Kelebihan Jalur Pansela Dibandingkan Pantura, Panoramic Road Hingga Kawasan Wisata

Mei 22, 2021

RumahCom – Kementerian PUPR terus meningkatkan kualitas jalan di jalur Pantai Selatan atau Pansela yang selama ini kalah populer dari jalur Pantura. Ada banyak kelebihan seperti panoramic road di jalur Pansela seperti yang dikemukakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pemerintah terus membangun berbagai proyek infrastruktur khususnya akses jalan untuk wilayah Pulau Jawa. Selain jalan tol, yang juga menjadi perhatian adalah lintas jalan antar provinsi khususnya wilayah jalan Pantai Selatan (Pansela) yang kalah pamor dari jalan Pantai Utara (Pantura).

Padahal ada beberapa kelebihan dari jalur Pansela seperti pemandangan maupun kawasan-kawasan wisata yang menarik. Karena itu Ditjen Bina Marge Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kemantapan jalan Pansela Jawa yang membentang dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur sepanjang 1.604 km.

Saat ini tengah dilakukan peningkatan kualitas layanan jalur Pansela Jawa sepanjang 99,6 km yang terdiri dari enam seksi. Perinciannya, seksi 1 dan 2 wilayah Jawa Tengah sepanjang 10,65 km, seksi 3, 4, 5 di wilayah Yogyakarta sepanjang 17,32 km, dan seksi 6, 7, 8, 9 di Jawa Timur sepanjang 71,69 km.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, peningkatan kondisi jalur jalan Pansela ini diharapkan bisa menjadi jalur wisata wilayah pesisir pantai selatan dan di sisi lain mengurangi beban lalu lintas di Pantura. Dampak lainnya yang diharapkan yaitu mengurangi kesenjangan perekonomian antara wilayah Pantura dengan Pansela.

“Untuk peningkatan kemantapan jalan di jalur Pansela ini didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu hingga 2023 nanti. Kami akan terus mempromosikan jalur Pansela Jawa supaya orang tertarik lewat selatan karena bukan hanya jalannya yang sangat baik tapi juga memiliki panoramic road dan ada banyak obyek wisata,” katanya.

Untuk penanganan jalur Pansela di wilayah Jawa Timur, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Kementerian PUPR Achmad Subki mengatakan, di wilayah Jawa Timur pembangunan jalan Pansela dibagi menjadi empat seksi.

“Ruasnya yaitu seksi 6 di Prigi-Batas, Kabupaten Tulungagung-Kretek-Brumbum sepanjang 17,78 km dan seksi 7 Ruas Batas. Kemudian di Kabupaten Tulungagung-Serang-Batas Malang sepanjang 12,85 km, seksi 8 Ruas Jarit-Puger sepanjang 23,18 km, dan seksi 9 Simpang Balekambang-Kedungsalam sepanjang 17,87 km,” jelasnya.

Hingga pekan kedua  bulan Mei 2021 progres untuk seksi 6 telah mencapai 31,63 persen. Meskipun di kontrak paket pekerjaan jadwal penyelesaian proyek ini selesai pada bulan April 2023, tapi akan diupayakan supaya bisa rampung pada akhir tahun 2022 sehingga bisa lebih cepat digunakan oleh masyarakat.

Ada kekhususan lain pada seksi 6 karena areanya yang berupa perbukitan dan memiliki topografi cukup rumit. Topografi kawasannya banyak bebatuan sehingga perlu digunakan teknologi khusus salah satunya dengan blasting (peledakan). Di sisi lain, seksi 6 ini merupakan penghubung dua obyek wisata  yang cukup besar yaitu Pantai Gemah dan Pantai Prigi.

“Sementara untuk seksi 7 pekerjaan utamanya adalah tanah galian, timbunan, dan jenis perkerasannya menggunakan aspal. Ada juga pembangunan dua jembatan yaitu Jembatan Kenongo dan Jembatan Watusewu. Hingga saat ini progres untuk seksi 7 telah mencapai 53,01 persen dan ditargetkan bisa rampung Februari 2022,” jelas Subki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Asosiasi Pengembang Nyatakan Komitmen Bangun Rumah Subsidi Berkualitas

RumahCom – Pengembang yang tergabung di dalam 20 asosiasi perusahaan pengembang menandatangani komitmen untuk menyediakan produk perumahan yang berkualitas. Hal ini terkait dengan penerapan aplikasi

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Bank Dorong Pemerintah Perpanjang Stimulus PPN Untuk Properti

RumahCom – Berbagai regulasi dan stimulus untuk sektor properti telah dirasakan secara langsung dampak positifnya. Untuk itu kalangan perbankan juga mendorong pemerintah untuk melanjutkan stimulus p

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Relaunching-Rebranding Juga Jadi Strategi Pengembang Saat Pandemi

RumahCom – Kesulitan pengembangan proyek properti karena pandemi Covid-19 disiasati dengan berbagai cara oleh kalangan pengembang. Salah satunnya  dengan melakukan relaunching dan rebranding proyek

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Bukti Sektor Properti Menarik, Pengembang Asing Terus Masuk Untuk Investasi

RumahCom – Kolaborasi pengembang lokal dan asing kembali dilakukan di proyek Sentul City Bogor dengan perusahaan Genting Property asal Malaysia. Sentul City dianggap menarik untuk ekspansi pengemban

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Pemerintah Pastikan Image Rumah Bersubsdi Murahan Tidak Ada Lagi

RumahCom – Selama ini menyebut rumah bersubsidi terkesan kualitas yang rendah bahkan tidak layak huni sehingga masyarakat harus merenovasi dulu rumahnya. Image ini ingin dihilangkan dan untuk itu pe

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Masukan