Pemerintah Pastikan Image Rumah Bersubsdi Murahan Tidak Ada Lagi

Boy LeonardMei 20, 2021

Pemerintah Pastikan Image Rumah Bersubsdi Murahan Tidak Ada Lagi

RumahCom – Selama ini menyebut rumah bersubsidi terkesan kualitas yang rendah bahkan tidak layak huni sehingga masyarakat harus merenovasi dulu rumahnya. Image ini ingin dihilangkan dan untuk itu pemerintah menerapkan berbagai aplikasi untuk memantau proses program ini selain terus menuntut komitmen dari setiap stakeholder perumahan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, menegaskan keinginannya untuk menghapus image maupun persepsi rumah subsidi yang berkesan murahan. Hal itu salah satunya bisa diwujudkan melalui pembangunan serta penyediaan rumah subsidi yang berkualitas.

“Jadi, kita harus menghilangkan persepsi rumah subsidi itu merupakan rumah murahan dan tidak berkualitas. Rumah subsidi juga haruslah rumah yang berkualitas, termasuk kualitas lingkungannya, tidak boleh lagi ada anggapan kalau rumah bersubsidi itu murahan dan tidak layak huni,” katanya.

Sebuah rumah yang merupakan hunian bagi seluruh keluarga, menurut Basuki bukan hanya harus layak huni tapi juga berkualitas secara konstruksinya dan juga berkualitas secara lingkungan perumahannya. Terlebih lagi ada dana APBN dari setiap rumah subsidi yang dibangun sehingga harus bisa dipertanggungjawabkan secara baik.

Karena itu Basuki terus mengingatkan khususnya kepada kalangan pengembang maupun bank penyalur pembiayaan perumahan bersubsidi (FLPP). Saat akan melakukan akad kredit harus dipastikan di mana lokasi perumahan yang akan dibangun dan harus ikut memastikan kualitas produk yang akan dibiayainya.

Kalangan pengembang dan perbankan harus terus meningkatkan komitmennya dan menjadi mitra yang baik bagi pemerintah terkait penyediaan perumahan yang layak huni dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tidak boleh ada pihak yang menghambat hak masyarakat yang ingin mengakses hunian bagi keluarganya.

Karena itu lembaga penyalur FLPP Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) juga terus mengembangkan berbagai aplikasi untuk memudahkan setiap pihak terkait alur proses untuk mengakses rumah bersubsidi. Aplikasi yang ada harus bisa mempermudah masyarakat, pengembang, maupun perbankan dengan proses yang lebih cepat namun tetap transparan dan akuntabel.

“Saya juga selalu menyampaikan apresiasi dan penghargaan untuk kalangan pengembang maupun perbankan yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ini harus dijadikan upaya kita bersama untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat khususnya kalangan MBR terhadap perumahan yang layak,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pemerintah Sediakan Rumah Layak Huni untuk Eks Warga Timor-Timur

Rumah.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun rumah untuk warga Eks Timor-Timur (Timtim) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Keme

Lanjutkan membacaJuni 11, 2019

Ini Strategi Kementerian PUPR Hadapi Pemenuhan Hunian Layak

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa pemenuhan hunian layak semakin mendesak sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia"Kami berharap tercipta kemitraa

Lanjutkan membacaSeptember 29, 2020

Begini Aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi Memudahkan Penyaluran Rumah Subsidi

RumahCom – PPDPP akan menerapkan sistem aplikasi pemantauan konstruksi (SiPetruk) pada bulan Juni 2021. Aplikasi ini disebut akan memudahkan alur proses rumah subsidi dan kualitas rumah yang dibangu

Lanjutkan membacaMei 17, 2021

Aplikasi Sistem Pemantauan Struktur Rumah Subsidi Terus Disempurnakan

RumahCom – Penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) PPDPP terus dimatangkan untuk diterapkan secara penuh bulan depan. PPDPP kembali memastikan berbagai penerapan aplikasi seperti

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Masukan