Biro Arsitek Indonesia Rancang Bangunan Ikonik Untuk Industri Digital Di Afrika

Mei 22, 2021

RumahCom – Biro arsitektur Indonesia MorphAsia merancang bangunan MediaCity Mauritius di Afrika yang akan digunakan untuk mendorong industri digital dan kreatif di benua Afrika. Ada beberapa ciri maupun kekhasan yang dihadirkan pada bangunan ikonik  ini seperti courtyard, fasad unik, hingga kesatuan ruang indoor-outdoor.

Pertumbuhan generasi yang sangat paham teknologi digital akhirnya juga terus mendorong kian majunya industri kreatif di berbagai negara. Salah satunya seperti terjadi di Benua Afrika dengan pengembangan MediaCity Mauritius, sebuah bangunan dan fasilitas premium yang diperuntukan untuk mendukung akselerasi digital di Afrika dan menghubungkan industri kreatif dan media di benua tersebut. Mauritius merupakan sebuah pulau kecil di dekat Benua Afrika.

Pengembangan MediaCity Mauritius ini didukung oleh beberapa partner yaitu broadcasting besar seperti Broadcast Center Europe (BCE) sebagai partner teknis, pengembang real estat Novaterra, hingga pemerintah dan Dewan Pengembangan Ekonomi Mauritius.

Satu hal yang menarik, proyek penting dan ambisius ini dipercayakan kepada firma arsitek Indonesia yaitu MorphAsia. Firma ini telah sangat berpengalaman merancang banyak proyek ikonik seperti The Airport City di dekat Bandara Soekarno Hatta, Bukit Intan Lestari di Kupang, NTT, mixed use Pamulang MXD, hingga Aston Luwuk Hotel.

MorpAsia selalu mengandalkan sensitivitas dan riset mendalam untuk menghadirkan solusi dan formula desain terbaik dengan menyesuaikan kondisi konteks dan iklim di setiap proyeknya. Pendiri dan GM MediaCity Mauritius Najib Gouiaa memiliki alasan yang kuat untuk menyerahkan pengerjaan proyek ini kepada MorphAsia untuk pengembangan yang cerdas dan berkelanjutan.

“Telah menjadi DNA MorphAsia untuk memulai setiap proses desain dengan mempelajari konteks sehingga bisa meramu desain yang membentuk tipologi yang tepat untuk menjawab tuntutan desain bangunan. Kami sangat memahami MorphAsia akan melakukan riset mendalam sebelum membuat proposal desain yang mengombinasikan desain modern yang ikonik namun tetap sensitif terhadap alam,” katanya.

Lokasi MediaCity yang berada di dalam masterplan BeauPlan Smart City memang mendedikasikan area yang luas untuk ruang terbuka hijau dan ini menginspirasi MorphAsia untuk membuat courtyard garden di tengah bangunan sekaligus menjadi bagian integral dari keseluruhan konsep arsitektur modern yang diterapkan.

Desain bangunannya juga memerhatikan orientasii cahaya matahari hingga arah angin siklon sebagai pertimbangan yang penting. Masa dan orientasi bangunan dalam proyak ini dibuat sesuai dengan pemikiran seakan bangunan muncul dari tanah dan membingkai courtyard garden di tengahnya.

Principal MorphAsia GlennHartanto menjelaskan, bangunan modern ini dibuat tipis dan panjang untuk menciptakan area kerja yang mendapat cahaya di siang hari dan memiliki keterhubungan yang kuat dengan area hijau di luar. Dengan bentuk masa yang tipis dan peletakan konfigurasi bangunan strategis, sangat memungkinkan untuk bangunan mendapatkan bukaan di kedua sisinya.

“Untuk itu pemilihan panel kaca dan juga teknis pemasangan bingkai jendela alumunium yang tepat akan sangat mendukung optimalisasi desain ini. Adanya ventilasi silang di area kerja juga mampu mewujudkan optimalisasi  itu sehingga meminimalkan penggunaan mesin pendingin udara dan membuat bangunan ini lebih hemat energi,” jelasnya.

Bahkan MorphAsia juga mengeksplorasi kemungkinan terwujudnya hubungan spasial yang kuat untuk membangun pengalaman ruang dengan memanipulasi bayang-bayang di area courtyard di tengah bangunan dengan menciptakan fasad yang sedkit condong ke arah courtyard.

Bagian ruang dalam juga memilikiorientasi visual ke arah pepohonan di luar sementara bangunan dengan material kaca yang reflektif mencerminkan tampilan daun-daun dari pepohonan di courtyard. Desain MediaCity Mauritius ini menjadi perpaduan antara arsitektur modern dan tropis yang menonjolkan potensi dari lokasi yang ada dan juga merespon lingkungan dengan baik.

“Kami selalu tertarik untuk membangun hubungan spasial dalam beragam skala, urban, arsitektur, dan interior. MediaCity Mauritius dengan fasad berjenjang ini sangat khas dan ikonik yang selau menjadi karakter desain dan pencarian kami selama berarsitektur,” beber Glenn.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pemerintah Pastikan Image Rumah Bersubsdi Murahan Tidak Ada Lagi

RumahCom – Selama ini menyebut rumah bersubsidi terkesan kualitas yang rendah bahkan tidak layak huni sehingga masyarakat harus merenovasi dulu rumahnya. Image ini ingin dihilangkan dan untuk itu pe

Lanjutkan membacaMei 20, 2021

Kelebihan Jalur Pansela Dibandingkan Pantura, Panoramic Road Hingga Kawasan Wisata

RumahCom – Kementerian PUPR terus meningkatkan kualitas jalan di jalur Pantai Selatan atau Pansela yang selama ini kalah populer dari jalur Pantura. Ada banyak kelebihan seperti panoramic road di ja

Lanjutkan membacaMei 22, 2021

Pembebasan PPN Sukses Kurangi Stok Apartemen Pengembang

RumahCom – Stimulus pembebasan PPN yang dikeluarkan pemerintah cukup sukses meningkatkan penjualan produk properti ready stock. Apartemen Emerald Bintaro sukses memasarkan dua tower salah satunya di

Lanjutkan membacaMei 22, 2021

Pemerintah Terus Dorong Program Reforma Agraria Untuk Pendaftaran Hingga Pemerataan Akses Tanah

RumahCom – Kementerian ATR/BPN mendorong pelaksanaan program reforma agraria yang melibatkan semua kementerian dan instansi. Hal ini untuk mempercepat proses pendaftaran 126 juta bidang tanah hingga

Lanjutkan membacaMei 22, 2021

Sukses Pasarkan SOHO Di Surabaya, Pengembang Optimistis Bisnis Properti Membaik

RumahCom – Berbagai indikasi perbaikan bisnis properti mulai terlihat dengan kesuksesann penjualan produk komersial di kawasan Surabaya Barat. Pengembang Intiland menuai sukses untuk pemasaran produ

Lanjutkan membacaMei 22, 2021

Masukan