Asosiasi Pengembang Nyatakan Komitmen Bangun Rumah Subsidi Berkualitas

Boy LeonardMei 20, 2021

Asosiasi Pengembang Nyatakan Komitmen Bangun Rumah Subsidi Berkualitas

RumahCom – Pengembang yang tergabung di dalam 20 asosiasi perusahaan pengembang menandatangani komitmen untuk menyediakan produk perumahan yang berkualitas. Hal ini terkait dengan penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) yang membuat proses pembangunan rumah bersubsidi lebih transparan dan akuntabel.

Kalangan pengembang yang tergabung dalam 20 asosiasi perusahaan pengembang dan BUMN Perumnas menandatangani komitmen gerakan bersama bangun rumah bersubsidi berkualitas. Komitmen kalangan pengembang ini disaksikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Kedua puluh asosiasi perumahan yang menandatangani komitmen bersama ini yaitu Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Himpunan Pengembang Perumahan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (Apernas), Pengembang Indonesia (PI), Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas), Asosiasi Properti Indonesia (API), Apersi Bersatu, Perkumpulan Wirausahawan Rumah Rakyat Nusantara (Perwiranusa).

Kemudian Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asperi), Apernas Jaya, Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asprin), Asosiasi Pengusaha Perumahan Indonesia (Apperindo), Perkumpulan Pengembang Realestat Indonesia (Parsindo), Asosiasi Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama (Perpesma), Asosiasi Penyiapan dan Penyediaan Papan Indonesia (Appepi), Developer Properti Indonesia (Deprindo), Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (AP2ERSI), Asoasisi Properti Syariah Indonesia (APSI), dan Perkumpulan Apersi.

Acara ini sendiri digagas oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR sekaligus sebagai penanda dibukanya pelatihan bagi tenaga kerja Manajemen Konstruksi (MK) untuk aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk).

Hingga saat ini telah ada 3.000 peserta pelatihan untuk MK yang dibagi menjadi tujuh wilayah yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi di Aceh, Palembang, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Jayapura. MK dan aplikasi SiPetruk untuk memastikan kualitas rumah bersubsidi yang dibangun kalangan pengembang telah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

“Konstruksi bangunan merupakan salah satu unsur wajib yang harus dipenuhi untuk menjamin keselamatan penghuni bangunan. Karena itu perlu menjadi perhatian bersama bagaimana sektor ini bisa terus berkontribusi tidak hanya dari sisi kuantitas tapi juga kualitas yang harus dipastikan baik,” ujar Basuki.

Karena itu aplikasi SiPetruk bisa memastikan proses pengawasan yang dilakukan secara akuntabel, transparan, dan realtime. Basuki juga memastikan aplikasi SiPetruk tidak akan menjadi penghambat bagi perusahaan pengembang dalam proses membangun produk perumahannya.

“SiPetruk ini hanya akan memastikan kalau rumah yang dijual kalangan pengembang kepada masyarakat adalah rumah yang layak huni karena kualitas adalah suatu hal yang tidak dapat ditawar. Teknologi informasi seperti pada aplikasi SiPetruk ini hanya berupa sarana dan itu kembali kepada SDM kita yang harus berkualitas dan harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Setelah SiKasep Dan SiKumbang, SiPetruk Mulai Diperkenalkan

RumahCom – PPDPP akan segera meluncurkan aplikasi baru SiPetruk untuk menjamin kualitas rumah bersubsidi yang dibangun kalangan pengembang telah memenuhi persyaratan. Aplikasi PPDPP seperti SiKasep,

Lanjutkan membacaNovember 27, 2020

MBR Bisa Akses Rumah Rp150 Jutaan Di Bogor

RumahCom – Beberapa penawaran perumahan masih cukup banyak yang dipasarkan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun rumah komersial seharga Rp200 jutaan. Puri Harmoni 9 Extension m

Lanjutkan membacaFebruari 18, 2021

Rumah Bersubsidi Ini Juga Dirancang Dengan Desain Tanggap Pandemi

RumahCom – Berbagai adaptasi terus dilakukan di saat pandemi termasuk untuk desain rumah. Perumahan Griya Mulya Indah menerapkan desain rumah sehat dengan plafon tinggi dan bukaan ventilasi untuk ru

Lanjutkan membacaFebruari 18, 2021

Tahun Ini Rumah Bersubsidi Masih Akan Sangat Diminati

RumahCom – Segmen rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih akan diminati karena pasarnya yang sangat besar. kalangan pengembang memprediksi segmen ini masih akan tumbuh hi

Lanjutkan membacaMaret 4, 2021

Begini Aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi Memudahkan Penyaluran Rumah Subsidi

RumahCom – PPDPP akan menerapkan sistem aplikasi pemantauan konstruksi (SiPetruk) pada bulan Juni 2021. Aplikasi ini disebut akan memudahkan alur proses rumah subsidi dan kualitas rumah yang dibangu

Lanjutkan membacaMei 17, 2021

Masukan