR/BPN memiliki 17.590 aparatur sipil negara (ASN) di mana sebanyak 2.279 orang merupakan surveyor.

Jumlah ini masih kurang untuk menjalankan proses PTSL dan ini mendorong Kementerian ATR/BPN untuk merekrut Surveyor Kadaster Berlisensi (SKB) serta merekrut dan melatih para asisten surveyor berlisensi untuk pelaksanaan PTSL. Selain itu juga melibatkan konsultan pemetaan dan Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi (KJSKB) dalam kegiatan pemetaan.

Dari sisi anggaran, pelaksanaan PTSL ini utamanya bersumber dari APBN namun untuk mempercepat prosesnya Kementerian ATR/BPN juga mendapatkan dukungan dari program corporate social responsible (CSR), pembiayaan APBD, hingga hibah maupun pinjaman luar negeri.

“Kami juga mengenalkan PTSL dengan partisipasi masyarakat atau dikenal dengan PTSLPM. Dalam pelaksanaan PTSLPM ini kami melatih masyarakat terkait pengumpulan data fisik maupun yuridis atau yang dikenal pengumpul data pertanahan (Puldatan). Saat ini ada tujuh provinsi yang sedang dijadikan target PTSLPM yaitu Jambi, Sumatera Selatan, serta empat provinsi di Kalimantan,” ungkap Dony.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ada 45 PP dan 4 Perpres UU Cipta Kerja, Ini Dampaknya Untuk Penataan Ruang Hingga Investasi

RumahCom – Pemerintah telah menerbitkan berbagai aturan turunan dari UU Cipta Kerja baik PP maupun Perpres. Ada banyak terobosan yang diatur dalam berbagai aturan tersebut sehingga akan mempercepat

Lanjutkan membacaMei 4, 2021

Lagi, Pengembang-Perbankan Kolaborasi Hadirkan Bunga 2,5 Persen Hingga Tenor 30 Tahun

RumahCom – Kerja sama strategis kembali dilakukan kalangan pengembang dan perbankan untuk menghadirkan berbagai kemudahan bagi milenial. Jababeka Residence dan Bank UOB mengeluarkan program bunga ri

Lanjutkan membacaMei 4, 2021

Akad Kredit Masal KPR Senilai Rp2,5 Triliun Diselenggarakan Di Bali

RumahCom – Bank BTN kembali melaksanakan akad kredit masal yang dipusatkan di Bali untuk ikut mendorong perekonomian Pulau Dewata ini. Akad kredit masal yang dilakukan untuk sebanyak 15.500 debitur

Lanjutkan membacaMei 5, 2021

1.367 Unit Rumah Di Kalimantan Barat Dapat Bantuan PSU

RumahCom – Salah satu program perumahan Kementerian PUPR yaitu bantuan PSU untuk rumah-rumah yang dibangun kalangan pengembang. Dengan PSU ini kawasan perumahan bisa memiliki jalan lingkungan dan ut

Lanjutkan membacaMei 5, 2021

Tanjung Priok-Pademangan-Kemayoran Sebentar Lagi Bakal Bebas Banjir

RumahCom – Kementerian PUPR membangun mesin pompa di RE Martadinata, Jakarta Utara, dengan kapasitas 50 m3/detik. Mesin pompa ini bisa mengantisipasi banjir di tiga kecamatan yang mencakup luas 1.00

Lanjutkan membacaMei 5, 2021

Masukan