Pemerintah Ajak Swasta Salurkan Program CSR Untuk Sektor Perumahan

Juni 8, 2021

RumahCom – Pemerintah berharap program CSR perusahaan swasta bisa disalurkan untuk sektor perumahan bagi masyarakat bawah sehingga melengkapi program perumahan Kementerian PUPR dan bisa semakin banyak masyarakat yang terbantu. Termasuk program CSR untuk pemerintah daerah sehingga sektor perumahan di daerah-daerah juga bisa lebih baik.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mengajak sektor swasta atau perusahaan-perusahaan di daerah untuk ikut membantu pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Menurut Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Ditjen Perumahan Dwityo Akoro Soeranto, Kementerian PUPR tengah mencari perusahaan-perusahaan yang ingin menyalurkan program CSR-nya untuk membantu pemerintah dalam program pembangunan khususnya sektor hunian.

“Dengan dikoordinir oleh pemerintah tentunya program CSR yang memang wajib dikeluarkan perusahaan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran sehingga dampak yang dirasakan oleh masyarakat khususnya kalangan penerima program SCR juga menjadi lebih besar,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga tidak bisa melaksanakan program perumahan sendiri dan membutuhkan bantuan semua pihak khususnya kalangan swasta. Bahkan dukungan dari semua pihak atau stakeholder di bidang perumahan menjadi sangat penting di masa pandemi Covid-19 ini.

Sektor perumahan kendati menjadi tanggung jawab pemerintah namun harus melibatkan semua pihak sehingga bisa mempercepat program pembangunan sejuta rumah. Dengan begitu, perumahan-perumahan yang layak bisa terus dikembangkan di berbagai daerah dan dirasakan dampaknya secara luas oleh masyarakat.

Karena itu jika ada perusahaan atau sektor swasta yang ingin ikut berperan dalam program perumahan bisa berkoordinasi dengan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR. Ada beberapa isu strategis di sektor perumahan yang harus menjadi perhatian kita bersama khususnya untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Salah satunya segmen MBR di perkotaan yang harus diberikan solusi terkait huniannya yang bisa menghemat waktu dari rumah ke tempat kerjanya sehingga meminimalisir pengeluaran untuk transportasi. Lahan di perkotaan yang semakin mahal tidak memungkinkan untuk diakses oleh mayoritas kalangan pekerja sehingga bila pihak swasta bisa menyediakan lahan seperti ini bisa menjadi solusi bagi sarana hunian pekerja di perkotaan berupa hunian sewa dengan harga terjangkau.

Bukan hanya hunian berupa rumah susun di tengah kota, perusahaan di daerah-daerah juga bisa mengajak pemerintah daerah untuk menyalurkan program CSR-nya. Hal ini karena pemerintah daerah juga memiliki anggaran yang terbatas untuk program perumahan sehingga dengan adanya keterlibatan pihak swasta bisa membantu program perumahan di daerah.

“Di Kementerian PUPR ada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dengan anggaran Rp20 juta per unit rumah. Jika perusahaan swasta bisa ikut terlibat melalui program CSR perusahaan, akan ada lebih banyak lagi rumah masyarakat bawah yang bisa diperbaiki, ini sekaligus juga untuk penataan kawasan kumuh,” beber Dwityo.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Dua BUMN Kolaborasi Hasilkan Pembiayaan Mikro HOME

RumahCom – Dua perusahaan BUMN SMF dan PNM berkolaborasi untuk program pembiayaan mikro Home. Program ini bisa digunakan oleh nasabah PNM untuk renovasi rumah maupun tempat usaha dengan potensi semb

Lanjutkan membacaJuni 7, 2021

Rusun Untuk ASN Maluku Utara Mulai Dibangun

RumahCom – Program pembangunan Rusun tidak hanya Jawa sentris tapi juga dibangun di kawasan timur seperti Rusun untuk kalangan ASN di Provinsi Maluku Utara. Pembangunan Rusun ini juga untuk memperce

Lanjutkan membacaJuni 7, 2021

Animo Rumah Tapak Rp600 Jutaan Tinggi

RumahCom – Pandemi Covid-19 telah membuat ragam produk properti memiliki klasifikasinya. Rumah tapak dengan segmen harga tertentu misalnya, masih sangat diminati dibandingkan jenis properti yang lai

Lanjutkan membacaJuni 7, 2021

BUMN Indonesia-Cina Teken Kerja Sama, Apa Saja Yang Digarap?

RumahCom – Dua perusahaan BUMN lokal dan luar negeri antara Waskita dan CCCC asal Cina meneken perjanjian kerja sama bisnis. Kedua perusahaan bersepakat untuk menggarap berbagai proyek infrastruktur

Lanjutkan membacaJuni 8, 2021

Rumah Rusak Karena Bencana Alam, Bisa Ajukan Bantuan Lewat Aplikasi Ini

RumahCom – Kementerian PUPR meluncurkan aplikasi Rutena untuk mendata dan melaporkan rumah-rumah yang rusak akibat bencana alam. Melalui aplikasi ini diharapkan program bantuan perumahan bisa didata

Lanjutkan membacaJuni 8, 2021

Masukan